Senin, 20 Mei 2019

Boeing Tolak Usulan Garuda Tukar Seri MAX

Oleh: marsot
Jumat, 29 Mar 2019 09:21
BAGIKAN:
istimewa.
Boeing.
NUSA DUA (EKSPOSnews): Perusahaan manufaktur pesawat asal Amerika Serikat Boeing belum menyetujui usulan penukaran 49 unit pesawat Boeing 737 Max 8 yang dipesan oleh Garuda Indonesia.

“Mereka masih harus diskusi internal,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara  melalui pesan singkat yang diterima di Nusa Dua, Jumat 29 Maret 2019.

Namun, Ari mengatakan Boeing terbuka dengan usulan tersebut karena hilangnya kepecayaan penumpang Indonesia.

“Tapi prinsipnya mereka terbuka dengan ide tersebut,” katanya.

Untuk itu, lanjut dia, akan ada pertemuan lanjutan pada April 2019 mendatang.

Boeing juga kemungkinan akan merestrukturisasi kontrak yang berlaku terkait pembelian 49 Boeing Max 737 Max 8.

“Boeing juga mengerti posisi Garuda dan akan mempelajari kemungkinan untuk merestrukturisasi kontrak yang berlaku dan bekerja sama dan memberikan dukungan penuh kepada Garuda untuk memenuhi kebutuhan Garuda ke depannya mengingat Garuda adalah maskapai nasional dan pelanggan kunci untuk Boeing,” kata Ari.

Ari menambahkan dari sisi teknis Boeing sudah melakukan perbaikan atas sistem Manuvering Characteristics Augmentation System (MCAS) dan masih menunggu persetujuan dari otoritas penerbangan sipil Amerika Serika atau Federal Aviation Administration dan laporan akhir atas kecelakaan Ethiopian Air dan Lion Air.

“Dari Garuda kami masih percaya terhadap brand Boeing namun kami sudah tidak percaya lagi dengan produk Max-8 khususnya karena masyarakat yang notabene pelanggan kami sudah kehilangan kepercayaan terhadap produk itu,” katanya.

Namun, Ari menegaskan pihaknya tidak beralih ke merk pesawat lain dan tetap melanjutkan kontrak dengan Boeing.

“Yang pasti kami tidak akan mengganti ke brand lain seperti yang dilakukan beberapa maskapai lain, namun meminta Boeing untuk menawarkan produk lain selain Max 8 tersebut,” katanya.

Sementara itu, lanjut dia, nilai, jenis dan waktu pengiriman akan dibahas antar kedua tim secara terbuka dan akan membahas internal di Seattle.

Ari juga menawarkan masukan kepada Boeing untuk memfasilitasi pertemuan dengan regulator dan memberikan masukan kepada Boeing untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat dan regulator kepada merek Boeing.

“Kami akan melakukan pertemuan lanjutan pada akhir April untuk mencari solusi win-win untuk kedua belah pihak,” katanya.

Pihak Boeing juga menyampaikan simpatinya kepada keluarga korban dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Mengembangbiakkan Burung Garuda

    CISARUA (KICAU): aman Safari Indonesia (TSI) Bogor, Jawa Barat resmi mengoleksi sepasang Elang Jawa bernama Hanum dan Riska. Satwa yang kerap diidentikan dengan burung Garuda ini siap dikembangbiakkan

  • 2 bulan lalu

    Garuda Cetak Laba RP11,3 miliar

    JAKARTA (EKSPOSnews): Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) selama  2018 mencatat laba bersih sebesar 809,85 ribu dolar AS atau setara  Rp11,33 miliar (asumsi kurs Rp14.000

  • 2 bulan lalu

    Garuda Batalkan Pemesanan Boeng Seri MAX?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara juga tidak mau berkomentar mengenai hasil pertemuan dengan petinggi The Boeing Company yang digelar di kawasan perkantoran Bandara Int

  • 2 bulan lalu

    Boeing Bahas Penerbangan Kembali Pesawat Seri MAX

    WASHINGTON (EKSPOSnews): Boeing Co telah mengundang lebih dari 200 pilot maskapai, penanggung jawab teknis dan pejabat badan pengawas penerbangan untuk pada Rabu (27/3) membahas upaya menerbangkan kem

  • 2 bulan lalu

    Garuda Buka Penerbangan Jakarta-Nagoya

    JAKARTA (EKSPOSnews): Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia resmi melayani rute penerbangan langsung Jakarta-Nagoya pp dengan menggunakan pesawat jenis Airbus 330 berkapasitas 222 tempat dudu

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99