Minggu, 15 Des 2019

KPPU Panggil AirAsia Terkait Tiket

Oleh: marsot
Rabu, 03 Apr 2019 05:01
BAGIKAN:
istimewa.
AirAsia.
MAKASSAR (EKSPOSnews): Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan memanggil manajemen AirAsia dan agen penjualan tiket Traveloka serta Tiket.com terkait hilangnya penjualan tiket dari kedua agen online itu.

"Kami sudah mendapatkan konfirmasi dari pihak manajemen AirAsia dan juga dari penyedia jasa penjualan tiket," ujar Komisioner KPPU, Guntur Syahputra Saragih, di Makassar, Selasa 2 April 2019.

Ia mengatakan, semua keterangan dari manajemen AirAsia nantinya akan ditanyakan ulang kepada penyedia jasa penjualan tiket, di antaranya Traveloka dan Tiket.com.

Saragih menyatakan, hilangnya kanal penjualan tiket dalam jaringan (daring/online) Traveloka dan Tiket.com itu sempat memunculkan wacana tidak sedap seperti persaingan usaha yang tidak sehat.

Ia menyatakan permasalahan tersebut sudah terlalu lama berlarut-larut dan pihak manajemen AirAsia terus bermain melalui media sosial sehingga pihaknya kemudian melakukan langkah inisiatif untuk melakukan penyelidikan.

"Ini bukan laporan tetapi langkah inisiatif kami. Permasalahan ini terus bergilir di media sosial dan kami berinisiatif untuk memberikan keadilan kepada semuanya," katanya.

Sebelumnya, ia mengatakan permasalahan yang dihadapi AirAsia, berdasarkan pengakuannya di media massa maupun media sosial, jika kanal atau saluran penjualan tiket secara dalam jaringan di perusahaan agen perjalanan tiba-tiba dihapus atau dihilangkan.

Menurut dia, dugaan intervensi kompetitor kepada agen perjalanan daring (OTA), seperti Traveloka dan Tiket.com terkait menghilangnya AirAsia dari kanal penjualan, itu perlu dibuktikan.

"Memang beberapa pekan ini lagi hangat-hangatnya mengenai AirAsia ini yang hilang dari kanal Traveloka dan Tiket.com. Makanya, jika memang pengakuannya ada intervensi dan itu bentuk persaingan usaha tidak sehat, maka laporkan," jelasnya.

Saragih menyatakan, mereka akan mengkaji dan meneliti dugaan pelanggaran itu, yakni persaingan usaha tidak sehat.

Ia memastikan akan menangani kasus persaingan usaha tidak sehat ini secara profesional dan memberikan rasa keadilan jika indikasi seperti yang diwacanakan itu terbukti adanya.

"Amanat UU Nomor 5/1999 tentang Larangan Praktek Monopoli Dan Persaingan Usaha harus ditegakkan agar usaha yang dijalankan tidak ada yang dirugikan," katanya.

Menurut dia, maskapai AirAsia Indonesia mengindikasikan adanya intervensi oleh kompetitor kepada agen perjalanan daring (OTA), seperti Traveloka dan Tiket.com terkait menghilangnya AirAsia dari kanal penjualan itu.

"Kami melihat adanya indikasi, adanya perintah yang memberikan tekanan kepada OTA," kata Direktur Niaga AirAsia, Rifai Taberi, di Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Ia mengetahui kejadian itu sejak Minggu lalu karena banyaknya pelanggan yang menanyakan terkait menghilangnya AirAsia dari dua OTA terbesar, yakni Traveloka dan Tiket.com.

"Yang aneh kok secara tiba-tiba dan satu per satu tidak menjual, karena selama ini biasa saja, kita sudah klarifikasi karena kita mitra dengan para OTA, mereka secara formal menjawab ada masalah teknis," katanya.

Ia menuturkan, dari sistem AirAsia sendiri tidak ada masalah teknis dan di kanal OTA lain juga masih dijual, seperti Nusatrip.

Iamenilai sangat memungkinkan mitra maskapai menekan OTA, terutama dengan pangsa pasar paling besar.

"Kalau itu tergantung dari pangsa pasar, pangsa pasar kita dari OTA cuma dua sampai tiga persen. Secara hubungan kerja sama memang sebagai agency, OTA berhak untuk menjual tiket maskapai," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    AirAsia Tambah Satu Armada Airbus

    TANGERANG (EKSPOSnews): AirAsia Indonesia mendatangkan satu unit pesawat Airbus A320-200berkapasitas 180 orang untuk mendukung operasional penerbangan menghadapi puncak mudik lebaran2019.Pesawat berko

  • 10 bulan lalu

    Jangan Lagi Beli Tiket AirAsia di Traveloka

    JAKARTA (EKSPOSnews): AirAsia telah mengambil keputusan untuk menarik penjualan tiketnya secara permanen dari o nline t ravel agent Traveloka. Penarikan ini meliputi seluruh rute penerbangan di semua

  • 10 bulan lalu

    AirAsia Tutup Rute Silangit-Kuala Lumpur

    MEDAN (EKSPOSnews): Pelaku wisata menyesalkan maskapai AirAsia menutup rute penerbangan internasional Bandara Silangit-Kuala Lumpur-Silangit terhitung 1 Maret 2019.Obet Simarmata , salah seorang pelak

  • 11 bulan lalu

    AirAsia Akan Jadikan Lombok Hub Baru

    JAKARTA (EKSPOSnews): AirAsia memastikan komitmennya untuk mengembangkan ‘hub’ baru di Lombok, NusaTenggara Barat. Jumlah kedatangan turis asing di Lombok diperkirakan akan meningkat seiring denga

  • tahun lalu

    AirAsia dinobatkan sebagai LCC Terbaik Dunia dalam World Travel Awards 2018

    LISBON (EKSPOSnews): AirAsia dinobatkan sebagai Maskapai Penerbangan Berbiaya Hemat Terbaik Dunia selama enam tahun berturut-turut dalam grand final World Travel Awards (WTA).AirAsia menjadi yang tera

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99