Selasa, 16 Okt 2018

Kereta Api Bandara Minangkabau Hampir Rampung

Oleh: Jallus
Kamis, 07 Des 2017 04:56
BAGIKAN:
wikipedia.org
Bandara Minangkabau.
MADIUN (EKSPOSnews): PT INKA (Persero) menyatakan pengerjaan proyek Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau (KA BIM), Sumatera Barat, saat ini sudah mencapai 80 persen.

"Capaian pengerjaan kereta bandara pesanan PT KAI, saat ini mencapai 75-80 persen. Target selesai KA BIM sekitar awal 2018," ujar Senior Manager Secretary, Public Relations, dan CSR PT INKA (Persero) Madiun, Cholik Mochamad Zam Zam kepada wartawan, Rabu 6 Desember 2017.

Menurut dia, saat ini sedang pengerjaan untuk tahap akhir atau "finishing". Dalam artian, pengerjaan "car body" kereta sudah selesai dan tinggal menyelesaikan interior kereta.

KA BIM tersebut merupakan pesanan PT KAI (Persero) dan dikerjakan PT INKA (Persero). Sesuai rencana akan dikirim pada April 2018 bersamaan dengan KA "Light Rapid Transit" (LRT) untuk Asian Games di Palembang.

Nilai kontrak dari KA BIM tersebut mencapai Rp138 miliar dengan jumlah tiga "trainset. KA bandara tersebut dapat menampung 200 penumpang dan dilengkapi fasilitas khusus untuk penyandang disabilitas, air conditioner (AC), dan bagasi yang kesemuanya buatan PT INKA.

"Sesuai rencana, satu dari tiga trainset KA BIM tersebut akan dialihkan ke Bandara Adi Sumarmo Solo dan dua tetap untuk BIM," kata dia Ia menjelaskan, pengalihan satu trainset untuk KA Bandara Adi Soemarmo Solo tersebut guna mengalihkan kepadatan penumpang dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Nantinya, jika menggunakan KA bandara, jarak tempuh dari Yogyakarta ke Solo, hanya sekitar 35-40 menit. Sehingga penumpang dari Yogyakarta bisa terbang dari Bandara Adi Soemarmo. Untuk menuju Solo penumpang naik KA bandara.

Ia mengaku optimistis target pengerjaan tersebut akan selesai tepat waktu, sehingga sebelum batas akhir sudah dapat diserahkan ke pemesan.

Adapun pengoperasian KA BIM nantinya diproyeksikan akan memudahkan masyarakat dari Kota Padang menuju bandara dan sebaliknya. Pengoperasian kereta bandara di Sumbar tersebut sudah beberapa kali tertunda. Awalnya ditargetkan bisa dimanfaatkan 2015, namun mundur hingga 2018.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Jalur Kereta Api Kuala Tanjung Hampir Rampung

    MEDAN (EKSPOSnews): Progres pembangunan jalur kereta api lintas Bandar Tinggi-Kuala Tanjung, Sumatera Utara, sepanjang 21,5 km sudah mencapai 95 persen."Proyek masih terus dikerjakan dan akan segera d

  • satu bulan lalu

    Membagikan Minuman Kopi Ala Kereta Api

    SEMARANG (EKSPOSnews): PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang membagikan setidaknya 5.000 cup kopi gratis kepada para penumpang di atas kereta api (KA) dan Stasiun Tawang Semarang."K

  • satu bulan lalu

    Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung Dipercepat

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) sebagai salah satu anggota Konsorsium Kontraktor Pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung (HSRCC) mempercepat konstruksi setelah China Devel

  • 4 bulan lalu

    Kereta Api Kuala Stabas Resmi Beroperasi

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Kereta Api Kuala Stabas Premium rute Stasiun Tanjungkarang, Lampung-Baturaja, Sumatera Selatan, pulang-pergi, resmi beroperasi dengan tarif tiket promo khusus yang sangat t

  • 4 bulan lalu

    Pemudik Taspen Ketinggalan Kereta Api

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sebanyak tiga orang penumpang yang ikut program Mudik Bareng BUMN dengan menggunakan kereta api dari PT Taspen (Persero) tertinggal KA Brantas tujuan Pasar Senen-Blitar.Suwarno b

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99