Senin, 23 Sep 2019

Kereta Api Mewah Diminati Warga

Oleh: alex
Kamis, 30 Mei 2019 17:24
BAGIKAN:
kai.
Kereta api mewah.
JAKARTA (EKSPOSnews): PT Kereta Api Indonesia mencatat animo masyarakat terhadap penggunaan kereta mewah jenis sleeper Luxury 2 relatif tinggi seiring mulai bergulirnya aktivitas mudik Lebaran 1440 Hijriah ini.

"Momentum mudik menjadi salah satu pengaruh tingginya pemesanan tiket Luxury 2 sejak kami luncurkan pada Minggu (26/5)," kata Vice President of Communications PT KAI Eva Chairunisa saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis 30 Mei 2019..

Sejak hari pertama peluncurannya, Eva mencatat rata-rata tiket kereta Luxury 2 terjual hingga 90 persen dari total 130 kursi perjalanan dari Stasiun Gambir, Jakarta, menuju Yogyakarta, Solo, Madiun, dan Malang.

Menurut dia, Luxury 2 memiliki 26 kursi penumpang untuk lima kali perjalanan kereta dalam sehari yang dirangkai pada KA Argo Lawu trayek Gambir - Solo Balapan (pp), KA Argo Dwipangga trayek Gambir-Solo Balapan (pp), KA Taksaka trayek Gambir-Yogyakarta (pp), dan KA Gajayana trayek Gambir-Malang (pp).

Eva menepis anggapan bahwa KA dengan harga tiket promo mudik Rp750.000 per penumpang itu melonjak okupansinya karena pengaruh penjualan tiket mudik KAI kelas ekonomi yang telah habis sejak beberapa pekan terakhir.

“Kalau kita lihat kereta Luxury 1 sebelumnya, juga ada banyak pemesanannya, bahkan sering juga saat weekend tiket habis. Minat penumpang pada kereta baru ini bukan karena tiket ekonomi habis, sebab Luxury punya pasar berbeda dengan ekonomi,” katanya

Pasar yang tengah diincar pihaknya sebagai konsumen kereta mewah merupakan masyarakat kelas menengah ke atas yang membutuhkan layanan perjalanan kereta yang nyaman dan aman.

"Walaupun tidak ada arus mudik atau di hari biasa. Tingkat pemesanan kereta Luxury cukup tinggi," katanya.

Kereta Luxury 2 ini merupakan generasi terbaru kereta Luxury 1 yang telah KAI rilis pada 2018. Meski tidak terlalu banyak perbedaan, namun terdapat beberapa keunggulan Kereta Luxury 2 dibanding pendahulunya.

Kelebihan itu antara lain jumlah tempat duduk dan rute yang lebih banyak. Kereta Luxury 2 berkapasitas 26 tempat duduk, sedangkan kereta Luxury generasi pertama hanya 18 tempat duduk.

Seperti generasi pertama, layanan eksklusif serupa kelas bisnis di pesawat juga dapat dinikmati pengguna jasa Kereta Luxury 2.

Kursi penumpangnya dapat direbahkan hingga 140 derajat secara elektrik, bisa diputar 180 derajat, ada sandaran kaki elektrik, televisi, USB charging power source, foldable food tray, bantal, selimut, handuk wajah, train attendance button, lampu baca, dan fasilitas untuk kenyamanan penumpang lainnya.

Tak hanya itu, penumpang juga disediakan makanan berat, minuman, dan makanan penutup selama perjalanan.

Tambahan fasilitas lainnya pada Kereta Luxury 2 adalah adanya minibar agar penumpang bisa menikmati minuman dan makanan ringan sepuasnya secara gratis.

Tak hanya itu, penumpang juga disediakan makanan berat, minuman, dan makanan penutup selama perjalanan.

Tambahan fasilitas lainnya pada Kereta Luxury 2 adalah adanya minibar agar penumpang bisa menikmati minuman dan snack sepuasnya secara gratis.

KAI juga menugaskan seorang Pramugari khusus pada Kereta Luxury 2 untuk melayani para penumpang sehingga kenyamanan konsumen lebih maksimal.
 
Salah seorang konsumen PT KAI, Dharmawan, mengungkapkan kereta Luxury 2 tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan Luxury 1, hanya saja kereta tersebut merupakan rakitan terbaru yang membuat suasana di dalamnya terasa lebih nyaman.

Menurut warga Menteng, Jakarta Pusat itu, perbedaan kereta Luxury 2 yang paling nampak adalah jumlah dua kursi penumpang yang bersebelahan sehingga nyaman bisa dipakai untuk suami-istri.

"Kalau kereta yang sebelumnya hanya satu kursi. Kalau saya dan istri duduk harus terpisah," katanya.

Harga tiket yang dibenderol Rp750.000 dirasa Dharmawan sebanding dengan beragam fasilitas yang disediakan selama menempuh perjalanan pulang kampung.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Rel Kereta Api di Sumbar Mati Suri

    PADANG (EKSPOSnews): Sepanjang 210 kilometer dari 300 kilometer panjang lintasan rel kereta api di Sumatera Barat masih "mati suri" karena sejumlah kendala."Saat ini baru 90 kilometer lintasan yang ef

  • 3 bulan lalu

    Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api Sumut Masih Tinggi

    MEDAN (EKSPOSnews): Angka kecelakaan di pintu perlintasan resmi dan perlintasan tidak resmi maupun di ruang manfaat jalur kereta api di Sumut masih tinggi termasuk terjadi pada hari Minggu (16/6)."Dar

  • 4 bulan lalu

    Kapal Mewah Terbakar, Seorang WNI Meninggal Dunia

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Seorang laki-laki warga Indonesia berusia 29 tahun tewas terbakar di bawah sisa sebuah kapal mewah dua tingkat yang musnah dalam kebakaran Kamis 6 Juni 2019 dini hari di kaw

  • 4 bulan lalu

    Kereta Api Tambah Gerbong

    PADANG (EKSPOSnews): PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional Sumatera Barat mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur Lebaran 2019 dengan menambah satu atau dua gerbong pada tiap rangkaian ag

  • 6 bulan lalu

    Kereta Api Alternatif Atasi Kemacetan di Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Kereta api bisa menjadi alternatif untuk mengatasi persoalan kemacetan jalan penghubung antarprovinsi maupun kabupaten/kota di Sumbar yang mulai tidak sanggup menampung peningkata

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99