Kamis, 17 Agu 2017

Mendistribusikan Uang di Pulau Terdepan

Oleh: Alex
Selasa, 08 Agu 2017 19:16
BAGIKAN:
istimewa
Uang cetakan baru.
TANJUNGPINANG (EKSPOSnews): Bank Indonesia bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dalam mendistribusikan uang rupiah ke pulau terdepan di Provinsi Kepulauan Riau.

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut diwakili Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Ribut Eko Suyatno melakukan pelepasan Ekspedisi Layanan Kas Kepulauan wilayah Kepri di Dermaga Batu Ampar Batam, Selasa 8 Augustus 2017.

"Kerja sama TNI AL dengan Bank Indonesia dalam mendistribusikan uang rupiah ke wilayah perbatasan dan pulau-pulau terpencil telah berjalan selama kurun waktu lima tahun, sehingga telah banyak hasil yang dikerjakan terutama dalam memberi perhatian terhadap masyarakat," kata Eko membacakan amanat Asisten Operasio Kasal.

Menurut dia, BI-TNI tahun ini sudah melaksanakan layanan kas keliling di 17 pulau di wilayah NKRI, diantaranya di Kepulauan Provinsi Jawa Timur, Kalimantan Utara, dan Sumatra Utara.

Untuk wilayah Kepri, kabupaten yang memiliki banyak pulau yang berbatasan dengan negara tetangga yakni Natuna dan Kepulauan Anambas.

Kerja sama tahun ini merupakan kelanjutan dari program yang telah dilaksanakan sebelumnya. Pendistribusian dan pengamanan uang rupiah ke wilayah perbatasan dan terpencil telah melalui tahapan perencanaan yang matang serta koordinasi yang selaras sehingga mencapai hasil yang optimal.

"Pada akhirnya dapat menyukseskan kebijakan pemerintah khususnya bidang pemerataan pembangunan. Program ini selaras dengan tugas pokok TNI AL seperti yang tercantum dalam Undang-undang No 34 tahun 2014 tentang TNI, dimana salah satu tugas TNI AL melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan laut sebagai implementasinya adalah membantu tugas pemerintah dalam pemerataan pembangunan khususnya diwilayah perbatasan dan daerah terpencil," ujarnya.

Eko mengemukakan pada bagian lain, TNI AL berharap program ini dapat berjalan dengan baik berkat kerjasama yang erat dan saling mendukung. Namun untuk lebih meningkatkan hasil, dalam pelaksanaan operasi maupun bentuk kerja sama lainnya, dibutuhkan masukan dan saran untuk dievaluasi.

"Hasil evaluasi yang bersifat membangun perlu untuk direalisasikan bersama," ucapnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak