Sabtu, 22 Sep 2018

Mesir Minati Tepung Kelapa dari Sulut

Oleh: marsot
Sabtu, 23 Jun 2018 06:18
BAGIKAN:
istimewa.
Kelapa.
MANADO (EKSPOSnews): Mesir membeli puluhan ton tepung kelapa asal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada pekan ketiga Juni 2018.

"Tepung kelapa yang dibeli Mesir sebanyak 78 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 115.330 dolar Amerika Serikat (AS)," kata Kepala Dinas perindustrian dan Perdagangan Sulut Jenny Karouw di Manado, Jumat 22 Juni 2018.

Jenny mengatakan permintaan tepung kelapa dari Mesir sudah mulai tinggi, dan hampir setiap bulan transaksi selalu terjadi.

"Saya harap petani dan pengekspor dapat memanfaatkan kesempatan tersebut, untuk meraup devisa sebanyak-banyaknya," kata Jenny.

Dia mengatakan tepung kelapa makin diminati pasar Mesir karena memiliki kualitas yang sudah diakui pasar internasional.

Darwin mengatakan, dari sisi volume, ekspor tepung kelapa ke Mesir memang masih sedikit dibandingkan negara pembeli lainnya di kawasan Timur Tengah, namun terbukanya pasar ke negara tersebut menciptakan peluang ke depan.

Tepung kelapa merupakan salah satu komoditas Sulut yang tercatat terbanyak negara pembeli dibandingkan komoditas lainnya.

"Pasar tepung kelapa Sulut merambah bukan hanya di kawasan Eropa, tetapi juga Asia, Amerika, Australia hingga Afrika," katanya.

Mesir adalah sebuah negara yang sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika bagian timur laut. Mesir juga digolongkan sebagai negara maju di Afrika.

Mesir juga merupakan Negara pertama di dunia yang mengakui Kedaulatan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Dengan luas wilayah sekitar 997.739 km Mesir mencakup Semenanjung Sinai (dianggap sebagai bagian dari Asia Barat Daya) sedangkan sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika Utara. Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat, Sudan di selatan, jalur Gaza dan Israel di utara-timur. Perbatasannya dengan perairan ialah melalui Laut Tengah di utara dan Laut Merah di timur.

Mayoritas penduduk Mesir menetap di pinggir Sungai Nil, sebagian besar daratan merupakan bagian dari gurun Sahara yang jarang dihuni. Mayoritas penduduk negara Mesir menganut agama Islam sementara sisanya menganut agama Kristen Koptik.

Kini, Mesir diakui secara luas sebagai pusat budaya dan politikal utama di wilayah Arab dan Timur Tengah.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Kelapa Sulawesi Utara Makin Susut

    MANADO (EKSPOSnews): Luas lahan tanaman kelapa yang masih produktif di Sulawesi Utara tinggal 220 ribu hektare, kata Kepala Dinas Perkebunan Sulut Refly Ngantung."Kita memiliki 275 ribu hektare tanama

  • 3 minggu lalu

    Wisman ke Sulawesi Utara Meningkat

    MANADO (EKSPOSnews)P: Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Juli 2018 mengalami peningkatan 17,49 persen dibandingkan bulan sebelumnya."Jumlah wisman y

  • 3 bulan lalu

    Arab Saudi Hantam Mesir

    VOLGOGRAD (EKSPOSnews): Arab Saudi meraih kemenangan 2-1 atas Mesir, ketika kedua tim bersiap meninggalkan Rusia pada Senin, di mana Arab Saudi mencatatkan kemenangan perdananya di Piala Dunia sejak 1

  • 4 bulan lalu

    Merehabilitasi Rumah Warga di sulawesi Utara

    MANADO (EKSPOSnews): Wakil Gubernur Steven Kandouw mengatakan, pemerintah pusat akan merehabilitasi sebanyak 4.000 unit rumah warga Sulawesi Utara (Sulut)."Rehabilitasi rumah ini adalah bagian dari lo

  • 4 bulan lalu

    Festival Budaya di Mesir

    JAKARTA (EKSPOSnews): KBRI Mesir menggelar festival budaya Indonesia menyambut bulan suci Ramadhan 2018 di "Small Hall Cairo Opera House", Mesir, Sabtu (26/5).Tim kesenian dari Komite Seni Budaya Nusa

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99