Sabtu, 16 Des 2017

Pabrik Pusri Segera Diresmikan

Oleh: Beng San
Sabtu, 05 Agu 2017 05:39
BAGIKAN:
istimewa
Pupuk.
JAKARTA (EKSPOSnews): Pabrik Pusri 2B PT Pupuk Sriwidjaja Palembang anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) mulai beroperasi penuh dengan kapasitas produksi 907.000 ton urea dan 660.00 ton amoniak per tahun.

"Saat ini pabrik sudah selesai dan siap beroperasi. Pada 30 September 2016 lalu pabrik pupuk Pusri II B sudah berhasil memproduksi urea kemudian dilanjutkan dengan first drop amoniak pada 3 November 2016," kata Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat di sela kunjungan kerja Menteri BUMN Rini Soemarno, di Pabrik Pupuk Sriwidjaja, Palembang, Jumat 4 Augustus 2017.

Menurut Aas, pembangunan Pabrik Pusri 2B ini meningkatkan efisiensi serta menjaga daya saing dan kehandalan pasokan pupuk urea untuk wilayah Sumatera dan sebagian Jawa sehingga menunjang program Pemerintah dalam ketahanan pangan.

"Menteri BUMN juga sudah mengusulkan kepada Presiden Jokowi untuk dapat meresmikan proyek ini," katanya.

Pabrik Pusri 2B ini menggantikan Pabrik Pusri 2 yang telah berumur lebih dari 40 tahun, dan sudah boros dengan konsumsi gas 38,16 per MMBTU.

Pusri 2B memiliki konsumsi gas hanya 24,25 MMBTU/ton. Selain menerapkan teknologi baru pabrik ini juga dapat menghemat bahan baku gas alam.

Pabrik Pusri 2B akan menghemat pemakaian gas hingga 14 MMBTU per ton urea, sehingga menurunkan harga pokok produksi, agar dapat bersaing dengan pupuk produksi luar negeri.

"Pupuk Indonesia Group telah melakukan berbagai proyek pengembangan dan melakukan revitalisasi, yaitu mengganti pabrik yang sudah tua dengan pabrik yang lebih canggih dan hemat konsumsi gas. Sudah tiga proyek besar yang dilaksanakan Pupuk Indonesia", ujar Aas.

Selain Pusri 2B di Palembang, saat ini di Gresik, juga tengah dibangun Amurea 2 di Petrokimia Gresik. Pabrik ini akan menambah kapasitas produksi Petrokimia Gresik sehingga dapat mencukupi kebutuhan pasar di Jawa Timur yang memang merupakan konsumen urea terbesar di Indonesia.

Kapasitas produksi Amurea 2 adalah 570.000 ton urea per tahun dan 660.000 ton per tahun amoniak.

Sebelumnya, Pabrik Kaltim-5, milik Pupuk Kaltim yang berlokasi di Bontang, telah selesai dibangun dan beroperasi secara komersial sejak November 2015, berkapasitas 1,15 juta ton urea dan 825 ribu ton amoniak per tahun, menggantikan pabrik Kaltim-1.

Konsumsi gas pabrik yang merupakan pabrik urea terbesar di Asia Tenggara ini hanya 25 MMBTU /ton urea. Bandingkan dengan pendahulunya, Kaltim-1, yang konsumsi gasnya mencapai 37,82 MMBTU/ton.

Selain meningkatkan efisiensi melalui revitalisasi, Pupuk Indonesia juga akan mulai merambah bisnis petrokimia lainnya yang memiliki nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan urea.

Saat ini Pupuk Indonesia tengah menjajaki kemungkinan pengembangan produk petrokimia di Bintuni seperti methanol, ethylene, dan lain sebagainya.

Kemudian perusahaan akan beralih pada pengembangan kapasitas pupuk NPK. Pupuk jenis ini memang terbukti lebih mampu meningkatkan produktivitas tanaman pangan karena mengandung unsur hara yang lengkap.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Presiden Joko Widodo Resmikan Tol di Sumatera Utara

    KUALA NAMU (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meresmikan ruas jalan tol Medan-Binjai dan ruas Bandara Kualanamu menuju Sei Rampah dengan panjang 52 kilometer.Peresmian tersebut ditandai dengan penekan

  • 4 bulan lalu

    RUSD Sultan Iskandar Muda Diresmikan

    MEULABOH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nagan Raya menjadi RUSD Sultan Iskandar Muda (SIM) guna meningkatkan pembangunan keseha

  • 5 bulan lalu

    Meresmikan Gedung Baru UNP

    PADANG (EKSPOSnews): Wakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan 11 gedung baru Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat (Sumbar) dalam kunjungan kerja ke daerah itu.11 Gedung baru tersebut diantarany

  • 5 bulan lalu

    Pelindo 1 Resmikan Kantor Baru di Perawang

    SIAK (EKSPOSnews): PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Cabang Pelabuhan Pekanbaru meresmikan kantor baru yang terletak di Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, untuk memudahkan karyawannya dalam

  • 6 bulan lalu

    Presiden Resmikan Lanud Wiriadinata Jadi Bandara Komersial

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo meresmikan pemanfaatan Lanud Wiriadinata di Tasikmalaya, Jawa Barat, sebagai bandara umum yang dapat digunakan untuk penerbangan komersial."Saya melihat, di

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99