Selasa, 26 Mei 2020
  • Home
  • Agribisnis
  • RAPP Diminta Hentikan Kegiatan Operasi di Lahan Gambut

RAPP Diminta Hentikan Kegiatan Operasi di Lahan Gambut

Senin, 12 Sep 2016 08:13
BAGIKAN:
Badan Restorasi Gambut.
Petugas keamanan PT RAPP usir petugas dari lapangan.

JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Badan Restorasi Gambut (BRG) akan mengkaji ulang rencana kerja usaha (RKU) berkaitan pelarangan anggota BRG yang memasuki lahan konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

"Kami akan melakukan pengkajian ulang atas rencana kerja usaha (RKU) PT RAPP untuk melihat apakah benar terjadi pelanggaran atas wilayah konsesi PT RAPP yang berkaitan dengan kawasan gambut. Tidak ada lagi pembukaan kawasan hutan di kawasan lahan gambut," kata Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono, Minggu 11 September 2016.

Bambang mengatakan untuk sementara PT RAPP diminta menghentikan kegiatan operasional sampai diselesaikannya peta kawasan hidrologis gambut.

Dia menjelaskan PT RAPP harus melakukan pendekatan dan pola-pola perhutanan sosial seperti Hutan Kemasyarakatan dengan melibatkan 14 desa dan masyarakat di dalamnya.

Kepala BRG Nazir Foead mengatakan PT RAPP di Pulau Padang, Kepulauan Riau, diharuskan melibatkan masyarakat adat untuk merestorasi kawasan gambut di wilayah-wilayah konflik.

"Oleh sebab itu, perlu dilakukan pemetaan terhadap kawasan hidrologis gambut, yang mana kawasan gambut dalam dan yang mana wilayah yang merupakan kubah gambut. BRG menunggu perubahan RKU dari PT RAPP, dan pihak perusahaan harus bersama-sama masyarakat melakukan restorasi kawasan gambut," ujar Nazir.

Dalam pertemuan bersama PT RAPP, perusahaan pun menyadari adanya kesalahan standar operasional prosedur (SOP) yang dijalankan selama ini dan akan mengkaji ulanG SOP tersebut.

"PT RAPP akan taat kepada pemerintah dan bersedia bekerja bersama BRG untuk melakukan restorasi, termasuk diluar wilayah konsesinya, yang berada dalam kawasan hidrologis gambut Pulau Padang," kata Presiden Direktur PT RAPP Tony Wenas.

Untuk areal yang ditinjau oleh BRG beberapa waktu yang lalu, pihak perusahaan setuju pengelolaan tanah yang digunakan masyarakat tetap menjadi areal perkebunan sagu masyarakat.

Sejak 2013, KLHK telah memfasilitasi pemetaan partisipatif terhadap 14 desa yang berada disekitar konsesi RAPP.

Adapun dari 14 desa, ada 11 desa yang sudah diselesaikan dan 3 desa, yaikni Desa Bagan Melibur, Desa Lukit dan Desa Mengkirau, yang masih terus diupayakan koordinasi tata kelolanya bersama masyarakat.(ant)


  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Bagaimana Mengelola Lahan Gambut Siak?

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Badan Restorasi Gambut memfasilitasi diskusi kelompok terfokus antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan 17 lembaga swadaya masyarakat lingkungan "Sodagho Siak" dan akademisi dar

  • 2 tahun lalu

    Merestorasi Lahan Gambut di Sumsel

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan merestorasi lahan gambut di tujuh kabupaten di provinsi tersebut supaya memiliki nilai ekonomis.Staf khusus Gubernur Sumatera Selatan

  • 2 tahun lalu

    Kebakaran Lahan Gambut di Riau

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kebakaran lahan gambut hingga kini masih terus terjadi di Provinsi Riau bahkan telah menyebabkan 11 rumah, tiga motor dan satu mobil milik warga terbakar di Dusun Rantau Benuan

  • 2 tahun lalu

    Biopeat Solusi Pemanfaatan Lahan Gambut

    PULAU BURUNG (EKSPOSnews): Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyatakan Biopeat adalah solusi pemanfaatan lahan gambut menjadi lahan perkebunan tanpa proses pembakaran."Ini telah diuji c

  • 2 tahun lalu

    Kekeringan Lahan Gambut di Dumai

    DUMAI (EKSPOSnews): Kepala Badan Restorasi Gambut RI, Nazier Foead menilai kekeringan gambut di Kota Dumai, Riau makin mengkhawatirkan dalam musim kemarau ini, terlebih jelang Asean Games 2018."Harus

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99