Kamis, 24 Agu 2017

Indonesia Menjadi Barometer Standarisasi Produk Halal Dunia

Oleh: Alex
Jumat, 12 Mei 2017 07:24
BAGIKAN:
istimewa
Lembaga Balai POM MUI Sumut.
MEDAN (EKSPOSnews): Indonesia menjadi pelopor dan barometer produk halal dunia, bersama negara-negara yang tergabung dalam organisasi WHFC (World Halal Food Council), dan Indonesia menjadi pusat rujukan halal standarisasi dan sertifikasi dunia. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika  Majelis Ulama Indonesia (LP-POM MUI) Sumatera Utara  Basyarudin, disela-sela Audiensi antara Lembaga Pengabdian masyarakat (LPM) Unimed dan  LP-POM MUI Sumatera utara.

Acara yang berlangsung di aula LP-POM MUI Sumatera Utara Rabu 10 Mei 2017 dihadiri oleh, Ketua LP-POM MUI Sumatera Utara  Basyarudin, Auditor Halal LP-POM  MUI Sumut Riki Adrian, Ketua LPM Unimed Kustoro Budiarta, yang diwakili Koordinator Kerja sama dan Pengembangan Wilayah Irfandi, Ketua Bidang Kewirausahaan dan Teknologi Tepat Guna Deo Demonta  Panggabean, Ketua Bidang Program Yusnizar Heniwati, BPPC LPM Unimed Novita Indah, dan Staf ahli Bidang pendidikan Adek Cerah Kurnia Aziz.

Ketua LPM Unimed Kustoro Budiarta yang diwakili Koordinator Kerjasama dan Pengembangan Wilayah Irfandi, mengungkapkan bahwa, LPM Unimed dalam setiap tahunnya melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap 100 UMKM yang ada di propinsi Sumatera Utara. Dengan berbagai program antara lain : Program Pembinaan dan peningkatan daya saing Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera, DRPM Dikti, BOPTN dan Desa Binaan.

Dengan membina UMKM dari mulai Administrasi Pembukuan, Manajemen usaha, Desain kemasan dan packaging serta Pemasaran Online lewat kerja sama kampung digital. Dari 354 jumlah UMKM binaan LPM Unimed yang tersebar di Sumatera Utara, 80% UMKM tersebut bergerak dibidang Kuliner.Maka dari itu standarisasi dan sertifikasi menjadi keniscayaan untuk dapat mengembangan produk usaha rumahan tersebut  agar dapat bersaing dipasar dan dapat diterima oleh retail-retail yang besar. Biasanya untuk dapat diterima pasar, produk harus benar-benar layak dan terstandarisasi serta memiliki label halal. LPM Unimed berupaya membangun kerja  sama dengan LP-POM MUI Sumut untuk memfasilitasi dan mejembatani UMKM untuk mendapatkan standarisasi dan sertifikasi halal, ujar Irfandi.

Gagasan tersebut disambut antusias oleh LPPOM MUI, karena ada lembaga pendidikan tinggi yang mau peduli melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam hal ini UMKM untuk memfasilitasi dalam proses standarisasi dan sertifikasi produk halal."Karena selama ini LPPOM MUI cukup kewalahan dengan banyaknya UMKM di Sumatera Utara yang belum memiliki pengetahuan yang mumpuni tentang pentingnya sertifikasi halal dan ketika Unimed sebagai institusi pendidikan tinggi tampil dengan melakukan kejasama pendampingan, sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat, maka mindset masyarakat akan berubah dan lebih memahami tentang urgensi produk halal bagi perkembangan pemasaran produknya ke depan," tutur guru besar pertanian tersebut.

Selain itu proses kepengurusan standarisasi dan sertifikasi halal dapat dilakukan secara online melalui http://regs.e-lppommui.org yang dapat diakses oleh seluruh pengguna jaringan yang ada di pelosok Sumatera Utara. Dengan produk daring e-halal tersebut produk UMKM akan dengan cepat, mudah, murah, transparan, akuntabel,efesien, terdaftar secara nasional, terdaftar dalam pencarian barcode dan mendapatkan sms halal, serta masyarakat atau UMKM diharapkan dapat melakukan pengurusan langsung dengan menggunakan program e-halal registration bila berkas yang dajukan lengkap maka dalam waktu 2 Minggu sertifikat halal dapat diterbitkan, tegas Alumni Doktoral Istitut Pertanian Bogor tersebut.

Pada kesempatan tersebut LPM Unimed juga menyerahkan cindera mata 2 buah buku yang disusun oleh Tim LPM Unimed dengan mitra-mitra dari pemerintah dan swasta yang menceritakan proses pembinaan dan pendampingan UMKM dalam kurun waktu 2015 dan 2016 yang telah ber-ISBN dan diterbitkan oleh percetakan secara nasional dengan judul: "Kemitraan Membangun Ketahan dan Kesejahteraan Keluarga" dan "Inovasi Teknologi Tepat Guna bagi Masyarakat dan Peningkatan Mutu Pendidikan" yang diterima langsung oleh Ketua LP-POM MUI Sumatera Utara.

  Berita Terkait
  • 14 jam lalu

    Ekspor Minyak Sawit Indonesia Meningkat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mengungkapkan ekspor minyak sawit Indonesia semester pertama 2017 meningkat 25 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.Melal

  • 6 hari lalu

    Kereta Api Renovasi Rumah Veteran di Palembang

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia yang ditunjuk sebagai penanggung jawab kegiatan BUMN Hadir untuk Negeri bersama PT Semen Baturaja merenovasi sebanyak 15 unit rumah vete

  • 7 hari lalu

    Pesawat N219 Momentum Kembangkitan Dirgantara Indonesia

    BANDUNG (EKSPOSnews): Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengatakan keberhasilan uji terbang perdana purwarupa pertama pesawat N219 di Landasan Pacu Bandara Husein Sastranegara Bandung

  • 2 minggu lalu

    Pupuk Indonesia Energi Dapat Penghargaan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Perseroan Terbatas Pupuk Indonesia Energi (PI Energi) meraih penghargaan dalam kategori The Most Improved Company of The Year atau perusahaan paling berkembang dalam ajang pengha

  • 2 minggu lalu

    AirAsia Indonesia Tunjuk Raline Shah sebagai Komisaris Independen

    JAKARTA (EKSPOSnews): AirAsia Indonesia telah menunjuk Raline Shah sebagai Komisaris Independen. Penunjukan ini menyusul persetujuan mutlak dari para Pemegang Saham PT Indonesia AirAsia.Komisaris Utam

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak