Rabu, 21 Agu 2019

Titik Kumpul Nelayan Akan Dilengpaki Analisis Cuaca

Oleh: alex
Rabu, 06 Mar 2019 05:08
BAGIKAN:
istimewa.
Nelayan.
PADANG (EKSPOSnews): Seluruh pelabuhan dan titik kumpul nelayan di Sumatera Barat akan dilengkapi dengan display atau papan informasi elektronik yang berisi konten analisis cuaca BMKG yang bisa dipedomani sebelum nelayan melaut.

"Sekarang sudah ada empat titik lokasi pemasangan display itu. Ke depan akan ditambah agar bisa menjangkau seluruh nelayan di Sumbar," kata Kepala Balai Besar Meterorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Edison Kurniawan, usai membuka Sekolah Lapang Nelayan di Padang, Selasa 5 Maret 2019.

Menurutnya agar realisasi pemasangan display itu lebih cepat, dilakukan perjanjian kerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar. Perjanjian itu bisa menjadi dasar bagi dinas tersebut untuk membantu pengadaan display. "Display-nya bisa dibantu provinsi sementara konten tetap diisi oleh BMKG," katanya.

Konten tersebut berupa data teknis yang berkaitan dengan cuaca, gelombang dan arus laut yang harus diinterpretasikan kembali oleh nelayan agar menjadi data yang mudah dipahami.

Tenaga untuk mengubah data teknis menjadi data yang mudah dipahami itu disiapkan melalui sekolah lapang nelayan yang digelar Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur selama empat hari di Padang.

Mereka adalah penyuluh perikanan dan ketua kelompok nelayan yang dharapkan bisa membantu mengubah data itu untuk kepentingan nelayan.

Kepala Stasiun Maritim Teluk Bayur, Syafrizal menyebut empat titik pemasangan display informasi cuaca BMKG itu masing-masing di Pelabuhan Perikanan Pantai Carocok Painan, Kantor Dinas Keluatan dan Perikanan Sumbar, kantor DKP Padang dan Pelabuhan Perikanan Samudra Bungus.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumbar Yosmeri mengatakan pelabuhan dan titik kumpul nelayan di Sumbar berjumlah 14 lokasi. Seluruh titik itu diupayakan bisa dipasang display informasi cuaca BMKG karena manfaatnya sangat besar.

Jika nelayan bisa membaca data terkait gelombang, arus laut dan suhu permukaan, mereka bisa menentukan lokasi berkumpulnya ikan sehingga pergi melaut bukan lagi untuk mencari ikan, tetapi untuk menangkap ikan.

"Apakah nanti ikan tertangkap atau tidak, itu urusan rezki masing-masing. Yang jelas, kita bisa memberikan data bagi mereka tentang lokasi berkumpulnya ikan," katanya.

Saat ini jumlah nelayan yang ada di Sumatera Barat diperkirakan sebanyak 45 ribu orang. Sebagian besar masih mengandalkan pengetahuan alam dan insting untuk menentukan waktu untuk melaut.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Nelayan Teluk Jakarta Merasa Dihianati

    JAKARTA (EKSPOSnews): Nelayan Teluk Jakarta merasa dikhianati oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas penerbitan izin mendirikan bangunan (IMB) di Pulau C dan D Reklamasi."Padahal janjinya dulu

  • 2 bulan lalu

    Puluhan Nelayan Kurang Mampu Dapat Rumah dari Pemerintah

    PAINAN (EKSPOSnews): Sebanyak 70 nelayan di Nagari (Desa) Koto Nan Tigo IV Koto Hilie, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menerima bantuan rumah layak dari pemerintah pusat."Biaya pembangunan p

  • 5 bulan lalu

    2 Nelayan Aceh Tewas

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Sebanyak dua nelayan Aceh Besar meninggal dunia setelah tabung kompresor yang digunakan untuk menyelam meledak di perairan Aceh Besar.Wakil Sekretaris Panglima Laot Aceh Mifta

  • 5 bulan lalu

    2 Nelayan Aceh Divonis Mati karena Sabu-Sabu

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Majelis hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh memvonis dua nelayan asal Aceh Timur masing-masing dengan hukum mati karena terbukti menguasai narkoba jenis sabu-sabu dengan berat

  • 6 bulan lalu

    KBRI Belum Bisa Temui Nelayan Aceh yang Ditahan Myanmar

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Panglima Laot (Lembaga Adat Laut) Aceh menyatakan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Myanmar hingga kini belum bisa menjumpai 23 nelayan Aceh yang ditangkap

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99