Kamis, 17 Jan 2019

UE Jangan Diskriminasi Minyak Sawit

Oleh: marsot
Sabtu, 26 Mei 2018 05:25
BAGIKAN:
istimewa.
Minyak kelapa sawit.
JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah Indonesia meminta Uni Eropa untuk tidak mendiskriminasi minyak kelapa sawit terhadap produk minyak sayur lainnya seperti minyal bunga matahari dan minyak kedelai.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi I Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Purbaya Yudhi Sadewa pada sebuah diskusi panel mengenai rencana pelarangan penggunaan bahan bakar hayati berbahan dasar minyak kelapa sawit oleh Uni Eropa.

"Tujuan kami bukan untuk memaksa Uni Eropa untuk menggunakan minyak kelapa sawit, namun kami ingin adanya keadilan akan 'treatment' yang diberikan antara minyak kelapa sawit dan minyak nabati lainnya," kata Purbaya, Jumat 25 Mei 2018.

Menurutnya, sejauh ini, Uni Eropa tampak memberlakukan target khusus terhadap minyak kelapa sawit dengan rencana pemberlakuan pelarangan tersebut.

"Apabila Uni Eropa dapat menunjukkan bahwa mereka tidak diskriminatif terhadap minyak kelapa sawit, maka kami akan merespon kebijakan mereka dengan baik," kata Purbaya.

Sebelumnya, Indonesia telah menyampaikan keprihatinannya terhadap rencana UE untuk melarang masuknya produk kelapa sawit dari negara-negara produsen ke dalam kawasan tersebut, dimana Indonesia sendiri merupakan produsen kelapa sawit terbesar nomor satu di dunia.

Bagi Indonesia, minyak kelapa sawit menjadi isu nasional karena merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki standar keberlanjutan dan sangat terkait dengan kehidupan jutaan petani setempat yang menggantungkan mata pencarian utamanya dari perdagangan minyak kelapa sawit.

Purbaya mengatakan bahwa menurunnya angka kemiskinan di Indonesia, salah satunya disebabkan oleh hadirnya industri kelapa sawit yang dapat menjadi mata pencarian masyarakat di daerah-daerah.

"Banyak sekali warga Indonesia yang bekerja dan bergantung pada kelapa sawit itu sendiri," katanya.

Sementara itu, sebagai produsen minyak kelapa sawit terbesar, Indonesia memiliki kepentingan yang besar untuk dapat memastikan keberlanjutan akses pasar minyak kelapa sawit ke seluruh penggunanya, termasuk di wilayah Uni Eropa.

Uni Eropa meripakan salah satu pasar terpenting untuk perdagangan minyak kelapa sawit Indonesia yang dapat menciptakan tren secara global.

Turut hadir sebagai pembicara dalam acara diskusi panel tersebut, Dubes Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Guerend, Direktur Council of Palm Oil Producing Countries Mahendra Siregar, serta Kepala Inisiatif Dagang Hijau Fitrian Adriansyah.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Valencia Lumat Huesca

    JAKARTA (EKSPOSnews): Valencia meraih kemenangan dramatis saat melawan tim juru kunci Huesca dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-17 Liga Spanyol di Stadion Mestalla, Valencia, Spanyol, Minggu.Kemenang

  • satu bulan lalu

    Ajax Amsterdam Tahan Imbang Bayern Muenchen

    JAKARTA (EKSPOSnews): Bayern Muenchen mengungguli Ajax Amsterdam untuk lolos ke 16 besar Liga Champions sebagai juara grup E, setelah dalam pertandingan keenam fase grup yang dimainkan pada Kamis dini

  • satu bulan lalu

    Olympique Lyon Imbang dengan Shakhtar Donetsk

    JAKARTA (EKSPOSnews): Olympique Lyon berhasil lolos ke babak 16 besar Liga Champions setelah menahan imbang tuan rumah Shakhtar Donetsk dengan skor 1-1 dalam laga pamungkas penyisihan Grup F di Stadio

  • satu bulan lalu

    Real Madrid Tundukkan Huesca

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sebuah tendangan voli yang dilepaskan pemain sayap Real Madrid, Gareth Bale, berhasil mengoyak gawang Huesca saat pertandingan baru berjalan delapan menit di Stadion El Acoraz, A

  • 2 bulan lalu

    Bayern Muenchen Hancurkan Benfica

    JAKARTA (EKSPOSnews): Dua pemain Bayern Muenchen Arjen Robben dan Robert Lewandowski masing-masing berkontribusi dua gol ketika sang juara Jerman menghancurkan Benfica dengan skor 5-1 dalam pertanding

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99