Selasa, 12 Des 2017

Direksi BUMN yang Ikut BPJS Ketenagakerjaan Minim

Oleh: Jallus
Jumat, 24 Nov 2017 06:43
BAGIKAN:
istimewa.
BPJS Ketenagakerjaan (ilustrasi).
JAKARTA (EKSPOSnews): Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyatakan kepesertaan direksi BUMN dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan masih sangat kecil meski pun kepesertaan karyawannya meningkat hingga 95 persen saat ini.

Agus, di sela Seminar Nasional bertajuk Membentuk Solusi Kolaborasi: Inovasi Dalam Sektor Publik di Jakarta, mengatakan dirinya lupa berapa angka pastinya dari seratusan BUMN yang ada.

"Nanti saya cek lagi angka pastinya. Yang jelas angkanya masih kecil," ujar Agus, Kamis 23 November 2017. Di sisi lain, kepesertaan karyawan BUMN terus meningkat hingga saat ini sudah mencapai 95 persen.

Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Guntur Witjaksono di tempat yang sama mengatakan selayaknya direksi BUMN menjadi teladan bagi karyawannya. "Minimal mereka ikut program Jaminan Kecelalaan Kerja dan Jaminan Kematian," ujar Guntur.

Meski pun kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kewajiban bagi setiap pekerja yang menerima upah di wilayah Indonesia.

Karena itu, pekerja asing (ekspatriat) yang bekerja di perusahaan Indonesia wajib menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Direksi perusahaan swasta juga sudah banyak yang menjadi peserta, sehingga dalam berbagai kesempatan BPJ-TK membayar klaim dalam jumlah miliaran rupiah atas nama direksi tersebut. Sebagian besar keluarga direksi swasta meminta BPJS-TK untuk merahasiakan jumlahnya karena alasan tertentu.

Terkait dengan pelaksanaan seminar, BPJS Ketenagakerjaan sebagai badan hukum publik memandang pentingnya peranan kolaborasi dan inovasi untuk meningkatkan kepesertaan dan pelayanan.

Guntur menyatakan jaajarannya memberi perhatian pada kepesertaan dan pelayanan, tata kelola yang baik, kinerja organisasi dan SDM, serta penguatan manajemen risiko dan IT.

Khususnya pada peningkatan kepesertaan, Guntur menyatakan luasnya segmen pekerja mengharuskan BPJS-TK untuk melakukan inovasi dan berkolaborasi agar bisa menjangkau semua lapisan. "Kolaborasi dan inovasi harus dilakukan agar lembaga ini dapat diterima dan dipercaya oleh publik," ujar Guntur.

Seminar nasional diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari wakil dari instansi pemerintah terkait, mitra BPJS Ketenagakerjaan, organisasi pengusaha (Apindo/Kadin), serikat pekerja dan BEM Universitas di DKI Jakarta.

Peserta dari internal BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari jajaran direksi, dewas, deputi direktur, asisten deputi wilayah dan kepala cabang.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Ratusan Perusahaan di Bandarlampung Menunggak Iuran BPJS Ketenagakerjaan

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Sebanyak 362 perusahaan di wilayah kerja Badan penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bandarlampung menunggak iuran."Ada juga perusahaan yang belum mend

  • 2 minggu lalu

    Meneg BUMN Rombak Susunan Direksi 3 BUMN

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri BUMN Rini Soemarno menunjuk Bambang Soendjaswono sebagai Direktur Utama PT Dok Perkapalan Surabaya (DPS) Persero menggantikan pejabat sebelumnya Imam Sulistiyanto.Keputus

  • 2 minggu lalu

    BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Ribuan Bibit Mangrove

    MEDAN (EKSPOSnews): BPJS Ketenagakerjaan memberi 4.000 bibit mangrove atau bakau untuk ditanam oleh Kelompok Tani Lestari Alam di Desa Regemuk Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Ut

  • 2 minggu lalu

    BPJS Ketengakerjaan Bagikan Sembako

    PALU (EKSPOSnews): Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Palu membagikan 750 paket sembako murah kepada masyarakat menengah ke bawah di Kota Palu, dalam sebuah kegiatan sosial meny

  • satu bulan lalu

    Mayoritas Guru Honor dan Swasta di Karo Belum Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

    KABANJAHE (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Karo telah  mewajibkan setiap perusahaan, sekolah, yayasan dan badan usaha lainnya untuk mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta Badan Penyelenggara J

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99