Minggu, 19 Mei 2019

Mass Rapid Transit Akan Dibangun di Banda Aceh

Oleh: marsot
Selasa, 18 Des 2018 04:22
BAGIKAN:
istimewa.
Pembangunan MRT di Jakarta.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyatakan awal tahun depan pihaknya akan membangun sistem transportasi massal berupa jalan Mass Rapid Transit (MRT) di pusat ibu kota provinsi tersebut.

"Awal tahun depan kita akan memulai membangun sistem transportasi massal dengan menggunakan kereta rel listrik atau jalan Mass Rapid Transit (MRT) di Kota Banda Aceh," kata dia di Banda Aceh, Senin 17 Desember 2018.

Ia menyampaikan, sistem transportasi massal yang mampu mengangkut 300 penumpang sekali jalan tersebut, efektif menekan kemacetan dan meminimalisasi tingkat kecelakaan pengendara kendaraan roda dua maupun empat.

"Sudah saatnya kita membangun transportasi MRT di Kota Banda Aceh seperti yang dilakukan oleh Jakarta dan Singapura. Transportasi tersebut mampu mengangkut penumpang skala besar hingga 300 penumpang sekali jalan," katanya.

Nova Iriansyah mengakui rencana pembangunan MRT tersebut terobsesi dari DKI Jakarta, Malaysia, dan Singapura. Dinas Perhubungan Aceh saat ini sedang menganalisi skema kerja sama dengan pemerintah maupun lembaga swasta untuk memulai pembangunan tersebut Ia memperkirakan pembangan sistem transportasi massal tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp6 triliun dan sumber dananya bisa dari APBN, APBA, maupun APBK/APBD.

"Pembangan MRT itu, butuh dana sampai Rp6 triliun. Dananya bisa dari APBN, APBA, APBK, dan bahkan bisa juga dari swasta. Ya mungkin pembangunannya hingga 2022," kata Anggota DPR RI periode 2004-2009 itu.

Jika pembangunan MRT di Kota Banda Aceh berhasil, pihaknya akan melanjutkan pembangunan tersebut ke wilayah Lhokseumawe, Langsa, serta Kabupaten Aceh Barat.

"Sudah saatnya kita membangun infrastruktur yang lebih efektif agar anak cucu kita tidak lagi mengalami kecelakaan sepeda motor ketika ke sekolah atau kuliah. Saya yakin sistem transportasi MRT itu berhasil menekan korban kecelakaan lalu lintas," kata dia. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    MRT Jakarta Berlakukan Finalti

    JAKARTA (EKSPOSnews): Operator angkutan masal Moda Raya Terpadu, PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, memberlakukan sistem penalti dengan denda yang mengacu pada tarif perjalanan pada pengguna yang ti

  • satu bulan lalu

    Bagaimana Membangun Jaringan Telekomunikasi di MRT Jakarta?

    BANYUWANGI (EKSPOSnews): PT XL Axiata Tbk. akan mendorong pengadaan layanan jaringan telekomunikasi di jalur Moda Raya Terpadu (MRT) fase 1 Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia yang belum tersedia sec

  • 2 bulan lalu

    Perilaku Masyarakat Tinggalkan Sampah di MRT Jakarta Tak Bisa Dibiarkan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan sengaja untuk tidak menyediakan tempat sampah di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) sebagai bagian dari pendidikan bahwa sampah tidak

  • 2 bulan lalu

    MRT Jakarta Sepi Penumpang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta terpantau sepi penumpang setelah operator memberlakukan tarif komersial mulai Senin.Dari pengamatan di beberapa stasiun MRT terlihat antusiasme ma

  • 2 bulan lalu

    MRT dan LRT Transportasi Wong Cilik

    Prediksi tentang mangkraknya realisasi pembangunan kereta ringan lintas raya terpadu (LRT) oleh ekonom kondang Faisal Basri naga-naganya bakal meleset kalau bukan salah sama sekali, setelah PT Adhi Ka

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99