Kamis, 19 Sep 2019

Bulog Sumut Operasi Pasar Daging Beku

Selasa, 07 Jun 2016 22:37
BAGIKAN:
MEDAN (EKSPOSnews): Perum Bulog Sumatera Utara, mulai Selasa melakukan operasi pasar daging beku seharga Rp80.000 per kiligram menyusul sudah masuknya sebagian dari jatah 300-an ton untuk provinsi itu.

"Bulog Sumut dapat alokasi 300-an ton daging sapi beku untuk keperluan OP (operasi pasar) dengan harga jual Rp80.000 per kg seperti instruksi Presiden Joko Widodo. Bulog sudah mulai OP, Selasa, 7 Juni 2016," kata Kepala Perum Bulog Sumut, Fatah Yasin di Medan.

Menurut dia, jatah sebanyak 300an ton itu akan masuk ke Sumut secara bertahap sehingga OP juga dilakukan bergulir sesuai pasokan, "Sudah ada OP sekitar 500 kg dengan sistem berjalan atau mobile di beberapa lokasi pasar tradisional dan akan dilanjutkan sesuai ketersedian pasokan atau stok di Bulog," katanya, Selasa 7 Juni 2016.

Fatah Yasin mengatakan, daging sapi yang digelontorkan pemerintah bertujuan untuk menambah ketersediaan di pasar dan sekaligus dalam upaya menahan laju kenaikan harga daging itu di pasar pada Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2016.

Presiden Joko Widodo, kata dia, memang sebelumnya sudah menugasi Bulog melakukan impor daging sapi itu untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri.

Pasokan daging itu di alokasi-kan ke daerah-daerah yang khususnya mengalami lonjakan harga dimana Sumut salah satu di antaranya.

Fatah Yasin mengakui, harga daging sapi di pasar Medan menjelang dan hingga dua hari Puasa Ramadhan masih bertahan di kisaran Rp120.000 - Rp130,000 per kg dari sebelumnya Rp100.000 - Rp110.000 per kg.

"Mudah-mudahan dengan daging OP yang akan terus dilanjutkan bisa menstabilkan atau menahan laju kenaikan harga daging sapi di Ramadhan," katanya.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumut, Parmohonan Lubis mengaku sudah juga menjual daging sapi seharag Rp80.000 per kg.

Penjualan dilakukan sejak 30 Mei hingga 2 Juni dengan memanfaatkan lokasi "Pasar Murah" di kawasan kantor Gubernur Sumut.

"Ada 800 kg yang dijual Dinas Peternakan, tapi itu bukan daging impor." katanya.

Menteri BUMN, Rini Soemarno saat di Parapat, 28 Mei, mengakui, pemerintah menunjuk Perum Bulog dan PT.Berdikari untuk mengimpor daging sapi dan bawang merah guna mengendalikan harga kedua bahan kebutuhan pokok itu menjelang puasa Ramadhan 1437 Hijriah.

"Kedua BUMN itu sudah ditunjuk untuk mengendalikan harga berbagai kebutuhan khususnya bawang merah dan daging menyusul ada instruksi Presiden kepada BUMN untuk menurunkan harga berbagai barang menjelang Ramadhan dan Idul Fitri," ujarnya usai acara Focus Group Discussion (FGD) BUMN.

Menurut Rini, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, harga bawang merah harus bisa dijual Rp25.000 per kg dan daging sapi Rp80.000 per kg.

Direktur Keuangan Perum Bulog Sumut, Irianto Hutagaol menyebutkan, izin impor daging sapi sudah dikeluarkan sebanyak 10.000 ton.

"Kami (Bulog dan Berdikari) masing-masing dapat izin 5.000 ton. Daging itu nanti yang dilepas dengan harga Rp80.000 per kg," katanya.(ant)

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Menghibur WNI di KBRI Kopenhagen

    LONDON (EKSPOSnews): Masyarakat dan diaspora Indonesia di Denmark tetap datang dan mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih pada Sabtu di KBRI Kopenhagen untuk memperingati HUT ke-74 Kemerdeka

  • 2 bulan lalu

    Memanjakan Orang Sumbar dengan Kopi Gayo

    PADANG (EKSPOSnews): Kopi gayo khas Aceh menjadi minuman yang banyak diminati oleh pengunjung pada pameran Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) Nasional yang ke-47 di tama

  • 2 bulan lalu

    Prabowo Diminta Jadi Oposan

    YOGYAKARTA (EKSPOSnews0: Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai rakyat saat ini lebih menghendaki Prabowo Subianto mengambil posisi memimpin oposisi di parlemen sebagai kontrol terhadap pe

  • 3 bulan lalu

    Menambah Helikopter Pengebom Air ke Riau

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengirim satu helikopter pengebom air guna mengatasi meningkatnya jumlah titik api yang mengindikasikan kebakaran hutan dan

  • 3 bulan lalu

    Jangan Buka Pintu Terhadap Partai Oposisi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pengamat politik Ray Rangkuti mengimbau Presiden Jokowi tidak membuka pintu koalisi terhadap partai-partai yang selama Pilpres menjadi oposisi."Tradisi oposisi menjadi koalisi ad

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99