Rabu, 18 Sep 2019

MV Oriental Diamond Bongkar Muatan di Kuala Tanjung

Oleh: master sihotang
Rabu, 01 Mei 2019 05:53
BAGIKAN:
istimewa.
Bongkar di Kuala Tanjung.
KUALA TAHUNG (EKSPOSnews): MV Oriental Diamond sandar di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) yang dikelola PT Prima Multi Terminal yang merupakan anak perusahaan antara PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Waskita Karya pada Minggu 28 April 2019. Kapal milik pelayaran PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) dengan panjang 195,6 meter serta bobot 30.554 T yang membawa komoditi customer goods melakukan kegiatan bongkar sebanyak 18 box.

“MV Oriental Diamond milik SPIL yang sandar di KTMT membawa komoditi milik PT Sayap Mas Utama (Wings Group) dengan rute pelayaran Tanjung Priok - Kuala Tanjung- Belawan-Tanjung Priok. SPIL menjadi pelayaran domestik pertama yang membuka rute kunjungan kapal rutin ke Kuala Tanjung Multipurpose Terminal,” jelas Direktur Utama PT Prima Multi Terminal, Robert Sinaga.

Robert Sinaga menrangkan bahwa komoditi yang dibawa MV Oriental Diamond tersebut didistribusikan ke berbagai wilayah di Sumatera Utara di antaranya: Pematang Siantar, Kisaran, Tanjung Balai Asahan, Rantauparapat hingga Kabanjahe. “Kapal ini direncanakan akan bersandar kembali di KTMT pada 5 Mei 2019 dan secara rutin bersandar setiap dua minggu sekali,” terang Robert Sinaga.

Untuk mendukung kelancaran dan kecepatan kegiatan bongkar muat KTMT, Pelabuhan Kuala Tanjung telah dilengkapi dermaga 500x60 m, trestle sepanjang 2,8 km untuk empat jalur truk selebar 18,5 m serta dilengkapi rak pipa 4 line x 8 inch. KTMT juga dilengkapi berbagai sarana dan prasarana infrastruktur bongkar muat modern dan canggih antara lain 3 unit Ship to Shore (STS) Crane, 8 unit Automated Rubber Tyred Gantry (ARTG) Crane, 21 unit truck terminal, dan 2 unit MHC serta Terminal Operating System (TOS) Peti Kemas maupun curah cair.

Selain itu, KTMT telah dilengkapi dengan fasilitas kepelabuhanan yang lengkap dan modern dengan didukung sistem IT yang terintegrasi. Guna meningkatkan layanan kepada pengguna jasa dan meningkatkan kecepatan proses bongkar muat, KTMT akan dilayani Container Crane bertenaga listrik dengan kapasitas 45 Ton dan mampu meng-handle container dengan kapasitas 20 feet, 40 feet hingga 45 feet.

Sebelumnya, KTMT telah disandari kapal pesiar MV Superstar Libra yang memiliki panjang 216 meter dan draft 7,15 meter yang membawa wisatawan mancanegara untuk mengunjungi Sumatera Utara sebanyak enam kali pda tahun 2018, Kapal Tanker MT Mars yang berbobot 46.000 DWT dengan panjang 183 meter dan draft 13 meter telah melakukan uji coba sandar/lepas dan olah gerak, serta Kapal Wan Hai dengan ukuran panjang (LoA) 268 meter yang berbobot 50.000 GT telah melakukan kegiatan ekspor produk turunan CPO melalui layanan direct call intra Asia.

Sejumlah perusahaan berlokasi di KEK Sei Mangkei, diantaranya Unilever, Wilmar, dan P&G yang telah berkomitmen untuk melakukan ekspor dengan tujuan ke China, India, dan negara-negara di Asia melalui Pelabuhan Kuala Tanjung. Pengiriman komoditas melalui Pelabuhan Kuala Tanjung menawarkan integrasi antara moda angkutan laut dan angkutan berbasis rel sehingga akan meningkatkan efisiensi serta menekan emisi karbon.

“Kami berharap dengan keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung akan mempermudah distribusi logistik Nasional maupun Internasional. Hal itu dikarenakan Pelabuhan Kuala Tanjung memiliki keunggulan antara lain, lokasi yang strategis karena berada di perairan Selat Malaka, serta dilengkapi berbagai sarana dan prasarana infrastruktur bongkar muat modern dan canggih yang mampu mempercepat aktivitas bongkar muat kapal di Pelabuhan Kuala Tanjung dan mampu menekan biaya logistik,” terang Robert Sinaga.


  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Kapal Meratus di Kuala Tanjung

    Kapal milik Pelayaran Meratus Line, KM Meratus Jayapura, sandar perdana di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) yang dikelola oleh PT Prima Multi Terminal, anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia

  • 3 bulan lalu

    Proses Pembangunan Tol Tebing Tinggi-Kuala Tanjung Bisa Dipercepat

    MEDAN (EKSPOSnews): Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan pihaknya akan memberikan pengamanan terhadap aset milik negara berupa tanah yang selama ini banyak dikuasai sekelompok ma

  • 4 bulan lalu

    Kapal Temas Line Rutin Bersandar di Kuala Tanjung

    MEDAN (EKSPOSnews): Temas Line Jadikan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) sebagai Transhipment Port dengan Rutin Sandar Setiap MingguDua kapal milik Pelayaran Tempuran Emas (Temas Line), MV Si

  • 4 bulan lalu

    MV Spil Ningsih Bongkar Muat di Kuala Tanjung

    KUALA TANJUNG (EKSPOSnews): Kuala Tanjung Multipurpose Terminal milik PT Prima Multi Terminal, anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Waski

  • 7 bulan lalu

    Kuala Tanjung Segera Diresmikan

    MEDAN (EKSPOSnews): Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan peninjauan Pelabuhan Kuala Tanjung milik PT Pelabuhan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99