Rabu, 18 Jul 2018

Pengamanan Mudik di Sumbar Paten

Oleh: marsot
Selasa, 26 Jun 2018 08:09
BAGIKAN:
istimewa.
Kelok Sembilan Sumbar.
PADANG (EKSPOSnews): Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyebutkan berdasarkan evaluasi, pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2018 di daerah itu lebih baik dari 2017 meskipun ada sejumlah hal yang perlu ditingkatkan.

"Koordinasi antarinstansi, pengaturan dan pengamanan lalu lintas membaik. Personel gabungan siaga di pos pengamanan dan langsung merespon jika ada gangguan. Jalan alternatif juga disiapkan dengan baik," kata dia di Padang, Senin 26 Juni 2018.

Hal itu terlihat dari lancarnya arus lalu lintas dari H-8 hingga hari H lebaran, bahkan pada beberapa titik rawan macet di jalan lintas Sumatera seperti Pasar Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar dan Simpang Piladang di Kabupaten Limapuluh Kota.

Persoalan kemacetan hanya terlihat pada H+1 hingga H+, saat pemudik dan masyarakat biasanya mengunjungi tempat-tempat wisata yang tersebar hampir di 19 kabupaten dan kota.

Kemacetan di jalan akses menuju lokasi wisata itu diperkirakan karena jumlah kendaraan yang masuk Sumbar meningkat dari 2017. Terlihat dari banyaknya kendaraan bernomor polisi luar Sumbar yang memadati tempat-tempat wisata.

Selain itu animo masyarakat untuk mengunjungi lokasi-lokasi wisata unggulan seperti Jam Gadang di Bukittinggi, Istano Pagaruyung dan Kawasan Wisata Mandeh di Pesisir Selatan juga meningkat sehingga kemacetan tidak bisa dihindarkan.

Namun Nasrul memuji petugas kepolisian di lapangan yang terus berupaya mengurai kemacetan arus lalu lintas tersebut.

"Ke depan mungkin para pengemudi yang ke Bukittinggi di arahkan melewati jalan alternatif ke Malalak sehingga kemacetan juga dapat diminimalkan," kata dia.

Selain itu Pemprov Sumbar juga akan mengupayakan kembali pembukaan jalan alternatif Bungus yang tembus Lubuk Kilangan sehingga kendaraan yang dari Solok atau jalur timur tidak mesti melalui Teluk Bayur menuju Pesisir Selatan.

"Kami komunikasikan kembali dengan Pemkot Padang dan Kementerian PUPR," kata dia.

Mengenai harga komoditas pokok dari laporan yang diterima tidak ada kenaikan yang berarti, harga tetap stabil.

"Kami mengucapkan terimakasih atas kerja sama dari stakholder terkait dalam mebantu kelancaran saat lebaran 2018," ujarnya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Kopi Sumbar Semakin Diminati

    PADANG (EKSPOSnews): Kopi arabika dan robusta dari Sumatera Barat semakin diminati dan laris di pasar dunia seperti Australia, Inggris, dan Korea, kata seorang eksportir komoditas itu, Pebriansyah.Pim

  • 2 minggu lalu

    Figur Calon Sangat Menentukan di Pilkada Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Pelaksanaan pilkada pada empat kota di Sumatera Barat menyisakan beragam cerita, mulai dari keharuan kandidat saat mendapat kabar kemenangan, perjuangan para tim sukses mengampany

  • satu bulan lalu

    Mudik ke Sumbar? Hati-Hati Longsor!

    PADANG (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau pemudik untuk mewaspadai 13 titik rawan longsor di provinsi itu, terutama jika hujan turun cukup lama.

  • satu bulan lalu

    Masyarakat Sumbar Diminta Waspada Uang Palsu

    SIMPANG EMPAT (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat mengingatkan masyarakat agar mewaspadai peredaran uang palsu menjelang Idulfitri 1439 Hijriah."Biasanya transaksi keuangan at

  • 2 bulan lalu

    Organda Sumbar Siapkan Angkutan Lebaran

    PADANG (EKSPOSnews): Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumatera Barat menyiapkan 2.500 unit angkutan mudik untuk mengangkut penumpang menjelang perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah."Jumlah itu diperkira

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99