Sabtu, 22 Sep 2018

Tuak Suling dari Nias

Oleh: marsot
Sabtu, 30 Jun 2018 05:07
BAGIKAN:
istimewa.
Tuak suling dari kelapa.
GUNUNGSITOLI (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Gunungsitoli dan DPRD setempat, diminta melakukan kajian terhadap tuak suling dari sisi tata kelola, sehingga tidak dianggap hanya sebatas minuman biasa yang diklaim berdampak negatif.

"Harus kita akui, tuak suling adalah warisan leluhur Nias, dan dari dulu tuak suling digunakan pada acara adat untuk memupuk kebersamaan, sehingga perlu dilindungi dan bukan dimusnahkan," kata Ketua KNPI Kota Gunungsitoli, Kariaman Zebua di Gunungsitoli, Jumat 29 Juni 2018.

Ia mengatakan, semua pihak harus memahami jika tuak suling Nias adalah warisan budaya bernilai tinggi yang memiliki ciri khas tersendiri, dan tidak kalah dengan minuman keras lainnya yang bertaraf internasional.Terkait rencana penertiban terhadap penjual tuak suling, ia berharap, Kapolres Nias mengkaji lebih dahulu apa dampaknya kelak bagi para penyuling tuak di Nias.

Sebab saat ini penyuling tuak di Nias sudah langka, karena mereka semakin terdesak akibat tidak diberdayakan atau nyaris ditinggallan.Regulasi terkait perlindungan dan penyalahgunaan berlebihan tuak suling selama ini memang belum diperdakan.

Perda tersebut kelak bisa menjadikan tuak suling sebagai penghasil pendapatan asli daerah dengan cara dipatenkan, atau membuat merk resmi supaya tuak suling Nias bisa dijual legal di luar daerah.

"Sekali lagi kami sangat berharap legislator dan Pemkot Gunungsitoli mengkaji lebih dalam apabila membuat peraturan daerah terkait tuak suling," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    PLN Bantu Pengembangan Museum Pusaka Nias

    MEDAN (EKSPOSnews): PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) membantu pengembangan Museum Pusaka Nias yang berada di Kota Gunung Sitoli, Provinsi Sumatera Utara.Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilaya

  • 6 hari lalu

    Warga Protes Penambangan Batu di Nias

    GUNUNG SITOLI (EKSPOSnews): Warga Desa Ahedano, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, memprotes penambangan batu di Sungai Idanogawo karena dinilai dilakukan pada zona hijau."Warga protes karena pihak penam

  • 2 bulan lalu

    Tuak Suling dari Nias Butuh Sentuhan

    GUNUNGSITOLI (EKSPOSnews): Petani tuak suling (tuo nifaro) di Kota Gunungsitoli butuh perhatian pemerintah, sehingga produk yang mereka hasilkan dapat dijadikan sebagai alat meningkatkan perekonomian.

  • 2 bulan lalu

    Puluhan Mahasiswa IPB Asal Nias Utara Terancam

    NIAS UTARA (EKSPOSnews): Puluhan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur beasiswa utusan daerah asal Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara terancam putus kuliah karena belum dikirimnya b

  • 3 bulan lalu

    Ada Pemotongan Rastra di Nias

    GUNUNGSITOLI (EKSPOSnews): Warga Desa Gawu Gawu Bouso, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, mengeluh terkait pemotongan jatah beras sejahtera (Rastra) yang diterimanya.Sonifati M

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99