Minggu, 22 Okt 2017

Pemerintah Genjot Penyaluran Gas Rumah Tangga

Oleh: Alex
Minggu, 06 Agu 2017 06:13
BAGIKAN:
istimewa
Gas (ilustrasi).
JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah mentargetkan akan membangun 30.000 sambungan gas untuk rumah tangga (SR) di Indonesia pada wilayah-wilayah yang dekat dengan sumber gas.

"Jaringan gas untuk rumah tangga, sekarang Pemerintah akan membangun setahun 30.000 sambungan untuk rumah tangga dan rencana tahun 2017 akan dibangun sebanyak 59.809 sambungan," kata Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan melalui keterangan tertulis yang diterima  di Jakarta, Sabtu 5 Augustus 2017.

Menurut Jonan, dengan menggunakan gas ini selain memudahkan masyarakat mengakses energi, masyarakat juga dapat menghemat sebesar Rp90.000 per bulan per keluarga jika dibandingkan dengan menggunakan gas LPG 3 kg. Masyarakat harus mengeluarkan Rp130.000 per bulan jika menggunakan LPG 3 Kg sedangkan jika menggunakan sambungan gas kota cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp40.000.

Sebanyak 10 Kabupaten di enam Provinsi akan dibangun sambungan gas bagi rumah tangga tahun 2017. Sebanyak 59.809 sambungan tersebut terbagi atas Musi Banyuasin sebanyak 6.031 SR, Kota Mojokerto 5.000 SR, Bandar Lampung 10.321 SR, Rusun PUPR Kemayoran 7.426 SR, Pali 5.375 SR, Pekanbaru 3.270 SR, Bontang 8.000 SR, Samarinda 4.500 SR dan Kabupaten Mojokerto 5.101 SR.

Sejak tahun 2009 hingga tahun 2016, Pemerintah telah membangun sambungan gas untuk rumah tangga ini diseluruh Indonesia sebanyak 186.000 sambungan di 14 provinsi yang tersebar di 26 kabupaten dan kota. Dan total alokasi gas ada sebesar 17,4 mmscfd.

Kota-kota yang sudah hampir merata menggunakan jaringan gas untuk rumah tangga adalah Prabumulih. Di Prabumulih sudah terbangun sudah hampir 39.000 SR dari 40.000 rumah tangga yang ada, selain itu juga Kota Tarakan sudah terbangun sebanyak 20.000 SR.

Pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga merupakan salah satu prioritas utama arahan Presiden RI Joko Widodo yang diprioritaskan bagi rumah sederhana, rusun sederhana, dan daerah-daerah yang jauh lebih membutuhkan penghematan.

Program Jaringan gas rumah tangga melalui pipa merupakan bagian dari program prioritas nasional.

Pemerintah berkomitmen untuk memberikan sumber energi yang murah dan ramah lingkungan bagi masyarakat sekaligus konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) di wilayah-wilayah yang dekat dengan sumber gasnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Utamakan Jaringan Gas Rumah Tangga

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin meminta supaya pemerintah mengutamakan jaringan gas rumah tangga di kota tersebut.Apalagi Kota Prabumulih memiliki jangaringan gas yang p

  • 6 bulan lalu

    Mucikari Online Tawarkan Mahasiswi, Janda, dan Ibu Rumah Tangga

    SEMARANG (EKSPOSnews): NYD (37), mucikari prostitusi dalam jaringan (daring) di Kota Semarang yang ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah biasa "menjajakan" mahasiswi hingga ib

  • 6 bulan lalu

    Kekerasan dalam Rumah Tangga di Bangka Belitung Meningkat

    SUNGAILIAT (EKSPOSnews): Yayasan Nurmala Dewi di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat sebanyak 24 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga akhir Maret 2017."Sampai akh

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99