Sabtu, 21 Apr 2018

Rokok Miskinkan Warga

Oleh: Jallus
Jumat, 05 Jan 2018 08:51
BAGIKAN:
istimewa.
Rokok.
BENGKULU (EKSPOSnews): Badan Pusat Statistik menyebutkan rokok menjadi salah satu penyebab utama kondisi kehidupan masyarakat di Provinsi Bengkulu terjebak pada garis kemiskinan.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu Dyah Anugrah Kuswardani di Bengkulu,  menyebutkan bahwa rokok berada di posisi kedua teratas setelah beras dalam menyumbang kemiskinan atau dengan porsi yang mencapai sekitar 13 persen.

"Kalau beras bisa diupayakan pemerintah dengan berbagai program bantuan, seperti beras sejahtera, kalau rokok tidak. Jadi bisa di bilang, andil tertinggi bisa berada pada rokok," kata dia, Jumat 5 Januari 2018.

Jika lebih terperinci lagi, ujar dia, kemiskinan perkotaan di Bengkulu, yang tertinggi didorong oleh komoditas beras sebesar 16,46 persen dan di posisi kedua adalah rokok dengan menyumbang sekitar 13,5 persen.

Hampir sama dengan perkotaan, ujar dia, di perdesaan penyumbang tertinggi juga beras dengan porsi 25,47 persen dan di posisi kedua juga rokok dengan angka serupa, yakni sebesar 12,25 persen.

"Jika dilihat proporsi rokok, baik di kota maupun desa, angkanya sama. Ini menunjukkan bahwa rokok ikut menjadi komponen utama di Provinsi Bengkulu menyebabkan masyarakat tetap berada di garis kemiskinan," kata dia.

Sampai September 2017, kata Dyah, jumlah penduduk miskin Provinsi Bengkulu yakni sebanyak 302.620 orang atau sekitar 15,59 persen dari total jumlah penduduk di daerah itu.

Untuk perdesaan dicatat terdapat 205.470 penduduk miskin atau sekitar 15,67 persen dan perkotaan sebanyak 15,41 persen dari total penduduk atau 97.150 jiwa.

"Kita bersyukur pada 2017 ini kemiskinan Bengkulu turun sekitar 1,44 persen dibandingkan dengan 2016 lalu, tapi penyumbang tertinggi terbesar tetap beras dan rokok," ujar dia.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Polisi Sita Rokok Tanpa Cukai

    PONTIANAK (EKSPOSnews): Aparat Kepolisian Sektor Selakau, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menyita sebanyak 2.758 bungkus rokok tanpa cukai yang dibawa warga Mempawah menggunakan mobil boks."Sebany

  • satu bulan lalu

    2 Pabrik Rokok Besar Akan Digugat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pegiat Solidaritas Advokat Publik untuk Pengendalian Tembakau (Sapta) Indonesia Azas Tigor Nainggolan mengatakan pihaknya akan menggugat dua industri rokok besar yang berada di J

  • 2 bulan lalu

    Polisi Bongkar Produksi Rokok Palsu

    JAKARTA (EKSPOSnews): Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan membongkar produksi rokok palsu merk "Dji Sam Soe" yang dilakukan Tan Han Ging alias Gino (48).Tersangka memproduksi rokok palsu sejak Jun

  • 4 bulan lalu

    Sampoerna Dukung Pencegakan Anak Membeli Rokok

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), sebagai produsen rokok menyatakan komitmennya terus mendukung upaya pencegahan terhadap anak untuk membeli komoditas itu."Kami komit untuk terus

  • 4 bulan lalu

    Meroko karena Harga Murah

    PADANG (EKSPOSnews):  Hasil survei yang dilakukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ruandu Foundation menemukan para pelajar yang ada di Padang tergiur merokok salah satunya disebabkan oleh harga

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99