Senin, 18 Jun 2018

UE Jangan Diskriminasi Minyak Sawit

Oleh: marsot
Sabtu, 26 Mei 2018 05:25
BAGIKAN:
istimewa.
Minyak kelapa sawit.
JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah Indonesia meminta Uni Eropa untuk tidak mendiskriminasi minyak kelapa sawit terhadap produk minyak sayur lainnya seperti minyal bunga matahari dan minyak kedelai.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi I Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Purbaya Yudhi Sadewa pada sebuah diskusi panel mengenai rencana pelarangan penggunaan bahan bakar hayati berbahan dasar minyak kelapa sawit oleh Uni Eropa.

"Tujuan kami bukan untuk memaksa Uni Eropa untuk menggunakan minyak kelapa sawit, namun kami ingin adanya keadilan akan 'treatment' yang diberikan antara minyak kelapa sawit dan minyak nabati lainnya," kata Purbaya, Jumat 25 Mei 2018.

Menurutnya, sejauh ini, Uni Eropa tampak memberlakukan target khusus terhadap minyak kelapa sawit dengan rencana pemberlakuan pelarangan tersebut.

"Apabila Uni Eropa dapat menunjukkan bahwa mereka tidak diskriminatif terhadap minyak kelapa sawit, maka kami akan merespon kebijakan mereka dengan baik," kata Purbaya.

Sebelumnya, Indonesia telah menyampaikan keprihatinannya terhadap rencana UE untuk melarang masuknya produk kelapa sawit dari negara-negara produsen ke dalam kawasan tersebut, dimana Indonesia sendiri merupakan produsen kelapa sawit terbesar nomor satu di dunia.

Bagi Indonesia, minyak kelapa sawit menjadi isu nasional karena merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki standar keberlanjutan dan sangat terkait dengan kehidupan jutaan petani setempat yang menggantungkan mata pencarian utamanya dari perdagangan minyak kelapa sawit.

Purbaya mengatakan bahwa menurunnya angka kemiskinan di Indonesia, salah satunya disebabkan oleh hadirnya industri kelapa sawit yang dapat menjadi mata pencarian masyarakat di daerah-daerah.

"Banyak sekali warga Indonesia yang bekerja dan bergantung pada kelapa sawit itu sendiri," katanya.

Sementara itu, sebagai produsen minyak kelapa sawit terbesar, Indonesia memiliki kepentingan yang besar untuk dapat memastikan keberlanjutan akses pasar minyak kelapa sawit ke seluruh penggunanya, termasuk di wilayah Uni Eropa.

Uni Eropa meripakan salah satu pasar terpenting untuk perdagangan minyak kelapa sawit Indonesia yang dapat menciptakan tren secara global.

Turut hadir sebagai pembicara dalam acara diskusi panel tersebut, Dubes Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Guerend, Direktur Council of Palm Oil Producing Countries Mahendra Siregar, serta Kepala Inisiatif Dagang Hijau Fitrian Adriansyah.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    West Ham United Tunjuk Pellegrini Jadi Pelatih

    LONDON (EKSPOSnews): West Ham United telah menunjuk mantan bos Manchester City Manuel Pellegrini sebagai manajer baru mereka dengan kontrak berdurasi tiga tahun, klub Liga Inggris (Premier League) men

  • 2 bulan lalu

    Lyonnais Gasak Nantes

    PARIS (EKSPOSnews): Olympique Lyonnais mencatatkan kemenangan beruntun ketujuhnya di Liga Prancis ketika mereka mengalahkan Nantes dengan skor 2-0 pada Sabtu untuk naik ke peringkat kedua di klasemen,

  • 2 bulan lalu

    Juergen Klopp Tidak Meratapi 2 Gol AS Roma

    LIVERPOOL (EKSPOSnews): Manajer Liverpool Juergen Klopp menolak untuk meratapi dua gol larut yang bersarang ke gawang klubnya saat mereka menang 5-2 atas AS Roma pada pertandingan leg pertama semifina

  • 2 bulan lalu

    UEFA Skors Panathianikos

    ATHENA (EKSPOSnews): Mantan juara Yunani Panathianikos diskors dari kompetisi Eropa selama tiga musim setelah gagal memenuhi persyaratan-persyaratan finansial, kata badan sepak bola Eropa UEFA pada Se

  • 2 bulan lalu

    Duet Jokowi-Prabowo Bakal Terwujud?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengatakan jika Joko Widodo dan Prabowo Subianto memutuskan untuk bergabung dalam Pemilihan Presiden 2019, maka elektabilitas mereka tidak

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99