Senin, 23 Sep 2019

Apa Urgensi Holding Kepelabuhan?

Oleh: alex
Senin, 04 Mar 2019 05:32
BAGIKAN:
istimewa.
Pelindo III.
JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah diminta untuk menyiapkan seperangkat regulasi dan aturan main yang baku sebelum membentuk "holding" atau korporasi induk BUMN kepelabuhanan.

"Regulasi turunannya juga harus disiapkan secara jelas, seperti keuangan, manajemen, dan lainnya yang tidak berbenturan dengan mekanisme yang sudah ada. Meskipun holding terbentuk, keunggulan di setiap pelabuhan harus terus dipelihara, kata pengamat maritim Son Diamar, di Jakarta, Minggu 3 Maret 2019.

Ia mengatakan rencana pembentukan Pelindo Incorporated juga tidak boleh mematikan keunggulan dan kreativitas masing-masing entitas yakni Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III dan Pelindo IV.

Menurut Son Diamar, jika ingin membentuk "holding" untuk bisnis kepelabuhanan, maka pemerintah, dalam hal ini Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan harus betul-betul memilih SDM yang kompeten di dalamnya.

Bisa saja dari luar atau dalam, atau menunjuk entitas yang sudah ada. Tapi yang jelas manajemen dalam holding harus SDM yang punya kapabilitas dan visi kemaritiman yang jauh ke depan, katanya.

Jika dilihat dari sisi kinerja, baik operasional maupun keuangan, lanjut Son Diamar, Pelindo II (IPC) layak menjadi induk untuk Pelindo Incorporated. Selain dekat dengan pusat pemerintahan, Pelindo II menaungi Tanjung Priok yang merupakan pelabuhan terbesar dan tersibuk di Indonesia. "Kinerja mereka juga cukup baik dalam beberapa tahun terakhir, jelasnya.

Pada 2018, pendapatan usaha IPC meningkat 4,94 persen menjadi sebesar Rp11,45 triliun (unaudited) dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp10,91 triliun. Pencapaian laba bersih meningkat 9,95 peraen menjadi sebesar Rp2,43 triliun (unaudited) dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2,21 triliun.

Menurut Son Diamar, secara umum kinerja semua Pelindo atau IPC mengalami perkembangan yang cukup signifikan.

Dia menambahkan, untuk mengembangkan kreativitas, pemerintah perlu merumuskan strategi bisnis masing-masing unitnya. Setiap unit harus fokus, dan tidak merambah bisnis lain di luar core-nya karena selain akan merusak bisnis swasta, hal itu juga akan menjadi sumber korupsi. Sebagai contoh, ada di salah satu Pelindo yang melebarkan sayap bisnisnya ke perkebunan dengan alasan hasil perkebunan akan memenuhi pengiriman di pelabuhan. Ini tidak benar. Bisnis Pelindo hanya bergerak di kepelabuhanan dan atau ke kawasan industri. Bukan bisnis industrinya, papar Son Diamar.

Sementara itu, Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya mengatakan, prinsip pembentukan "holding" Pelindo Incorporated adalah "collective value creation" dan sinergi dari IPC, Pelindo I, III, dan IV.

Penggabungan ini, kata dia, diharapkan bisa membuat lingkup bisnis anak usaha lebih besar lagi.

Kita sekarang hidup di abad global. Persaingan di era ini jelas semakin sengit. Semakin besar ukuran perusahaan, semakin besar pula kapasitasnya untuk mengelola dan menyinergikan sumber daya pemerintah yang tersebar, katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Pegawai BUMN Lebih Banyak Dukung Prabowo

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah adanya penggerakan pegawai Badan Usaha Milik Negaera (BUMN) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memenangkan pasangan calon (paslo

  • 4 bulan lalu

    BUMN Santuni Anak Yatim di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terdiri dari PT PLN, PTPN1 dan Adhi Karya, menggelar safari Ramadhan 1440 Hijriah dengan menyantuni 1.000 anak yatim Aceh.Santunan anak yatim d

  • 6 bulan lalu

    Keuntungan Perusahaan Pelat Merah Lumayan, yang Bangkrut Juga Ada!

    SIDOARJO (EKSPOSnews): Menteri BUMN Rini Soemarno menyatakan keuntungan seluruh BUMN secara total per tahun telah lebih dari Rp200 triliun, meningkat pesat dari ketika pertama dirinya dilantik memimpi

  • 6 bulan lalu

    Rini Soemarno Hadiri HUT BUMN di Sidoarjo

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  Rini Soemarno menghadiri rangkaian acara HUT Ke-21 BUMN  di GOR Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu pagi.Menteri BUMN had

  • 6 bulan lalu

    Rini Soemarno Hadiri HUT BUMN di Sidoarjo

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  Rini Soemarno menghadiri rangkaian acara HUT Ke-21 BUMN  di GOR Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu pagi.Menteri BUMN had

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99