Selasa, 20 Agu 2019

2 Pegawai Kementerian Keuangan Dipecat

Oleh: alex
Kamis, 15 Agu 2019 19:15
BAGIKAN:
istimewa.
Kantor Kementerian Keuangan.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Keuangan telah menjatuhi hukuman disiplin terhadap dua pegawainya yang terjerat kasus suap terkait pemeriksaan atas restitusi pajak PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) tahun pajak 2015 dan 2016.

"Ada empat ada YD, HS, JU, dan MNF ini sudah kami periksa dan sudah ada rekomendasi hukuman disiplin yg kami sampaikan kepada Dirjen Pajak dan terus ditindaklanjuti. Dua diantaranya, yaitu saudara JU dan MNF itu telah dijatuhi hukuman disiplin," kata Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sumiyati saat jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis 15 Augustus 2019.

Diketahui, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus itu, yaitu sebagai pemberi pemilik saham PT WAE Darwin Maspolim (DM).

Sedangkan sebagai penerima, yakni Kepala Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Tiga, Kanwil Jakarta Khusus, Penyidik Pegawai Negeri Sipil Yul Dirga (YD), supervisor tim pemeriksa pajak PT WAE di Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Tiga Hadi Sutrisno (HS), Ketua Tim Pemeriksa Pajak PT WAE Jumari (JU), dan anggota Tim Pemeriksa Pajak PT WAE M Naim Fahmi (MNF).

"Sedangkan untuk saudara YD dan saudara HS saat ini masih berproses namun kedua orang tersebut sudah dibebaskan dari jabatan yang diembannya," ucap Sumiyati.

Terkait kasus itu, kata dia, pihaknya telah menerima informasi dari "whistleblowing system" Kemenkeu yang dikelola oleh inspektorat jenderal pada September 2018.

"Ternyata tidak lama kemudian KPK juga menginformasikan pada kami bahwa KPK menerima informasi terkait kasus ini juga. Oleh karena itu, akhirnya kami bersama-sama dengan KPK terus menindaklanjuti informasi yang kami terima kemudian kami terus saling mengembangkannya dan menginformasikan perkembangan penanganannya," tuturnya.

Ia menyatakan atas informasi pengaduan yang diterima tersebut, maka tim inspektorat jenderal dalam hal ini ditangani oleh inspektorat bidang investigasi melanjutkan kegiatan investigasi.

"Memang benar ternyata kami mendapatkan bukti-bukti adanya penyimpangan atau "fraud" yang diadukan melaui "whistle blowing system", ungkap Sumiyati.

Tersangka Darwin diduga memberi suap sebesar Rp1,8 miliar untuk Yul Dirga, Hadi, Jumari, dan M Naim agar menyetujui pengajuan restitusi pajak PT WAE tahun pajak 2015 sebesar Rp5,03 miliar dan tahun pajak 2016 sebesar Rp2,7 miliar.

PT WAE merupakan perusahaan penanaman modal asing yang menjalankan bisnis sebagai dealer dan pengelola layanan sales, services, spare part, dan body paint untuk mobil merk Jaguar, Bentley, Land Rover dan Mazda. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Pegawai BUMN Lebih Banyak Dukung Prabowo

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah adanya penggerakan pegawai Badan Usaha Milik Negaera (BUMN) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memenangkan pasangan calon (paslo

  • 4 bulan lalu

    Bima Arya Siap Dipecat

    BOGOR (EKSPOSnews): Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya mengaku siap dipecat pasca menyatakan dukungannya pada Jokowi-Ma'ruf Amin dalam kegiatan bernama 'SpeekUp Satu

  • 7 bulan lalu

    Ribuan PNS yang Korupsi Sudah Dipecat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan menyebutkan ada 1.151 pegawai negeri sipil (PNS) yang sudah diberhentikan tidak dengan hormat dari total 2.357 orang PNS yang telah divoni

  • 8 bulan lalu

    33 Anggota Polisi Dipecat

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto mengatakan selama 2018, sebanyak 33 anggota polisi di Lampung dikenakan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipe

  • 8 bulan lalu

    Pegawai KONI Sebagian Belum Terima Gaji

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa sejumlah pegawai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) selama lima bulan terakhir belum menerima gaji. "Kami mendapat i

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99