Kamis, 27 Jun 2019

Sertifikat Lahan untuk Kampung Tua di Batam

Oleh: alex
Selasa, 28 Mei 2019 04:09
BAGIKAN:
istimewa.
Sertifikat.
BATAM (EKSPOSnews): Pemerintah akan menerbitkan sertifikat lahan untuk Kampung Tua di Kota Batam, Kepulauan Riau, kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

Ia menjelaskan di Batam, dengan kebijakan itu, maka lahan kampung tua akan dikeluarkan dari Hak Pengelolaan Lahan yang dikantongi Badan Pengusahaan Kawasan Batam (dulu bernama Otorita Batam), untuk seluruh lahan di pulau utama.

Namun, belum ditentukan, apakah hak milik, hak guna bangunan atau hak pakai  diberikan kepada warga. Nantinya akan disesuaikan dengan keinginan masyarakat.

Menurut Wali Kota, selama ini, warga kampung tua tidak memiliki legalitas lahan, padahal mereka adalah warga yang sudah menempati Batam sebelum kota itu dikembangkan Otorita Batam.

"Ini pembebasan yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), atas pengajuan bersama Pemkot Batam, BP Kawasan Batam dan BPN untuk kampung tua," kata dia, Senin 27 Mei 2019.

Nantinya, seluruh lahan kampung tua, akan diserahkan BP Kawasan Batam kepada Pemkot Batam, untuk mengaturnya lebih lanjut.

Pemkot, BP Kawasan Batam dan BPN telah menyepakati wilayah titik kampung tua, berdasarkan pengukuran bersama, dan tinggal menunggu kesepakatan dalam rapat di Jakarta.

"Ada 37 kampung tua yang dikeluarkan dari hak pengelolaan. Setelah selesai, pemerintah yang mengatur," kata dia.

Pemerintah Kota harus turun tangan langsung dalam pembagian wilayah lahan persil di kampung tua, demi menghindari sengketa antarmasyarakat.

Selain itu, pemerintah juga bisa mengelola lahan di kampung tua, yang tidak dimiliki masyarakat untuk kepentingan bersama.

Mengenai pengembangan kampung tua sebagai cagar budaya dan tempat pariwisata, ia mengatakan akan dilakukan penyesuaian dengan karakteristik setiap kampung tua.

"Penggunaan lahan  kampung tua izinnya di pemerintah, maka pemerintah mengontrol. Kalau mau jadi industri akan kami kunci peruntukannya jadi wisata dan pemukiman saja," kata Wali Kota.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Lahan di Batam Bisa Jadi Hak Milik

    BATAM (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyepakati dan menyetujui lahan seluas kurang dari 200 meter persegi bisa menjadi hak milik di Kota Batam, Kepulauan Riau."Kebijakan Presiden melalui aturan m

  • 2 bulan lalu

    Warga Tenang Setelah Mendapat Sertifikat Tanah

    JAMBI (EKSPOSnews): Program sertifikasi tanah memberikan kepastian hukum dan ketenangan kepada masyarakat Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi yang menerima bantuan legalitas kepemilikan tanah itu."De

  • 3 bulan lalu

    Membangun Jembatan Batam-Bintan

    BATAM (EKSPOSnews): Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menjanjikan akan membangun jembatan dari Batam ke Bintan untuk mempermudah akses masyarakat di dua kota tersebut, saat berkampanye di Kota

  • 3 bulan lalu

    Wacana Menghapus Sewa Lahan di Batam

    BATAM (EKSPOSnews): Dewan Kawasan Batam akan membahas rencana penghapusan uang wajib tahunan otorita (UWTO) atau iuran sewa lahan yang harus dibayar kepada Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas

  • 3 bulan lalu

    Solar Cukup di Batam

    BATAM (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) memastikan bahwa bahan bakar minyak solar bersubsidi tidak langka di Kota Batam, Kepulauan Riau, karena persediaannya masih mencukupi kebutuhan."Kami konfirm

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99