Rabu, 16 Jan 2019

Pertamina Kekurangan Pasokan Bahan Campuran B20

Oleh: marsot
Jumat, 21 Sep 2018 13:03
BAGIKAN:
marsot
Pertamina Coco.
JAKARTA (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) mengalami kekurangan pasokan FAME (Fatty Acid Methyl Ester) atau bahan campuran biodiesel B20 dari badan usaha yang memproduksi bahan bakar nabati (BBN). Berdasarkan keterangan tertulis dari PT Pertamina yang diterima di Jakarta,  dari 112 terminal BBM, baru 69 terminal BBM yang sudah menerima penyaluran FAME.

Sementara itu, sebagian besar daerah yang belum tersalurkan FAME berada di kawasan timur seperti Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, dan Sulawesi.

"Seluruh instalasi Pertamina sudah siap blending B20. Namun penyaluran B20 tergantung pada suplai FAME, di mana hingga saat ini suplai belum maksimal didapatkan," kata Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Mas'ud Khamid menjelaskan, keberhasilan Pertamina untuk mendukung program pemerintah tersebut memang sangat bergantung keberlanjutan suplai FAME dari para produsen. Dia mencontohkan, terminal BBM Plumpang di Jakarta sepanjang 15-20 September 2018 tidak bisa optimal memproduksi B20 karena kekurangan pasokan dari produsen FAME. Sementara di sisi lain,Pertamina tetap harus memproduksi BBM demi memenuhi kebutuhan masyarakat."Pertamina punya 112 terminal BBM, kami siap semua untuk mengolahnya sepanjang suplai ada dari mitra yang produksi FAME. Begitu FAME datang bisa langsung kami di-blending dan jual," tegasnya, Jumat 21 September 2018.

Mas'ud menyebutkan,total kebutuhan FAME Pertamina untuk dicampurkan ke solar subsidi dan non subsidi yaitu sekitar 5,8 juta kiloliter per tahun.

"Total konsumsi solar subsidi dan non subsidi 29 juta kiloliter per tahun, " jelasnya.

Terkait adanya denda sebesar Rp 6.000 per liter bagi badan usaha BBM yang tidak melakukan pencampuran FAME, Mas'ud menyatakan pihaknya akan berdiskusi dengan pemerintah terkait hal ini. "Denda ini kami dukung supaya disiplin. Tapi kalau kondisi di lapangan suplai FAME-nya tidak ada, kami juga tidak bisa mengolah dan menyalurkan B20. Jadi ini harus didiskusikan lagi dengan pemerintah," ujar dia.

Mas'ud menegaskan perseroan berkomitmen terus mendukung seluruh kebijakan pemerintah. Pertamina berharap perluasan penggunaan B20 pada produk BBM Diesel ini dapat mendorong penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan bagi kendaraan pribadi, sekaligus dapat mengurangi impor BBM sehingga akan berdampak pada perbaikan neraca perdagangan dan penggunaan devisa negara. Pada dasarnya, menurutnya, PT Pertamina (Persero) mendukung kebijakan mandatory Biodisel 20 persen (B20) yang dicanangkan pemerintah mulai 1 September 2018.

Saat ini 112 terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina telah siap mengolah minyak sawit (Fatty Acid Methyl Esters/FAME) untuk dicampur ke Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar guna penerapan B20 dan menyalurkannya kepada masyarakat.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Pertamina Olah CPO Jadi LPG dan Bensin

    PALEMBANG (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) mulai mengolah minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Kilang Refinery Unit III Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, menjadi bahan bakar bensin dan LP

  • satu bulan lalu

    Pertamina Gandeng BUMNDes Bangun SPBU Mini

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) akan membangun 77.000 SPBU mini di seluruh pelosok daerah di Indonesia bekerja sama dengan BUMDes."Konsep green energy mulai diterapkan, dengan menggandeng

  • satu bulan lalu

    Pertamina Serahkan CSR

    BATAM (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) menyerahkan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan senilai Rp350 juta untuk dua masjid dan Badan Kontak Majelis Taklim Kota Batam, Kepulauan Riau.Direktur

  • satu bulan lalu

    Pertamina Salurkan Dana Kemitraan untuk Petambak Bratasena

    TULUNGAGUNG (EKSPOSnews): PT Pertamina MOR II Sumbagsel menyalurkan dana kemitraan senilai Rp31,4 miliar kepada para petambak udang di Desa Bratasena Adiwarna dan Bratasena Mandiri Kecamatan Dente Tel

  • 2 bulan lalu

    Pertamina dan Jasa Marga Akan Bangun SPBU di Jalan Tol

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Pertamina dan Jasa Marga akan membangun sebanyak 10 SPBU di rest area yang ada di sepanjang jalan tol Trans Jawa. "2019 kami targetkan 10 SPBU tapi totalnya ada sebanyak 18 ti

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99