Kamis, 21 Mar 2019

Menertibkan Tambang Apung di Bangka Belitung

Oleh: Jallus
Jumat, 21 Des 2018 07:55
BAGIKAN:
istimewa.
Tambang di Bangka Belitung.
PANGKALPINANG (EKSPOSnews0: Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan akan menertibkan aktivitas tambang bijih timah ilegal yang beroperasi di kawasan penangkapan ikan nelayan tradisional Bangka Selatan, karena merusak lingkungan dan meresahkan masyarakat pesisir di daerah itu.

"Kami segera menyosialisasikan dan meminta penambang menghentikan penambangan timah di laut Bangka Selatan," kata Erzaldi saat menanggapi aksi damai nelayan tradisional Bangka Selatan menolak aktivitas tambang timah, di Pangkalpinang, Kamis 20 Desember 2018.

Ia menegaskan, setelah kegiatan sosialisasi larangan penambangan bijih timah di kawasan penangkapan ikan dan objek wisata ini selesai, tim gabungan aparatur pemerintah daerah bersama TNI dan Polri menindak tegas penambang yang masih membandel menambang di Bangka Selatan.

"Kami tindak tegas aktivitas tambang timah ilegal ini, bila perlu dibakar di tempat seperti yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan meledakkan kapal-kapal asing yang secara ilegal menangkap ikan di laut Indonesia," katanya. Gubernur berharap nelayan dan masyarakat pesisir untuk bersabar dan tidak melakukan tindakan anarkis yang akan menimbulkan masalah baru.

"Biarkan pemerintah dan aparat penegak hukum yang menindak tambang-tambang ilegal ini," ujarnya.

Salah seorang nelayan tradisional Toboali, Kodi Midahri mengatakan, ratusan tambang timah apung beroperasi di wilayah penangkapan ikan nelayan, sehingga menghancurkan terumbu karang tempat ikan berkumpul dan berkembang biak.

"Terumbu karang ini rusak, sehingga hasil tangkapan ikan nelayan berkurang drastis," ujarnya.

Menurut dia, laut Bangka Selatan memiliki keindahan terumbu karang yang eksotik, namun sejak maraknya beroperasi tambang timah apung ini terumbu karang itu rusak parah.

"Kami berharap pemerintah provinsi segera menertibkan tambang-tambang timah apung ini untuk menyelamatkan lingkungan laut di Bangka Selatan," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Presiden Jokowi Serahkan Sertifikat Tanah kepada Masyarakat Bangka Belitung

    PANGKAL PINANG (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menyerahkan 2.500 sertifikat tanah kepada masyarakat di Provinsi Bangka Belitung untuk menghindari sengketa."Yang masuk ke telinga saya sengketa tanah

  • 4 minggu lalu

    Pemprov Bangka Belitung Salurkan Bibit Jagung

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menyalurkan bantuan benih jagung unggul untuk lahan seluas 1.000 hektare, sebagai upaya pemerintah mendorong petani

  • 3 bulan lalu

    Menggalakkan Penanaman Pohon di Bangka Belitung

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mengalakan kembali tradisi menanam pohon, guna memenuhi kebutuhan kayu masyarakat Indonesia khususnya Provinsi Kepulauan Bangk

  • 3 bulan lalu

    Pemprov Bangka Beliting Atur Zonasi Penyaluran CSR

    PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan memetakan penyaluran dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Timah Tbk, agar bantuan itu lebih terarah dan fokus d

  • 4 bulan lalu

    Mendorong Wisata Babel

    MUNTOK (EKSPOSnews): PT Timah (Persero) Tbk. akan terus mendorong kemajuan pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai alternatif baru sektor perekonomian masyarakat yang selama ini berga

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99