Kamis, 17 Agu 2017

Aceh Barat Gandeng Fitra

Oleh: Marsot
Sabtu, 05 Agu 2017 18:48
BAGIKAN:
istimewa
Dana Desa.
MEULABOH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh bekerja sama dengan Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas-Fitra) agar tata kelola alokasi dana desa lebih transparan.

"Jika dalam setahun program ini berjalan secara efektif di empat gampong atau desa, maka akan diterapkan pada seluruh gampong di Aceh Barat," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Barat, T Ahmad Dadek, di Meulaboh, Sabtu 5 Augustus 2017.

Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan dengan pengurus Seknas-Fitra Kabupaten Aceh Barat, dirinya siap memfasilitasi kerjasama dengan Pemkab Aceh Barat untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Tuha Peut Gampong (aparatur desa).

Kata dia, untuk mengatur tata kelola anggaran dana desa/gampong (ADG), Pemkab akan melahirkan empat Peraturan Bupati (Perbub), pertama tentang mekanisme pengaduan desa, kedua jadwal Musrenbang Desa, kaum perempuan, disabilitas dan anak-anak.

Kemudian Perbub ketiga menyangkut tentang mekanisme tentang bantuan tunai Rp15 juta untuk masyarakat desa dan keempat mekanisme pengawasan, monitoring dan evaluasi dana desa di wilayah Kabupaten Aceh Barat.

"Kita siap bekerjasama dengan Seknas Fitra dalam meningkatkan kapasitas sumber daya Tuha Peut guna mendorong tata kelola anggaran dana gampong lebih optimal manfaat untuk kesejahteraan warga," imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Seknas Fitra Kabupaten Aceh Barat, Amel, menambahkan, dalam programnya akan coba melahirkan pos pengaduan masyarakat ditingkat desa, posko tersebut akan menjadi center legal dalam menampung aspirasi masyarakat.

"Posko ini nantinya menjadi center legal dalam menampung aspirasi warga terkait tata kelola kebijakan anggaran dana desa berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kentuan Perbub Aceh Barat," sebutnya didampinggi anggota pengurus Sudirman Z.

Seknas-Fitra kerjasama kerja sama dengan Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (Kompak) didanai Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia, fokus dalam bidang penguatan kapasitas aparatur gampong dan masyarakat.

Selain Aceh Barat, mereka juga melakukan kegiatan serupa di empat kabupaten dengan 14 desa pendampingan, seperti di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Nelayan Aceh Barat Krisis BBM

    MEULABOH (EKSPOSnews): Masyarakat nelayan Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh masih mengalami krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi sehingga banyak nelayan tidak melaut dan berpengaruh p

  • 2 minggu lalu

    Mengembangkan Kopi Robusta di Aceh Barat Daya

    BLANGPIDIE (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada 2017 kembali menyalurkan ratusan ribu batang bibit kopi Robusta unggul kepada petani dalam upaya menjadikan daerah itu pusat

  • 3 minggu lalu

    Kabut Asap di Aceh Barat Mulai Hilang

    MEULABOH (EKSPOSnews): Kabut asap yang semula mengepung wilayah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh sebagai dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menghilang menyusul guyuran hujan.Nam

  • 4 bulan lalu

    Sawah di Kabupaten Aceh Barat Daya Terancam Kekeringan

    BLANGPIDIE (EKSPOSnews): Sekitar 400 hektare lahan sawah di Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), terancam kekeringan, sehingga program tanam padi serentak pada musim tanam (MT) gadu 201

  • 5 bulan lalu

    Ini Baru Banar! Keucik di Aceh Barat Dapat Pesangon

    MEULABOH (EKSPOSnews): Sebanyak 321 kepala desa (keuchik) di Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh akan mendapat pesangon setelah habis masa jabatanya karena mendapat jaminan dari Badan Penyelenggara Jam

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak