Minggu, 21 Jul 2019

Hukum Berat Pengoplos Elpiji

Oleh: alex
Sabtu, 01 Des 2018 05:50
BAGIKAN:
istimewa.
Elpiji.
MEDAN (EKSPOSnews): Manajemen Pertamina meminta pihak Kepolisian melakukan penindakan hukum secara tegas dan tuntas kepada pelaku penyelewengan elpiji 3 Kg.

"Manajemen mengapresiasi dan mendukung pengawasan pihak kepolisian terhadap elpiji 3 Kg dan berharap ada penindakan tegas dan tuntas,"ujar Manager Communication & CSR Pertaminan MOR I, Rudi Ariffianto di Medan, Jumat 30 November 2018.

Ia menyebutkan seperti diinformasikan, pada 27 November 2018, Polres Padangsidempuan melakukan penangkapan pelaku pengoplosan elpiji 3 Kg.

Dalam razia tim gabungan Polres Padangsidempuan, ditemukan satu keluarga mengoplos gas elpiji 3 Kg, 5 Kg dan 12 Kg dan termasuk menimbun gas elpiji.

Tim kepolisian yang langsung dipimpin Kapolres AKBP Hilman Wijaya, mengamankan pelaku dan menyita barang bukti berupa 450 tabung gas elpiji 3 Kg, tabung 5,5 Kg sebanyak 10, tabung gas elpiji 12 Kg sejumlah 12 tabung.

Kemudian tiga selang regulator, satu timbangan 20 Kg, segel elpiji dan karet pengaman kepala tabung gas.

Penindakan hukum secara tegas dan tuntas diharapkan dapat memberikan efek jera kepada siapa saja yang berperilaku tidak bertanggungjawab dengan menyalahgunakan elpiji 3 Kg.

Penyalahgunaan antara lain dengan pengoplosan.

Ia menegaskan secara bisnis, Pertamina selalu mengingatkan seluruh kanal distribusi resmi perusahaan untuk menjaga etika usaha dan pelayanan yang baik.

Terlebih, elpiji 3 Kg adalah barang bersubsidi oleh negara.

"Laporan, keluhan, dan informasi dari masyarakat terkait layanan elpiji 3 Kg akan ditindaklanjuti,"katanya.

Apabila ada hal - hal yang diduga menyimpang dari ketentuan, Pertamina dapat melakukan pembinaan terhadap kanal distribusi resmi pada tingkatan yang diperlukan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Hukum Berat Pembunuh Pendeta di Sumatera Selatan

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Aktivis Pusat Pembelaan Hak-hak Perempuan, Women's Crisis Center Palembang, meminta penyidik Reskrimum Polda Sumatera Selatan menghukum berat dua tersangka pembunuh calon

  • 5 bulan lalu

    Pelaku Kekerasan Seksual Harus Dihukum Berat

    KUPANG (EKSPOSnews): Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Veronika Ata mengatakan, aparat penegak hukum harus berani menjatuhkan hukuman berat bagi para pelaku kekerasan

  • 10 bulan lalu

    Hukum Berat Penyelundup Lobster

    JAMBI (EKSPOSnews): Pihak Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jambi berharap hakim dan jaksa penuntut umum yang mengadili kasus ini menghukum secara maksimal t

  • tahun lalu

    Hukum Berat Pengoplos Gas Elpiji

    MEDAN (EKSPOSnews): Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Sumatera Utara minta Polda Sumut agar memberikan sanksi hukuman berat pelaku pengoplosan dan penjual tabung gas elpiji kepada masyarakat."Tersan

  • tahun lalu

    Ayah Badau Divonis 18 Tahun Penjara

    AMBON (EKSPOSnews): Majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon memvonis Buang Papilaya, terdakwa pemerkosa anak kandung yang masih berusia delapan tahun pada 7 Oktober 2017 lalu, selama 18 tahun penjara."M

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99