Rabu, 24 Jan 2018

Wah...Ada Pembalakan Liar di TNGL

Oleh: Agung
Jumat, 26 Mei 2017 03:29
BAGIKAN:
istimewa
Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).
MEDAN (EKSPOSnews): Kepolisian Daerah Sumatera Utara diminta segera menangkap pelaku pembalakan liar di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser di Desa Telaga, Kecamatan Bingei, Kabupaten Langkat.

"Para pelaku perambahan di hutan yang dilindungi pemerintah itu, sangat nekad dan tidak memperhatikan lagi lingkungan hidup yang perlu dijaga kelestariannya," kata Dosen Hukum Universitas Sumatera Utara (USU)  Syafruddin Kalo,  di Medan, Kamis 25 Mei 2017.

Apalagi, menurut dia, barang bukti pohon yang ditebang pembalakan ilegal itu merupakan jenis kayu durian hutan yang berumur 70 tahun dengan diameter batang mencapai centimeter.

"Pohon kayu tersebut, tergolong pohon yang sangat langka dan perlu dilestarikan di hutan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Langkat, Provinsi Sumatera Utara," ujar Syafruddin.

Ia menjelaskan, pembalakan liar di kawasan TNGL itu kemungkinan sudah berlangsung cukup lama, namun tidak bisa dihentikan oleh aparat keamanan di daerah setempat.

Selain itu, penebangan kayu berukuran besar twrsebut diduga diatur oleh sindikat atau mafia pencurian kayu di hutan TNGL tersebut.

Oleh karena itu, katanya, Polda Sumut dapat menurunkan tim khusus ke lokasi TNGL yang selama ini aktivitas pencurian kayu yang sudah berlangsung cukup lama.

"Pembalakan liar yang diduga dikoordinir secara rapi itu, dapat merusak cagar alam TNGL, karena kawasan tersebut terdapat pohon langka, tanaman obat dan bunga-bunga langka, serta juga satwa yang dilindungi seperti gajah, Harimau Sumatera, Beruang Madu, Kancil, dan hewan lainnya," ucap dia.

Syafruddin menambahkan, kawasan TNGL tersebut, juga disebut-sebut merupakan paru-paru dunia dan tidak dibenarkan dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, serta hanya mencari keuntungan.

Pengrusakan hutan TNGL tersebut, harus dicegah dan tidak boleh dibiarkan, serta pelaku pencurian kayu harus diusut hingga tuntas, serta diproses secara hukum.

"Pengadilan harus menghukum seberat-beratnya pelaku pembalakan liar dan pengrusakan hutan TNGL Langkat," kata Guru Besar Hukum USU itu.

TNGL adalah salah satu Kawasan Pelestarian Alam di Indonesia seluas 1.094.692 hektare yang secara administrasi pemerintahan terletak di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara memiliki luas 7.927 Kilometer Persegi (KM2).

Sebelumnya, Petugas gabungan dari Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggerebek lokasi yang diduga pembalakan liar di mana petugas menemukan sejumlah pohon yng sudah ditebang.

Kepala Seksi Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser Wilayah Tiga Sumatera Utara Palbert Turnip di Stabat, Selasa (23/5) mengatakan, saat itu petugas gabungan mendatangi lokasi pembalakan liar di dalam kawasan TNGL yang berada di Desa Telaga, Kecamatan Sei Bingei Langkat.

Untuk mencapai lokasi yang dituju petugas gabungan ini harus berjalan kaki selama dua jam dengan kondisi jalan yang mendaki.

Di lokasi yang dituju ternyata petugas menemukan sejumlah pohon yang sudah ditebang oleh para pembalak liar, namun petugas tidak menemukn satupun orang di lokasi itu.

"Petugas lalu melakukaan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan mendata lokasi menggunakan GPS dan mengamankan barang bukti pohon yang sudah tumbang," katanya.

Pohon yang sudah ditebang oleh oknum pembalak liar itu merupakan jenis kayu durian hutan yang sudah berumur 70 tahun dengan diameter batang mencapai 90 cm.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Pembalakan Liar di Tapanuli Tengah

    MEDAN (EKSPOSnews): Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sumatera Utara mencatat maraknya aksi pembalakan liar atau "ilegal logging" di Pulau Mursala, Kabupaten Tapanuli Tengah yang dikhawatirkan akan me

  • 2 bulan lalu

    Pembalakan Liar di Bukit Rimbang Baling Merajalela

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Pembalakan liar yang membabat hutan alam di dalam Kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Baling di Kabupaten Kampar, Riau, makin merajalela.Penelusuran di Bukit Rimbang Baling

  • 4 bulan lalu

    Pembalakan Liar di Gunung Leuser

    MEDAN (EKSPOSnews): Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara minta kepada Polda Sumut agar menyelidiki sindikat pembalakan liar yang terus beroperasi di Taman Nasional Gunung Leuser, K

  • 8 bulan lalu

    Pembalakan Liar di Kuantan Singingi

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kabupaten Kuantan Singingi di Provinsi Riau menangkap tiga pelaku pembalakan kayu liar berikut menyita dua unit mobil Colt Diesel berisikan belasan tual kayu."

  • 11 bulan lalu

    Pembalakan Liar di Hutan Meranti

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Meranti, Provinsi Riau menemukan aktivitas pembalakan liar di sekitar lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada awal pekan ini."Ada enam titik l

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99