Minggu, 19 Mei 2019

Dana Desa Mengurangi Kesenjangan

Oleh: marsot
Rabu, 19 Des 2018 04:26
BAGIKAN:
istimewa.
Uang.
MUNTOK (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengharapkan dana desa yang dikucurkan langsung pemerintah pusat mampu mengurangi ketimpangan pembangunan di daerah dan perkotaan.

"Agar mampu mengurangi ketimpangan itu dibutuhkan kemampuan perangkat desa dan peran serta masyarakat agar pembangunan yang dijalankan menggunakan dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga," kata Kepala Bagian Komunikasi Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Henry Firsanto di Muntok, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Selasa 19 Desember 2018.

Menurut dia, bentuk pembangunan di desa tidak hanya terkait infrastruktur atau bangunan fisik, namun juga upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan, manajemen usaha dan lainnya.

Untuk itu diperlukan kejelian dari perangkat desa untuk melihat potensi ekonomi yang ada di desa masing-masing dengan memertimbangkan sumber daya alam sekitar.

"Optimalkan potensi lokal, gali potensi yang ada agar kesejahteraan warga meningkat," katanya.

Pelaksanaan pembangunan desa diwajibkan melibatkan semua lapisan masyarakat dan dikerjakan bergotong royong agar terbentuk keterlibatan dan peran aktif warga.

Hingga triwulan tiga 2018, banyak desa yang belum memanfaatkan dana desa dengan baik karena terjadinya ketidakpahaman dalam pengelolaan.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.

"Salah satu pola yang dikembangkan Pemkab Bangka Barat untuk mengeratkan sinergisitas dengan melaksanakan kegiatan bina pamong, biasanya digelar rutin ke desa-desa," katanya.

Dalam bina pamong, pejabat pemerintah daerah bisa bertemu langsung dengan perangkat desa, BPD, LPM serta masyarakat desa khususnya terkait pembangunan infrastruktur maupun pengembangan potensi-potensi yang ada di desa.

"Kami upayakan kegiatan itu akan terus berlanjut demi terjalinnya hubungan yang lebih intensif, harmonis, dan sinergis," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Dana Desa Salah Satu Alat Pemerataan Pembangunan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengatakan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah dan dana desa yang disalurkan ke 74.900 desa di Tanah Air merupakan kunci pemerat

  • 3 bulan lalu

    Dana Desa Rawan Dikorupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai berdasarkan kajian Tren Penindakan Kasus Korupsi 2018, dana desa rawan dikorupsi."Sektor yang paling rawan dikorupsi, yakni anggaran desa

  • 5 bulan lalu

    Serapan Dana Desa di Aceh Lumayan Bagus

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan Provinsi Aceh, Zaid Burhan Ibrahim menyatakan, hingga minggu ke dua bulan Desember atau menjelang akhir tahun anggara

  • 10 bulan lalu

    Alokasi Dana Desa di Gunungsitoli Rp77 miliar

    GUNUNGSITOLI (EKSPOSnews): Alokasi Dana Desa dari pemerintah pusat untuk Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2018 sebesar Rp77 miliar."Sebanyak 52 desa dari 62 desa yang mengajukan p

  • 10 bulan lalu

    Penggunaan Dana Desa Jangan Ngaur

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo mengingatkan para kepala desa agar tidak "ngawur" dan sembarangan menggunakan dana desa sehingga tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari."Jangan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99