Minggu, 28 Mei 2017

Hanya 1 BUMN yang Merugi

Oleh: Marsot
Rabu, 03 Mei 2017 19:43
BAGIKAN:
istimewa
Kementerian BUMN.
JAKARTA (EKSPOSnews0: Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno menargetkan hanya satu perusahaan pelat merah yang mengalami kerugaian pada 2017 yakni PT Merpati Nusantara Airlines.

Menurut Rini di Jakarta, maskapai penerbangan itu paling mungkin merugi tahun ini lantaran tidak lagi beroperasi.

"Yang paling mungkin masih merugi Merpati karena kan sudah berhenti beroperasi," katanya dalam Seminar Performa, Kinerja, dan Prestasi BUMN Indonesia di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di Jakarta, Rabu 3 Mei 2017.

Rini mengakui masih ada perusahaan BUMN yang merugi saat ini. Namun, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir kondisi tersebut.

Salah satu yang dilakukan, lanjut dia, yakni dengan menggalang sinergi untuk investasi, pengadaan barang hingga operasional.

"Banyak hal yang sebetulnya secara sinergi bisa kami lakukan bersama. Contohnya tahun ini kami menargetkan ATM bersama akan betul-betul efektif untuk seluruh perbankan. Itu akan menekan 'cost' yang cukup besar dan banyak. Di pelabuhan, sistem IT juga akan kami satukan," imbuhnya.

Sebelumnya, Sekretaris BUMN Imam Apriyanto Putro mengungkapkan sebanyak 26 BUMN merugi pada triwulan pertama 2017 dengan total Rp3,8 triliun.

Pada periode yang sama tahun sebelumnya, tercatat sebanyak 27 BUMN yang merugi dengan total Rp3,2 triliun.

Sementara itu, Kementerian BUMN berhasil mencatatkan laba Rp39 triliun pada triwulan pertama 2017 dengan perolehan aset sebesar Rp6.560 triliun. Kementerian menargetkan laba 2017 mencapai Rp197 triliun.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    PTPN II Diupayakan Tak Rugi Lagi

    MEDAN (eKSPOSnews): Manajemen PT.Perkebunan Nusantara II menargetkan bisa mencapai titik impas atau "break event point" (BEP) setelah tahun-tahun sebelumnya terus merugi. "Denga

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak