Rabu, 24 Jul 2019

PLN Buka Pintu PLTA Koto Panjang

Oleh: alex
Senin, 05 Nov 2018 19:20
BAGIKAN:
istimewa.
PLTA.
PEKANBARU (EKSPOSnews): PT PLN (Persero) menyatakan terpaksa membuka pintu pelimpah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang karena debit air terus meningkat terutama air kiriman dari hulu Sungai Kampar di Provinsi Sumatera Barat.

Manajer Unit Layanan PLTA Koto Panjang, Muhammad Rusdi di Pekanbaru,  mengatakan pembukaan pintu pelimpah PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar tersebut dilakukan secara cermat agar tidak mengakibatkan meluapnya Sungai Kampar yang bisa menggenangi permukiman di sekitar daerah aliran sungai itu.

"Kami tetap melakukan pemantauan dan perhitungan inflow dan outflow agar tindakan yang kami ambil nantinya tidak membahayakan masyarakat yang berada di sisi hulu maupun di sisi hilir," katanya Senin 5 November 2018.

Ia mengatakan sampai Senin(5/110 sore, pintu pelimpah (spillway gate) masih di buka tiga pintu dengan ketinggian masing-masing 30 Centi Meter (CM). Total besaran air keluar (outflow) rata-rata per jam sebesar 500 meter kubik per detik (M3/detik), yang terdiri dari outflow pintu pelimpah 150 M3/detik dan di turbin 350 M3/detik. Sedangkan, air yang masuk (inflow) rata-rata perjam 600 M3/detik.

Menurut dia, ketinggian air atau elevasi waduk PLTA Koto Panjang mengalami peningkatan sekitar 39 CM dibandingkan sebelumnya.

"Elevasi waduk sore ini, pukul 17.00 WIB terbaca 82.71 meter di atas permukaan laut atau Mdpl, dan ada kenaikan elevasi 39 CM dari Minggu(4/11) sore," ujar Rusdi.

Apabila kondisi cuaca dan curah hujan tetap tinggi di hulu, lanjutnya, ada kemungkinan pihaknya akan melakukan penambahan pembukaan pintu pelimpah. Penambahan atau tinggi buka pintu pelimpahan akan ditentukan nantinya dari inflow yang masuk ke waduk.

Permukiman di sekitar daerah aliran Sungai Kampar kerap banjir karena pembukaan pintu waduk PLTA Koto Panjang yang tidak bisa dihindari.

Apabila pintu pelimpah tidak dibuka, dikhawatirkan akan mengakibatkan kerusakan parah pada waduk yang bisa menimbulkan banjir bandang di daerah sekitarnya.

Sebelum melakukan pembukaan pintu pelimpah, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar masyarakat lebih waspada saat beraktivitas di Sungai Kampar.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Polri Sita Uang Hasil Korupsi Mantan Direktur PLN

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepolisian Republik Indonesia menyita hasil korupsi pengadaan bahan bakar minyak jenis High Speed Diesel oleh tersangka Nur Pamudji, mantan Direktur Energi Primer PT Pembangkit L

  • 2 bulan lalu

    PLN Serahkan Ribuan Al Quran di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): PT PLN (Persero) Wilayah Aceh telah menyerahkan 1.000 Al Quran kepada Provinsi Aceh yang saat itu diterima Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, M Daud Pakeh

  • 2 bulan lalu

    Rekapitulasi Suara Pemilih Alot di PPLN Kuala Lumpur

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memutuskan menunda proses rekapitulasi tingkat nasional untuk empat provinsi dan satu wilayah kerja panitia pemilihan luar negeri (PPLN) Kuala Lump

  • 2 bulan lalu

    Sistem Kelistrikan Sumut Sempat Mengulah

    MEDAN (EKSPOSnews): Sistem kelistrikan dari Pembangkit Listrik Belawan, Sumatera Utara yang sempat mengalami penurunan karena gangguan pasokan gas, telah pulih, kata Manajer Komunikasi PLN Wilayah Sum

  • 3 bulan lalu

    Sahur Tanpa Penerangan Listrik

    LUBUK PAKAM (EKSPOSnews): Warga di Kota Medan, Deliserdang dan Langkat serta sejumlah daerah lainnya di Provinsi Sumatera Utara, pada hari ke-4 Ramadhan harus sahur dengan penerangan seadanya karena p

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99