Kamis, 27 Feb 2020

Pulihkan Kerusakan Hutan di Aceh

Oleh: Jallus
Sabtu, 27 Apr 2019 05:49
BAGIKAN:
istimewa.
Hutan.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kalangan aktivis lingkungan di Aceh minta pemerintah setempat serius memulihkan kerusakan kawasan hutan, terutama di wilayah hulu guna mencegah berulangnya banjir bandang yang menimpa sejumlah daerah di provinsi itu.

"Pemulihan ini solusi mencegah banjir bandang. Bencana ini terjadi karena kawasan hutan di wilayah hulu  kami yakini rusak parah. Karena itu, kami minta Pemerintah Aceh serius memulihkan kerusakan tersebut," kata TM Zulfikar, aktivis lingkungan, yang dihubungi dari Banda Aceh, Jumat 26 April 2019.

Seperti banjir bandang di Tangse, Kabupaten Pidie, pada Kamis (25/4), sebut TM Zulfikar, terjadi karena kawasan hutan di wilayah hulu rusak parah, sehingga ketika hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan terjadi banjir bandang.

Begitu juga dengan di wilayah lainnya seperti banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara beberapa bulan lalu. Serta di kawasan pantai barat selatan Aceh, banjir bandang terjadi hampir setiap tahun.

"Kami melihat belum ada aksi yang tepat dalam mencegah bencana banjir berulang dari pemerintah daerah di Aceh. Padahal, kalau pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, serius memulihkan kawasan hutan, banjir bisa dicegah," kata dia.

Oleh karena itu, Mantan Direktur Eksekutif Daerah Walhi Aceh itu menyarankan Pemerintah Aceh maupun pemerintah kabupaten/kota membentuk tim guna memetakan kerusakan hutan di kawasan hulu sungai untuk selanjutnya memulihkan serta melindungi dari praktik perusakan.

Selain pemerintah, TM Zulfikar juga mengajak masyarakat untuk berada di garda terdepan menolak pengrusakan kawasan hutan. Sebab, masyarakat menjadi pihak paling dirugikan jika terjadi banjir bandang.

"Jangan hanya pemerintah, tetapi juga harus ada aksi masyarakat mencegah kerusakan hutan. Masyarakat harus berada di depan menyelamatkan kawasan hutan," ujar TM Zulfikar.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 bulan lalu

    Jembatan di Aceh Barat Ambruk

    MEULABOH (EKSPOSnews): Aktivitas ribuan masyarakat di di empat desa meliputi Desa Peulanteu LB, Ujong Simpang, Karang Hampa dan Gunong Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat hingga Sel

  • 7 bulan lalu

    Pemerintah Aceh Evaluasi Perusahaan Tambang

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Aceh terus melakukan evaluasi terhadap perusahaan tambang yang beroperasi di provinsi paling barat Indonesia guna mencengah terjadinya pelanggaran hukum."Pemerintah

  • 7 bulan lalu

    Rumah Sakit di Aceh Turun Kelas

    MEULABOH (EKSPOSnews): Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan merekomendasikan penyesuaian kelas sebanyak 21 rumah sakit yang tersebar di sejumlah kab

  • 8 bulan lalu

    Kebakaran Hutan di Aceh Meluas

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi paling barat Indonesia ini mencapai 60 hektare (ha) dalam sepekan terakhir."

  • 8 bulan lalu

    Melegalkan Poligami di Aceh

    MEULABOH (EKSPOSnews): Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, Teungku Abdurrani Adian mengatakan pihaknya sangat setuju dan sependapat dengan rencana Pemerintah Aceh untuk mel

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99