Rabu, 18 Jul 2018

Aceh Barat Gandeng Fitra

Oleh: Marsot
Sabtu, 05 Agu 2017 18:48
BAGIKAN:
istimewa
Dana Desa.
MEULABOH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh bekerja sama dengan Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas-Fitra) agar tata kelola alokasi dana desa lebih transparan.

"Jika dalam setahun program ini berjalan secara efektif di empat gampong atau desa, maka akan diterapkan pada seluruh gampong di Aceh Barat," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Barat, T Ahmad Dadek, di Meulaboh, Sabtu 5 Augustus 2017.

Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan dengan pengurus Seknas-Fitra Kabupaten Aceh Barat, dirinya siap memfasilitasi kerjasama dengan Pemkab Aceh Barat untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Tuha Peut Gampong (aparatur desa).

Kata dia, untuk mengatur tata kelola anggaran dana desa/gampong (ADG), Pemkab akan melahirkan empat Peraturan Bupati (Perbub), pertama tentang mekanisme pengaduan desa, kedua jadwal Musrenbang Desa, kaum perempuan, disabilitas dan anak-anak.

Kemudian Perbub ketiga menyangkut tentang mekanisme tentang bantuan tunai Rp15 juta untuk masyarakat desa dan keempat mekanisme pengawasan, monitoring dan evaluasi dana desa di wilayah Kabupaten Aceh Barat.

"Kita siap bekerjasama dengan Seknas Fitra dalam meningkatkan kapasitas sumber daya Tuha Peut guna mendorong tata kelola anggaran dana gampong lebih optimal manfaat untuk kesejahteraan warga," imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Seknas Fitra Kabupaten Aceh Barat, Amel, menambahkan, dalam programnya akan coba melahirkan pos pengaduan masyarakat ditingkat desa, posko tersebut akan menjadi center legal dalam menampung aspirasi masyarakat.

"Posko ini nantinya menjadi center legal dalam menampung aspirasi warga terkait tata kelola kebijakan anggaran dana desa berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kentuan Perbub Aceh Barat," sebutnya didampinggi anggota pengurus Sudirman Z.

Seknas-Fitra kerjasama kerja sama dengan Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (Kompak) didanai Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia, fokus dalam bidang penguatan kapasitas aparatur gampong dan masyarakat.

Selain Aceh Barat, mereka juga melakukan kegiatan serupa di empat kabupaten dengan 14 desa pendampingan, seperti di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Kepala Desa Gugat Bupati Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Ketua DPRK Aceh Barat, Provinsi Aceh, Ramli mendukung sikap kepala desa yang bermaksud menggugat bupati karena mendiskriminasi 25 kepala desa berupa pemecatan sepihak."Semua keu

  • 3 minggu lalu

    Gajah Mengamuk di Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Kawanan gajah sumetara (Elephas maximus sumatranus) turun merusak perkebunan sawit masyarakat pada jalur lintasannya di wilayah Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat,

  • 3 minggu lalu

    Korupsi di Aceh Barat Daya

    BLANGPIDIE (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya (Abdya) mengungkap kasus dugaan korupsi pengadaan sarana sekolah pada dinas pendidikan daerah itu dengan total dana senilai sekitar Rp1 miliar

  • 4 bulan lalu

    Bisnis Prostitusi di Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Aparat Kepolisian Resort Aceh Barat, Polda Aceh berhasil mengungkap bisnis prostitusi yang mempekerjakan anak di bawah umur, setelah berhasil menangkap pasangan suami istri yang

  • 5 bulan lalu

    Kekeringan di Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Tanaman padi berumur 30 hari di Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Provinsi Aceh mengalami kekeringan karena sudah lebih dua pekan tidak diguyur hujan."Sudah lebih dua minggu hujan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99