Minggu, 23 Sep 2018

Panel Surya Aman

Oleh: alex
Kamis, 12 Jul 2018 17:10
BAGIKAN:
istimewa.
Panel surya.
JAKARTA (EKSPOSnews): Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) mencatat sudah ada 400 rumah penduduk yang memasang teknologi panel surya fotovoltaic (solar rooftop) untuk mendukung capaian energi baru terbarukan nasional.

Pada seminar tentang Pengembangan Energi Surya Atap di Jakarta, Ketua Umum AESI Andhika Prastawa menyebutkan, sekitar 400 rumah yang sudah terpasang panel surya berada di DKI Jakarta dan Jawa Barat dengan rata-rata kapasitas listrik 2 kilowatt (KW).

"Untuk rumah perorangan sudah lebih dari 400 rumah yang memasang fotovoltaic. Satu rumah rata-rata pasang sekitar 2 KW, berarti sudah ada 800 KW terpasang. Itu sekitar satu tahun terakhir," kata Andhika, Kamis 12 Juli 2018.

Selain itu, ASEI juga mencatat ada satu pusat perbelanjaan yang sudah dipasangi atap surya fotovoltaic dengan kapasitas 500 KW dan pabrik industri yang juga memasang 500 KW.

Dengan demikian, sudah ada 1,8 MW surya atap yang terpasang baik di perumahan maupun gedung. Namun demikian, jumlah tersebut hanya yang tercatat oleh ASEI.

Pemasangan panel surya fotovoltaic menjadi bagian dari Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap Menuju Gigawatt Fotovoltaik di Indonesia pada 2025.

Andhika menilai target ini tidak mustahil untuk dicapai mengingat jumlah pelanggan PLN di Pulau Jawa sangat besar. Selain itu, dukungan regulasi dari pemerintah juga diperlukan agar selain perumahan, bangunan komersial dan industri turut menyukseskan gerakan ini.

"Kalau ada peraturan atau regulasi yang memungkinkan lebih mudah pelanggan PLN memasang fotovoltaic di rumah masing-masing, tentunya peningkatan akan lebih cepat dan target 1.000 MW di tahun 2025 bisa diapai," kata Andhika.

Gerakan Sejuta Surya Atap merupakan upaya Ditjen EBTKE untuk mendukung Kebijakan Energi Nasional yang menargetkan peningkatan bauran energi terbarukan sebesar 23 persen pada 2025.

Dari target tersebut, proyeksi pembangkit listrik tenaga surya adalah sebesar 5000 MW pada 2019 dan 6400 MW pada 2025.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Stok Pupuk Aman

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pupuk Indonesia Grup memastikan stok pupuk aman jelang musim tanam Oktober - Maret mendatang. Total stok pupuk hingga 12 September 2018 secara Nasional di Lini III & IV, atau di

  • satu minggu lalu

    Nissan Kenalkan Inovasi Berkendaraan yang Aman

    JAKARTA (EKSPOSnews): Nissan memperkenalkan inovasi terbarunya bernama Safety Shield 360, sebuah rangkaian dari enam keamanan canggih dan teknologi driver-assist, sebagai fitur standar untuk semua mer

  • 2 minggu lalu

    PLN Bantu Taman Baca

    TUAL (EKSPOSnews): PT PLN membantu pengembangan sarana dan prasarana di Taman Baca Nuhu Evav di Kota Tual, untuk renovasi bangunan dan pembelian fasilitas pendukung seperti komputer, rak buku, dan lai

  • 2 minggu lalu

    Pemadaman Listrik Bergilir di Riau

    PEKANBARU (EKSPOSnews): PLN Wilayah Riau-Kepulauan Riau melakukan pemadaman listrik bergilir selama seminggu dari 8 hingga 14 September 2018 untuk melakukan pemeliharaan jaringan di area kerja Pekanba

  • 3 minggu lalu

    Gerakan GantiPresiden Ganggu Keamanan dan Ketertiban Umum

    KUPANG (EKSPOSnews): Pengamat hukum tata negara dari Universitas Nusa Cendana Kupang Johanes Tuba Helan berpendapat gerakan ganti presiden 2019 dapat berimplikasi terhadap keamanan dan ketertiban umum

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99