Sabtu, 17 Nov 2018

Tuak Suling dari Nias

Oleh: marsot
Sabtu, 30 Jun 2018 05:07
BAGIKAN:
istimewa.
Tuak suling dari kelapa.
GUNUNGSITOLI (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Gunungsitoli dan DPRD setempat, diminta melakukan kajian terhadap tuak suling dari sisi tata kelola, sehingga tidak dianggap hanya sebatas minuman biasa yang diklaim berdampak negatif.

"Harus kita akui, tuak suling adalah warisan leluhur Nias, dan dari dulu tuak suling digunakan pada acara adat untuk memupuk kebersamaan, sehingga perlu dilindungi dan bukan dimusnahkan," kata Ketua KNPI Kota Gunungsitoli, Kariaman Zebua di Gunungsitoli, Jumat 29 Juni 2018.

Ia mengatakan, semua pihak harus memahami jika tuak suling Nias adalah warisan budaya bernilai tinggi yang memiliki ciri khas tersendiri, dan tidak kalah dengan minuman keras lainnya yang bertaraf internasional.Terkait rencana penertiban terhadap penjual tuak suling, ia berharap, Kapolres Nias mengkaji lebih dahulu apa dampaknya kelak bagi para penyuling tuak di Nias.

Sebab saat ini penyuling tuak di Nias sudah langka, karena mereka semakin terdesak akibat tidak diberdayakan atau nyaris ditinggallan.Regulasi terkait perlindungan dan penyalahgunaan berlebihan tuak suling selama ini memang belum diperdakan.

Perda tersebut kelak bisa menjadikan tuak suling sebagai penghasil pendapatan asli daerah dengan cara dipatenkan, atau membuat merk resmi supaya tuak suling Nias bisa dijual legal di luar daerah.

"Sekali lagi kami sangat berharap legislator dan Pemkot Gunungsitoli mengkaji lebih dalam apabila membuat peraturan daerah terkait tuak suling," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    7 Penghuni Rumah Tertimbun Longsor di Nias Selatan

    NIAS SELATAN (EKSPOSnews): Bencana alam tanah longsor yang terjadi di Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, menimbun satu rumah warga."Tujuh penghuni rumah tert

  • 2 bulan lalu

    Seluruh Desa di Nias Akan Diterangi Listrik

    GUNUNG SITOLI (EKSPOSnews): PT PLN area Nias menargetkan paling lama akhir Desember 2019 seluruh desa di Kepulauan Nias, Sumatera Utara, yang mencakup lima kabupaten sudah dialiri listrik.Manajer PT P

  • 2 bulan lalu

    Bina Marga Perbaiki Jalan Rusak di Nias

    GUNUNG SITOLI (EKSPOSnews): Bina Marga Sumatera Utara kembali memperbaiki jalan rusak di kilometer 24, Desa Lalai, Kecamatan Hiliserangkai, Kabupaten Nias dengan pagu anggaran Rp2,9 milliar.Kepala Uni

  • 2 bulan lalu

    PLN Bantu Pengembangan Museum Pusaka Nias

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) membantu pengembangan Museum Pusaka Nias yang berada di Kota Gunung Sitoli, Provinsi Sumatera Utara.Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilaya

  • 2 bulan lalu

    Warga Protes Penambangan Batu di Nias

    GUNUNG SITOLI (EKSPOSnews): Warga Desa Ahedano, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, memprotes penambangan batu di Sungai Idanogawo karena dinilai dilakukan pada zona hijau."Warga protes karena pihak penam

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99