Rabu, 24 Jan 2018

Pertamina Berupaya Ambilalih Sumur Minyak Musi Bayuasin

Oleh: alex
Selasa, 21 Nov 2017 14:42
BAGIKAN:
energitoday.
Peetamina EP.
PALEMBANG (EKSPOSnews): PT Pertamina EP Asset berupaya mengambil alih sumur minyak di wilayah kerja dalam Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, yang bertahun-tahun dikuasai dan dikelola masyarakat secara ilegal.

Untuk mengambil alih 17 sumur minyak milik negara di wilayah kerja PT Pertamina EP Asset 1 Field Ramba Musi Banyuasin, mulai Selasa hingga Rabu (22/11) diturunkan tim gabungan untuk melakukan sosialisasi dan penertiban, kata Manajer Humas PT Pertamina EP Asset Muhammad Baron di Palembang, Selasa 21 November 2017.

Menurut dia, pengambilalihan sumur minyak tersebut diupayakan berjalan dengan aman dan damai serta sesuai dengan rencana.

Kegiatan penertiban sumur minyak tersebut difokuskan pada 17 sumur minyak ilegal di Desa Mangunjaya, Kecamatan Babat Toman, Musi Banyuasin.

Pengelolaan sumur minyak tanpa memiliki kontrak di lahan milik negara merupakan tindakan melanggar hukum yang pelakunya bisa diseret dengan pasal 52 UU No 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang ancaman hukumannya adalah penjara enam tahun dan sanksi berupa denda Rp60 miliar.

Selain melanggar hukum, kegiatan pengelolaan sumur minyak tanpa izin oleh masyarakat secara tradisional dan tidak menggunakan peralatan yang memenuhi standar teknis bisa membahayakan keselamatan jiwa dan menimbulkan pencematan lingkungan.

Selama ini di lokasi sumur minyak yang dikelola secara ilegal oleh masyarakat sering terjadi ledakan dan kebakaran yang mengakibatkan masyarakat di sekitar lokasi itu mengalami luka bakar dan meninggal dunia.

Kondisi ini tidak boleh dibiarkan terus berlangsung sehingga pihaknya mengupayakan penertiban dan pengambilalihan sumur minyak yang dikelola secara ilegal dengan menurunkan tim gabungan, katanya.

Dia menjelaskan, penutupan atau pengambialihan sumur yang ditambang secara ilegal di wilayah kerja PT Pertamina EP Asset 1 Field Ramba wilayah Musi Banyuasin itu dilakukan tim gabungan dengan melibatkan aparat TNI/Polri, Pertamina, dan SKK Migas Wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Pemerintah Sumatera Selatan, Pemkab Musi Banyuasin, dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendukung penertiban serta pengambilalihan sumur minyak yang bertahun-tahun dikelola masyarakat secara ilegal itu.

Dukungan penertiban pengelolaan sumur minyak milik negara secara ilegal oleh masyarakat di wilayah kerja PT Pertamina EP Asset 1 Field Ramba Musi Banyuasin, dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan Gubernur Sumsel Alex Nurdin dan penetapan pembentukan tim gabungan.

Jika penertiban dan pengambilalihan sumur minyak yang selama ini dikelola masyarakat secara ilegal bisa dilakukan dengan baik, dapat meningkatkan produksi minyak Pertamina EP secara nasional, kata Baron.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Pertamina Bantu Tempat Sampah

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III memberikan memberi bantuan 50 tempat sampah dan 500 buku bacaan tentang lingkungan dan pengelolaan sampah untuk 10 sekolah d

  • 4 hari lalu

    Pertamina Sepakat Jual Beli Gas Bumi dengan EMP Bentu Limited

    JAKARTA (EKSPOSnews): Perseroan Terbatas Pertamina melakukan kesepakatan Perjanjian Jual Beli Gas Bumi dengan EMP Bentu Limited dalam melaksanakan program "Refinery Development Master Plant" untuk men

  • 3 minggu lalu

    Pertamina Kelola Blok Mahakam

    SOLO (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) secara resmi mengelola Blok Mahakam, Balikpapan, Kalimantan Timur mulai 1 Januari 2018 dari peralihan Wilayah Kerja (WK) Mahakam milik Total E&P Indonesie.Pro

  • satu bulan lalu

    Kejaksaan Akan Telisik Keterlibatan Ahmad Bambang dalam Kasus Pertamina

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) akan mempelajari keterangan saksi persidangan dugaan korupsi pengadaan kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) tahun 2

  • satu bulan lalu

    Pertamina Barikan Bantuan Konservasi Gajah

    SIMALUNGUN (EKSPOSnews): PT Pertamina Marketing Operation Region I memberikan bantuan untuk konservasi gajah yang dikelola di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nauli, Kabupaten Simalungun

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99