Sabtu, 21 Okt 2017

Indonesia Menjadi Barometer Standarisasi Produk Halal Dunia

Oleh: Alex
Jumat, 12 Mei 2017 07:24
BAGIKAN:
istimewa
Lembaga Balai POM MUI Sumut.
MEDAN (EKSPOSnews): Indonesia menjadi pelopor dan barometer produk halal dunia, bersama negara-negara yang tergabung dalam organisasi WHFC (World Halal Food Council), dan Indonesia menjadi pusat rujukan halal standarisasi dan sertifikasi dunia. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika  Majelis Ulama Indonesia (LP-POM MUI) Sumatera Utara  Basyarudin, disela-sela Audiensi antara Lembaga Pengabdian masyarakat (LPM) Unimed dan  LP-POM MUI Sumatera utara.

Acara yang berlangsung di aula LP-POM MUI Sumatera Utara Rabu 10 Mei 2017 dihadiri oleh, Ketua LP-POM MUI Sumatera Utara  Basyarudin, Auditor Halal LP-POM  MUI Sumut Riki Adrian, Ketua LPM Unimed Kustoro Budiarta, yang diwakili Koordinator Kerja sama dan Pengembangan Wilayah Irfandi, Ketua Bidang Kewirausahaan dan Teknologi Tepat Guna Deo Demonta  Panggabean, Ketua Bidang Program Yusnizar Heniwati, BPPC LPM Unimed Novita Indah, dan Staf ahli Bidang pendidikan Adek Cerah Kurnia Aziz.

Ketua LPM Unimed Kustoro Budiarta yang diwakili Koordinator Kerjasama dan Pengembangan Wilayah Irfandi, mengungkapkan bahwa, LPM Unimed dalam setiap tahunnya melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap 100 UMKM yang ada di propinsi Sumatera Utara. Dengan berbagai program antara lain : Program Pembinaan dan peningkatan daya saing Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera, DRPM Dikti, BOPTN dan Desa Binaan.

Dengan membina UMKM dari mulai Administrasi Pembukuan, Manajemen usaha, Desain kemasan dan packaging serta Pemasaran Online lewat kerja sama kampung digital. Dari 354 jumlah UMKM binaan LPM Unimed yang tersebar di Sumatera Utara, 80% UMKM tersebut bergerak dibidang Kuliner.Maka dari itu standarisasi dan sertifikasi menjadi keniscayaan untuk dapat mengembangan produk usaha rumahan tersebut  agar dapat bersaing dipasar dan dapat diterima oleh retail-retail yang besar. Biasanya untuk dapat diterima pasar, produk harus benar-benar layak dan terstandarisasi serta memiliki label halal. LPM Unimed berupaya membangun kerja  sama dengan LP-POM MUI Sumut untuk memfasilitasi dan mejembatani UMKM untuk mendapatkan standarisasi dan sertifikasi halal, ujar Irfandi.

Gagasan tersebut disambut antusias oleh LPPOM MUI, karena ada lembaga pendidikan tinggi yang mau peduli melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam hal ini UMKM untuk memfasilitasi dalam proses standarisasi dan sertifikasi produk halal."Karena selama ini LPPOM MUI cukup kewalahan dengan banyaknya UMKM di Sumatera Utara yang belum memiliki pengetahuan yang mumpuni tentang pentingnya sertifikasi halal dan ketika Unimed sebagai institusi pendidikan tinggi tampil dengan melakukan kejasama pendampingan, sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat, maka mindset masyarakat akan berubah dan lebih memahami tentang urgensi produk halal bagi perkembangan pemasaran produknya ke depan," tutur guru besar pertanian tersebut.

Selain itu proses kepengurusan standarisasi dan sertifikasi halal dapat dilakukan secara online melalui http://regs.e-lppommui.org yang dapat diakses oleh seluruh pengguna jaringan yang ada di pelosok Sumatera Utara. Dengan produk daring e-halal tersebut produk UMKM akan dengan cepat, mudah, murah, transparan, akuntabel,efesien, terdaftar secara nasional, terdaftar dalam pencarian barcode dan mendapatkan sms halal, serta masyarakat atau UMKM diharapkan dapat melakukan pengurusan langsung dengan menggunakan program e-halal registration bila berkas yang dajukan lengkap maka dalam waktu 2 Minggu sertifikat halal dapat diterbitkan, tegas Alumni Doktoral Istitut Pertanian Bogor tersebut.

Pada kesempatan tersebut LPM Unimed juga menyerahkan cindera mata 2 buah buku yang disusun oleh Tim LPM Unimed dengan mitra-mitra dari pemerintah dan swasta yang menceritakan proses pembinaan dan pendampingan UMKM dalam kurun waktu 2015 dan 2016 yang telah ber-ISBN dan diterbitkan oleh percetakan secara nasional dengan judul: "Kemitraan Membangun Ketahan dan Kesejahteraan Keluarga" dan "Inovasi Teknologi Tepat Guna bagi Masyarakat dan Peningkatan Mutu Pendidikan" yang diterima langsung oleh Ketua LP-POM MUI Sumatera Utara.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    IndonesiaNEXT Hadir Kembali

    MEDAN (EKSPOSnews): Setelah sukses di tahun 2016, tahun ini Telkomsel kembali menyelenggarakan IndonesiaNEXT yang merupakan program sertifikasi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan mempersi

  • 3 minggu lalu

    AirAsia Indonesia Operasikan Rute Bali-Kolkata

    BALI (EKSPOSnews): Menyusul dioperasikannya penerbangan yang menghubungkan Mumbai dan Bali pada Mei tahun ini, AirAsia Indonesia hari ini meresmikan rute baru ke India, dengan penerbangan empat kali s

  • 4 minggu lalu

    Menayangkan Film Indonesia di Osaka

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy membuka Festival Film Indonesia di Osaka, Jepang, yang menayangkan sejumlah film top Indonesia di Negeri Matahari Terbit."Film

  • satu bulan lalu

    Wisata Kuliner Daya Tarik Indonesia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Wisata kuliner dan belanja diharapkan mampu menjadi salah satu daya tarik Indonesia untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun ini, kata pejabat Kementeria

  • satu bulan lalu

    Film Indonesia di Festival Kanada

    JAKARTA (EKSPOSnews): Dua film Indonesia diputar pada Festival Film Internasional Toronto 2017 yang diselenggarakan 7-17 September 2017 di Toronto, Kanada, seperti disampaikan dalam keterangan pers da

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99