Rabu, 15 Agu 2018

Aset Penunggak Pajak Disita

Oleh: Jallus
Kamis, 19 Jul 2018 04:51
BAGIKAN:
marsot
Kantor Pajak.
PANGKALPINANG (EKSPOSnews): Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Sumsel-Babel menindak tegas para penunggak pajak pembayar besar dengan melakukan penyitaan terhadap aset dari pajak tersebut.

"Untuk membuat jera para penunggak pajak, kita rutin menjalankan program "sita serentak" aset para penunggak pajak, baik di wilayah Sumsel maupun Babel," kata Kepala Kanwil Ditjen Pajak Sumsel-Babel, Ismiransyah M Zain di Pangkalpinang, Rabu 18 Juli 2018.

Ia mengatakan, sita serentak aset penunggak pajak ini bukanlah tindakan main-main, ini merupakan peringatan bagi mereka untuk menjalankan kewajiban perpajakannya dengan benar.Berlakunya Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan, memperkuat data yang telah dimiliki sebelumnya oleh Ditjen Pajak."Program sita serentak terhadap aset para penunggak pajak adalah salah satu langkah penegakan hukum perpajakan agar masyarakat Wajib Pajak (WP) dapat lebih patuh melaksanakan pemenuhan kewajiban perpajakannya," ujarnya.

Sesuai dengan Undang-undang nomor 19 Tahun 2000 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa, menjelaskan bahwa penagihan pajak adalah serangkaian tindakan agar penanggung pajak melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak dengan menegur, memperingatkan, melaksanakan penagihan seketika dan sekaligus, memberitahukan surat paksa, mengusulkan pencegahan, melaksanakan penyitaan, melaksanakan penyanderaan dan menjual barang hasil sitaan."Penyitaan adalah tindakan Jurusita Pajak untuk menguasai barang penanggung pajak, guna dijadikan jaminan pelunasan utang pajak menurut peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Dalam kegiatan sita serentak ini Kanwil Ditjen Pajak Sumsel dan Kepulauan Babel menargetkan 13 wajib pajak baik orang pribadi maupun berbentuk badan yang terdaftar di 13 Kantor Pelayanan Pajak.

"Jumlah tunggakan sebesar Rp13,13 miliar dengan rincian Rp11,75 miliar untuk wilayah Sumsel dan Rp1,38 miliar untuk wilayah Babel," ujarnya.

Dari hasil kegiatan sita serentak ini aset wajib pajak yang berhasil disita ditaksir senilai Rp2,67 miliar dengan jenis aset yang beragam berupa kendaraan bermotor, tanah bahkan kendaraan berat (ekscavator).

"Semoga kegiatan sita serentak ini dapat meningkatkan penerimaan pajak di Kanwil DJP Sumsel-Babel. Kegiatan ini juga diharapkan akan menyadarkan para wajib pajak lain untuk memenuhi kewajibannya," ujarnya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Aset Tanah Pertamina Segera Disita

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri segera menyita aset berupa tanah seluas 1.088 meter persegi di Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan terkait kasus du

  • tahun lalu

    Aset Gembong Narkoba yang Disita Diserahkan untuk Memperkuat BNN

    Selayaknya perumahan mewah, siapa pun yang akan berkunjung ke sana harus melalui penjagaan ketat.Paling tidak ada tiga gerbang yang harus dilalui menuju rumah mewah itu. Saat memasuki gerbang pertama

  • 2 tahun lalu

    2 Rumah Mewah Rohadi Disita KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi menyita dua rumah mewah milik panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi di perumahan Royal Residence Jakarta Timur terkait penyidikan dugaan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99