Jumat, 18 Agu 2017

Stok Beras Bulog di Pekanbaru Cukup

Oleh: Alex
Sabtu, 12 Agu 2017 05:08
BAGIKAN:
istimewa
Stok beras.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Badan Urusan Logistik Divisi Regional Provinsi Riau menyatakan memiliki stok beras mencapai 25.000 ton atau aman untuk kebutuhan masyarakat hingga Idul Adha 1438 Hijriyah dan bahkan lima bulan ke depan.

"Kebutuhan masyarakat aman dan terjamin baik untuk beras keluarga sejahtera (rastra) maupun komersil melalui Bulogmart," kata Kepala Perum Bulog Divre Riau Kepri, Awaluddin Iqbal di Pekanbaru, Jumat 11 Augustus 2017.

Sebut Awaluddin pihaknya selalu menjaga kondisi stok terutama beras. Agar selalu tersedia dan harga eceran stabil tidak alami gejolak kenaikan di pasar. Karena beras juga sering sebagai penyumbang inflasi yang besar jika ada kenaikan.

"Saat ini cadangan beras pemerintah ada 25.000 ton di gudang Bulog," ujarnya.

Awaluddin menjelaskan stok itu kini disebar dan disiagakan pada beberapa gudang Bulog yang ada di semua wilayah Riau- Kepri. Tujuannya untuk menjaga pasokan dan permintaan rutin.

Sementara itu tuturnya di luar itu kini Bulog juga ada stok beras untuk kebutuhan komersial yang diperdagangkan oleh Bulogmart pada setiap hari kerja di kantor Jalan Cut Nyadien Pekanbaru.

"Kini jumlah beras komersial mencapai 200 ton di Bulog," ujarnya.

Menurut dia lagi Bulog memang ditugasin pemerintah menjaga stok beberapa komoditas penting selain beras, gula pasir, minyak goreng, daging beku, bahkan hingga bawang dan cabai merah.

Awaluddin juga bercerita terkait stok gula kini di miliki Bulog jumlahnya mencapai 2.500 ton dengan rincian ada di gudang Jatirejo atau gudang sewaan sebanyak 1.000 ton dan 1.500 ton di Pekanbaru.

"Sementara untuk harga relatif stabil Rp 12.500 sampai Rp13.000/kg," tambahnya.

Ia menyatakan jenis gula yang dipasarkan oleh Bulog masih sesuai selera pasar.

Pantauan antara di beberapa pasar tradisional Pekanbaru harga beberapa jenis beras mulai dari kualitas medium hingga super relatif stabil tidak ada kenaikan.

Misalkan jenis beras kualitas medium dengan merek Topi Koki dan Belida asal Palembang di ecer Rp10.000 sampai Rp11.000/kg.

Bahkan beras produksi provinsi tetangga asal Sumbar dengan jenis Anak Daro kini banyak diperdagangkan di Pekanbaru dengan harga sekitar Rp12.000/kg.

Tidak jarang pedagang beras yang terkenal berderai ini bermunculan di tepi jalan protokoler dengan mengandalkan mobil sebagai media lapak berdagangnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 jam lalu

    Membakar Ponsel Napi di Pekanbaru

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Riau membakar sebanyak 662 ponsel hasil sitaan di 15 lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di seluruh wilayah

  • satu minggu lalu

    Banyak Menara Telekomunikasi di Pekanbaru Ilegal

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru mencatat hanya terdapat 527 menara telekomunikasi yang beridiri secara legal di ibu kota Provinsi Riau

  • satu minggu lalu

    Polisi Limpahkan 3 Kasus Pungli di Pekanbaru

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau melimpahkan tiga berkas tersangka perkara dugaan pemerasan dan korupsi pungutan liar atau pungli di Dinas Pekerjaan Um

  • 2 minggu lalu

    Tol Padang-Pekanbaru Bakal Tingkatkan Ekonomi Kawasan Itu

    PADANG (EKSPOSnews): Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat (Sumbar) Ramal Saleh mengatakan pembangunan tol Padang-Pekanbaru, Riau akan berdampak pada peningkatan ekonomi bagi dua prov

  • 2 minggu lalu

    Pemkot Pekanbaru Segel 17 Tower

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, menyegel sebanyak 17 menara telekomunikasi sepanjang 2017 yang dibangun tanpa izin lengkap dengan dua di antaranya telah dibongkar."Total yang

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak