Rabu, 27 Mei 2020

Puluhan Ton Gula Digentorkan di Riau

Minggu, 19 Jun 2016 14:52
BAGIKAN:
PEKANBARU (EKSPOSnews): PT Perusahaan Perdagangan Indonesia/PPI (Persero) Cabang Pekanbaru menyatakan sebanyak 90 ton gula pasir kristal sudah terserap dengan baik melalui operasi pasar dari total 113 ton selama Ramadan di Provinsi Riau.

"Terakhir kali kami lakukan operasi pasar di Teratak Buluh Kabupaten Kampar dan 2 titik di Kabupaten Indragiri Hulu, salah satu titik berada di Kota Rengat," ujar Kepala PPI Cabang Pekanbaru Pardohar Tampubolon, di Pekanbaru, Minggu 19 Juni 2016.

Dia merincikan, operasi pasar murah gula pasir kristal berlangsung di Teratak Buluh pada pekan ini oleh pihaknya bekerjamasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdangangan (Disperindag) setempat telah terserap pasar sekitar 2,8 ton.

Lalui 2 titik operasi pasar di Indragiri Hulu (Inhu) dilakukan pekan ini oleh Disperindag setempat, sedangkan PPI hanya sebatas menyiapkan pasokan sekitar 5 ton.

Pihaknya belum mendapatkan laporan terkini dari instansi tersebut seperti gula pasir itu telah terserap semua atau belum.

Sedangkan operasi pasar gula pasir di Kampar, menurut Pardohar, pihaknya langsung memasarkan sendiri gula pasir kristal kepada warga seharga Rp12.000 per kilogram karena lokasinya masih terjangkau dengan gudang PPI di Kota Pekanbaru.

"Tapi di Inhu dipasarkan sampai Rp13.000 per kilogram, dengan harga dari kami cuma Rp12.000 per kg. Terdapat kelebihan Rp1.000 per kilogram untuk biaya transportasi dan lain-lain sebagai biaya tambahan. Meski begitu, harga yang dipasarkan masih jauh berada di bawah harga pasar," katanya.

Pardohar mengatakan, pihaknya mulai melakukan operasi pasar gula pasir sejak melambung harga komoditas itu terutama di Pekanbaru rata-rata mencapai R16.000 per kilogram karena minim pasokan mulai dari tingkat distributor.

Tercatat kegiatan tersebut pertama kali dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad selama dua hari berturut-turut, dimulai pada Minggu (22/5), dan bekerja sama dengan Disperindag Kota Pekanbaru serta beberapa lokasi di wilayah itu.

Setiap hari pihaknya melakukan operasi pasar murah sesuai dengan lokasi yang direkomendasikan oleh Disperindag setempat dengan rata-rata penyaluran sekitar 3 ton gula pasir per hari.

"Respons warga di Pekanbaru sangat bagus. Bahkan kami menilai, 3 ton gula pasir yang kami salurkan tersebut sebenarnya masih kurang, mengingat animo masyarakat cukup tinggi dengan harga penjualan cuma Rp12.000 per kilogram," katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan sepanjang bulan Mei tahun 2016, Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,20 persen dengan indeks harga konsumen mencapai sebasar 122,52.

Kepala BPS Provinsi Riau Mawardi Arsyad mengatakan, salah satu komoditas yang memberi andil paling besar terhadap laju inflasi di daerah tersebut adalah gula pasir.

"Inflasi di Riau pada Mei terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada empat kelompok pengeluaran, yakni kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau memberi andil inflasi sebesar 0,58 persen," katanya.(ant)

  Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    Polda Riau Tetapkan Tersangka Pembakaran Hutan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menaikkan status perkara menjadi penyidikan dan segera menetapkan tersangka terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di k

  • 10 bulan lalu

    KPK Periksa Sejumlah Pejabat Provinsi Kepulauan Riau

    BATAM (EKSPOSnews): Sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus perizinan reklamasi yang melibatkan Gubernur Kepri nonaktif Nurdin

  • 10 bulan lalu

    Kredit Fiktif di Bank RiauKepri

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Empat terdakwa dugaan korupsi kredit fiktif Bank Riau-Kepulauan (BRK) Cabang Pembantu Dalu-Dalu, Kabupaten Rokan Hulu, disebut telah merugikan keuangan negara hingga Rp32,4 mil

  • 11 bulan lalu

    Konflik Gajah Sumatera di Riau Melonjak

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Konflik gajah sumatera (elephas maximus sumatranus) liar di Provinsi Riau dengan manusia menunjukkan kenaikan dua kali lipat pada tahun ini.“Dari data saat ini dalam periode

  • 11 bulan lalu

    Menambah Helikopter Pengebom Air ke Riau

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengirim satu helikopter pengebom air guna mengatasi meningkatnya jumlah titik api yang mengindikasikan kebakaran hutan dan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99