Selasa, 21 Mei 2019

Kala PT Pindad Mengejar Laba Lebih Besar

Oleh: Jallus
Jumat, 22 Mar 2019 04:42
BAGIKAN:
istimewa.
Senjata api.
JAKARTA (EKSPOSnews): PT Pindad (Persero) pada tahun ini menargetkan kontrak sebesar Rp7 triliun dan penjualan sebesar Rp5,7 triliun.

"Target tahun ini cukup besar jadi target kontrak kita hampir Rp7 triliun, target penjualan kita hampir Rp5,7 triliun, sehingga (target) laba bersih kita Rp145 miliar," ujar Direktur Utama (Dirut) Pindad Abraham Mose kepada wartawan di Karawang, Jawa Barat, Kamis 21 Maret 2019.

Dia menjelaskan bahwa target tahun lalu Pindad Rp5,6 triliun, dan yang terealisasi menjadi penjualan Rp3,9 triliun serta laba bersih sebesar Rp100,5 miliar.

Produk-produk pertahanan Pindad yang paling diminati oleh negara-negara luar yakni amunisi dan senapan penembak jitu atau sniper.

"Saat ini produk pertahanan yang mulai populer adalah senapan sniper, karena permintaan akan senapan ini banyak sekali," kata Abraham.

Dirut Pindad itu juga menambahkan bahwa produk senapan sniper diminati dan dilirik oleh negara-negara ASEAN karena sudah diujicoba, dipakai, serta kecepatannya yang presisi.

"Paling tidak ekspor kita naik terus dibandingkan dari tahun sebelumnya untuk amunisi, pistol, senjata dan kendaraan tempur. Kurang lebih 30 persen," katanya.

Pindad sendiri, menurut Abraham, sudah menerima sejumlah pesanan dari negara-negara ASEAN serta mengikuti lelang di Filipina.

"Kita lagi coba memasukkan produk Medium Tank ke Filipina, doakan saja mudah-mudahan kita menang lelang di sana karena sudah masuk tiga besar dan semoga Pindad yang terpilih," ujar Dirut Pindad tersebut.

Pindad memproduksi tiga senapan sniper yakni SPR-3 dengan kaliber 7.62mm serta jarak efektif tembak sejauh 900 meter, kemudian SPR-4 kaliber 8.6mm dengan jarak efektif tembak 1.500 meter, dan senapan SPR-2 kaliber 12.7mm dengan jarak efektif tembak sejauh 2.000 meter.

Sedangkan Medium Tank merupakan produk tank Pindad yang memiliki sejumlah keunggulan seperti hanya mengalami kerusakan minor saat terkena ranjau, mampu menahan kaliber peluru hingga 30mm, serta mampu menerjang di segala medan.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Tottenham Hotspur Catat Rekor Laba Tertinggi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tottenham Hotspur mencatatkan keuntungan sebesar 113 juta poundsterling (sekitar Rp2,08 triliun) dan memecahkan rekor dunia, setelah pajak pada musim lalu.Catatan tersebut berhas

  • 2 bulan lalu

    Garuda Cetak Laba RP11,3 miliar

    JAKARTA (EKSPOSnews): Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) selama  2018 mencatat laba bersih sebesar 809,85 ribu dolar AS atau setara  Rp11,33 miliar (asumsi kurs Rp14.000

  • 2 bulan lalu

    PTPN IV Targetkan Laba Tahun Ini Rp712 Miliar

    PABATU (EKSPOSnews): PT Perusahaan Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Medan tahun ini mengejar laba sekitar Rp712 miliar ditengah melesunya harga komoditas minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO).Dirut P

  • 9 bulan lalu

    Menyisihkan Laba untuk Masyarakat

    BALIKPAPAN (EKSPOSnews): Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyisihkan dua persen dari laba bersih untuk membiayai kegiatan pengembangan masyarakat dan tanggung jawab sosial perusahaan atau Program Kemi

  • 9 bulan lalu

    PTPN V Raup Laba Rp493,6 miliar

    PEKANBARU (EKSPOSnews): PT Perkebunan Nusantara V membukukan pendapatan sebesar Rp1,12 triliun sepanjang 2017 lalu, atau meningkat hampir 30 persen dibanding pendapatan pada 2016 yang tercatat sebesar

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99