Minggu, 27 Mei 2018

Bulog Salurkan Beras Bercampur Batu

Oleh: Marsot
Rabu, 17 Mei 2017 06:23
BAGIKAN:
istimewa
Beras Bulog.
TAPAKTUAN (EKSPOSnews): Masyarakat di Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan merasa keberatan menerima beras sejahtera (rastra) dari Bulog Sub Divre Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), karena kualitasnya jelek.

Keterangan yang dihimpun di Tapaktuan,  beras yang disalurkan untuk periode Januari - April 2017 untuk 336 kepala keluarga penerima manfaat tersebut bulirnya dalam kondisi hancur dan berwarna kekuning-kuningan.

Bahkan, dalam beberapa karung lainnya juga sempat ditemukan beras bercampur batu.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tapaktuan, Harmaini alias Utih yang dikonfirmasi membenarkan kondisi sebagian beras yang disalurkan Bulog pada 10 Mei 2017 itu dalam kondisi kurang bagus.

"Sebelum disalurkan ke masing-masing gampong atau desa, beras itu terlebih dulu kami cek. Hasilnya memang benar dalam kondisi kurang bagus, tapi itu bukan seluruhnya melainkan hanya sebagian," kata Harmaini, Selasa 16 Mei 2017.

Karena kondisi kerusakan terhadap beras dinilai tidak begitu fatal, ujar Harmaini, maka mayoritas masyarakat penerima manfaat masih bisa menerimanya kecuali khusus satu karung seberat 15 Kg yang terpaksa harus dikembalikan oleh Keuchik (kades) Gampong Lhok Reukam kepada pihak Bulog karena benar-benar tidak bisa dimanfaatkan.

"Yang ada mengembalikan beras bantuan itu hanya Gampong Lhok Reukam sebanyak satu karung seberat 15 Kg, karena kondisinya benar-benar rusak parah, sedangkan yang lain masih dapat diterima meskipun beras itu memang bulirnya dalam kondisi hancur," jelasnya.

Penegasan senada juga disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Aceh Selatan, Fujianto. Menurutnya, setelah menerima laporan dari Camat Tapaktuan, pihaknya langsung turun ke lokasi melakukan pengecekan. Hasilnya, memang benar kondisi beras bantuan yang disalurkan itu kurang bagus.

"Beras itu bukan tidak layak ya, sebab kalau untuk dikonsumsi tetap masih layak. Namun jika dikatakan dalam kondisi kurang bagus itu benar. Karena faktanya adalah bulir beras itu dalam kondisi hancur dan berwarna kuning," ungkapnya.

Menyikapi hal itu, kata dia, pihaknya berencana dalam waktu dekat ini akan menyurati Bulog Sub Divre Blangpidie agar ke depannya dapat menyalurkan beras dalam kondisi lebih bagus lagi kepada masyarakat.

Fujianto menyebutkan, jumlah keseluruhan penerima manfaat Rastra di Kabupaten Aceh Selatan tahun 2017 sebanyak 14.395 KK. Angka itu mengalami penambahan sebanyak 1.309 KK jika dibandingkan tahun 2016.

Sementara itu, Kepala Bulog Sub Divre Blangpidie, Armia mengatakan, beras bantuan tersebut hancur karena terlalu lama disimpan di gudang Bulog. Khusus untuk wilayah Aceh Selatan gudang tersebut berlokasi di Gampong Teupin Gajah, Kecamatan Kluet Utara.

"Sebenarnya beras itu sudah harus disalurkan pada bulan Januari atau paling lambat Februari 2017, tapi baru bisa disalurkan pada Mei 2017," kata Armia.

Untuk menghindari kembali terulangnya persoalan serupa, Armia berjanji akan memerintahkan petugas Bulog di gudang Kecamatan Kluet Utara untuk lebih berhati-hati lagi dalam menyeleksi dan menyortir beras sebelum diserahkan kepada masyarakat penerima manfaat.

"Intinya sebenarnya lebih kepada faktor keterlambatan penyaluran. Karena khusus Aceh Selatan berlangsung empat bulan sekali sehingga beras cukup lama tersimpan di gudang. Padahal jika langsung disalurkan pada bulan Februari kami yakin beras itu masih dalam kondisi segar," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Dirut Bulog Kok Mantan Polisi?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri BUMN Rini Soemarno dalam rangka mempercepat akselerasi program pemerintah dan memperkuat ketahanan pangan mengangkat Budi Waseso sebagai direktur utama Perum Bulog mengga

  • 3 bulan lalu

    Bulog Beli Gabah dari Tengkulak

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Komisi II DPRD Riau mengkritik sikap Badan Urusan Logistik Riau-Kepri yang membeli gabah padi langsung ke tengkulak, bukan melalui petani sehingga menimbulkan kerugian bagi pet

  • 4 bulan lalu

    Beras Bulog di Dumai Aman

    DUMAI (EKSPOSnews): Perum Bulog Sub Divre Dumai memastikan persediaan beras pemerintah sebanyak 4.000 ton saat ini aman untuk mencukupi kebutuhan hingga lima bulan ke depan, dan diimbau masyarakat unt

  • 5 bulan lalu

    Bulog Sumut Banjiri Pasar dengan Beras Premium

    MEDAN (EKSPOSnews): Bulog Divisi regional Sumatera Utara terus "membanjiri" pasar dengan beras premium yang dijual seharga Rp8.100 per kg untuk memenuhi kebutuhan pasar jelang Tahun Baru 2018."Beras i

  • 9 bulan lalu

    Bulog Akan Banjiri Minyak Goreng di Riau

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Badan Urusan Logistik (Bulog) Devisi Regional (Divre) Riau Kepri akan memasok 96.600 liter minyak goreng kemasan buatan sendiri guna memenuhi pasar setempat dengan harga keteta

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99