Selasa, 20 Agu 2019

Penyelundupan Barang China Rugikan Indonesia Triliunan Rupiah

Oleh: alex
Rabu, 14 Agu 2019 21:22
BAGIKAN:
istimewa.
Barang China.
JAKARTA (EKSPOSnews): Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan penyelundupan jutaan produk ilegal asal China dan potensi kerugian negara akibat masuknya barang-barang ilegal ini diperkirakan mencapai Rp6,4 triliun.

"Kerugian negara yang dihasilkan dari barang-barang itu sebesar Rp17 miliar, itu sekali memasukkan barang. Kalau dimasukkan empat kali dalam sebulan itu bisa mencapai 68 miliar, kalau dikalikan dalam setahun bisa mencapai 818 miliar," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono di Jakarta, Rabu 14 Augustus 2019.

Dalam pengungkapan tersebut. polisi turut mengamankan empat tersangka yakni PL (63), H (30), EK (44) dan seorang WNA China berinisial AH (40).

Tersangka PL dan H diketahui sudah menjalankan aksinya selama delapan tahun. Sedangkan tersangka EK selama lima tahun dan AH baru setahun beraksi.

"Pelaku-pelaku ini sudah melakukan kegiatannya ada yang delapan tahun, ada lima tahun dan satu tahun," katanya.

Kalau dikalikan hitungannya bukan miliar lagi, kalau setahun itu Rp800 miliar lebih, kalau delapan tahun Rp6,4 triliun lebih. "Ini satu kelompok yang sudah beroperasi delapan tahun," katanya.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan kasus tersebut, yakni 1.024.193 kosmetik dalam berbagai jenis dan merek, 4.350 bungkus makanan dengan berbagai jenis dan merek, 774.036 suku cadang kendaraan dari berbagai jenis dan merek dan 48.641 barang elektronik dalam berbagai jenis.

Selain itu petugas juga turut mengamankan delapan unit truk besar berjenis Fuso yang digunakan untuk mengangkut barang tersebut.

Para penyelundup tersebut menyelundupkan barang bernilai jual tinggi asal China. Barang-barang tersebut masuk melalui Pelabuhan Pasir Gudang di Johor, Malaysia, dan kirimkan ke Pelabuhan Kuching, Serawak, Malaysia, yang berbatasan langsung dengan Indonesia.

Barang-barang tersebut kemudian diselundupkan melalui jalan tikus ke wilayah Jagoi Babang di Kalimantan Barat. Barang selundupan itu kemudian diangkut ke Pontianak dengan truk besar menuju Pelabuhan Dwikora.

Barang selundupan itu kemudian diangkut dengan kapal menuju Pelabuhan Tegar di Marunda Center, Kabupaten Bekasi, dengan tujuan diedarkan di Jakarta.

Sementara itu  Kabid Penindakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Siti Ruliah mengatakan, izin edar obat dan makanan sangat penting untuk memastikan produk tersebut bebas dari bahan berbahaya.

"Bahan apa yang terkandung harus melalui uji laboratorium, biasanya barang impor yang sering kita uji bahannya adalah mercuri pemutih yang bisa digunakan oleh ibu-ibu. Selain itu ada hidrokinon, itu juga zat pemutih juga. Padahal hidrokinon itu harus melalui resep dokter," tutur Siti.

Gatot mengatakan para pelaku dijerat dengan pasal berlapis karena aksi penyelundupan barang-barang ilegal telah melanggar sejumlah regulasi yakni, UU kesehatan, UU pangan, UU perdagangan dan UU perlindungan konsumen.

"Kita berikan pasal berlapis, mudah-mudahan ini membuat efek jera kepada mereka untuk tidak melakukan lagi dan kalau masih ada kelompok-kelompok lain akan dilakukan tindakan tegas," katanya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Penyelundupan Sabu Lewat Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Digagalkan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Petugas Aviation Security Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Provinsi Riau, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 32 paket sabu-sabu dengan total

  • 2 bulan lalu

    Jepang Buka Lowongan Bagi Calon Pekerja Migran Indonesia

    MANADO (EKSPOSnews): Peluang kerja ke luar negeri terbuka lebar bagi calon-calon pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sulut yang ingin bekerja di negara Jepang."Hal ini menyusul ditandatanganinya Memor

  • 2 bulan lalu

    Aroma Kopi Indonesia di Jerman

    JAKARTA (EKSPOSnews): Booth kopi Indonesia kembali menjadi magnet di ajang pameran kopi internasional “specialty coffee internasional, World of Coffee 2019 Berlin, Jerman, yang berlangsung dari tang

  • 3 bulan lalu

    Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Sebanyak 6 Kilogram

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepolisian Daerah, Bea Cukai, KSOP berhasil menggagalkan penyelundupan enam kilogram narkotik

  • 3 bulan lalu

    Semen Indonesia Group Santuni Anak Yatim di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Semen Indonesia Group (SMIG) memberikan santunan kepada 231 anak yatim yang berada di daerah operasi perusahaan tersebut yakni Lhoknga dan Leupung Kabupaten Aceh Besar, Provin

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99