Jumat, 23 Feb 2018

Produsen Benih Siap Amankan Program Peremajaan Sawit

Oleh: Jallus
Selasa, 06 Feb 2018 06:10
BAGIKAN:
istimewa.
Perkebunan sawit.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kalangan produsen benih siap mengamankan program peremajaan atau replanting perkebunan sawit rakyat 2018 seluas 185 ribu hektare melalui Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS).

Ketua Forum Komunikasi Produsen Benih Kelapa Sawit Indonesia (FKPBKSI) Dwi Asmono di Jakarta,  menyatakan, sumber benih siap memenuhi kebutuhan benih untuk program peremajaan kebun rakyat yang diperkirakan mencapai 27 juta batang.

"Setiap tahun potensi produksi kebun sumber benih bisa mencapai 120 juta kecambah, sehingga untuk memenuhi kebutuhan benih 27 juta bukanlah hal yang sulit. Apalagi saat ini Indonesia telah memiliki 15 produsen benih," katanya, Senin 5 Februari 2018.

Selama ini, lanjut Dwi yang juga Direktur Riset and Development PT. Sampoerna Agro, Tbk. itu, sebagian besar produsen benih memasarkan benih dalam bentuk kecambah.

Namun jika dibutuhkan, produsen benih beserta mitranya melalui kegiatan waralaba siap melakukan penangkaran untuk menyiapkan bibit siap salur untuk mendukung replanting.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penangkar Benih Tanaman Perkebunan Indonesia (PPBTPI), Badaruddin Sabang Puang menyambut baik kegiatan replanting.

Penangkar bibit kelapa sawit yang selama ini yang mayoritas bermitra dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan siap memberikan dukungan.

"Saat ini diperkirakan terdapat 2 juta bibit yang telah disiapkan oleh penangkar di lapangan," ujarnya.

Koordinator Penangkar Benih Kelapa Sawit, PPBTPI, Masrizal, menghimbau agar proses pencairan dana BPDP-KS akan lebih mudah.

"Kami berharap proses pencairan dana bisa lebih mudah sehingga penangkar bisa menggunakan dana tersebut untuk melakukan pembibitan kembali," katanya.

Jika perlu, lanjutnya, dana penyediaan bibit sawit dapat dikelola langsung oleh produsen benih sehingga resiko dalam penyediaan bibit dapat ditekan dan memberikan jaminan buat produsen benih untuk melakukan penangkaran.

Direktur PPKS, Hasril Hasan Siregar mengatakan, yang harus diperhatikan jangan sampai program replanting tersebut berjalan dengan percuma maka perlu diawasi diantaranya penyakit ganoderma yang biasanya menyerang tanaman kelapa sawit di generasi kedua.

Tapi hal tersebut bisa diatasi diantaranya dengan menggunakan benih-benih yang lebih toleran terhadap ganoderma dan menerapkan pola budi daya good agricultural practices (GAP), di antaranya varietas moderat tahan ganoderma dengan jenis D x P 540 NG yang dikeluarkan oleh PPKS dan memiliki produksi tandan buah segar (TBS) yang cukup tinggi dan produksi minyak hingga 8 ton/ha/tahun.

Menurut dia, permintaan terhadap varietas unggul seperti D x P238, Simalungun dan D x P 517 yang produksi minyak tinggi dan bobot TBS-nya cukup mengembirakan.

Head of Seeds Production and Laboratories (SSPL) Indra Syahputra mengatakan, pihaknya memiliki varietas yang toleran terhadap ganoderma yakni varietas D x P Socfindo MT Gano yang dilepas pada 2013.

"Varietas ini berpotensi menghasilkan crude palm oil(CPO) mencapai 8 - 9.5 ton/ha/tahun dan laju pertumbuhan meningginya yang lambat," ujarnya.

Head of Seed Commercial PT Sampoerna Agro Tbk, Tony Teh menyebutkan varietas seri Sriwijaya memiliki rerata produktivitas hingga 24,6 ton/ha/tahun dengan rendemen minyak 26,2 persen yang menghasilkan minyak mencapai 7,5 ton/ha.

Varietas produk PT Bina Sawit Makmur itu, lanjutnya, juga memiliki ketahanan terhadap penyakit Crowndisease, dan Fusarium wit yang merupakan momok pada pertanaman kelapa sawit, selain itu cukup toleran terhadap kekeringan.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Riau Akan Dapat Bantuan Program Peremajaan Sawit

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyatakan akan ada sedikitnya 30.000 hektare kebun kelapa sawit milik masyarakat secara bertahap akan mendapat bantuan program peremajaan

  • 3 bulan lalu

    Presiden Mulai Peremajaan Sawit di Sumut

    SEI RAMPAH (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo memulai peremajaan tanaman kelapa sawit di atas lahan seluas 350.000 hektare di Sumatera Utara."Luas lahan (kelapa sawit) di Sumut ada 470.000 hektare, ya

  • 4 bulan lalu

    Peremajaan Sawit Akan Meningkatkan Kesejahteraan Petani

    JAKARTA (EKSPOSnews): Program replanting atau peremajaan sawit rakyat dinilai akan membawa bangsa Indonesia semakin sejahtera dan berdaulat, apalagi peremajaan kebun sawit rakyat tersebut didukung pen

  • 4 bulan lalu

    SMART Tbk. Bantu Peremajaan Sawit

    PEKANBARU (EKSPOSnews): PT Sinar Mas Agro Resources and Technology atau SMART Tbk. membantu 600 petani untuk melakukan peremajaan kelapa sawit pada lahan perkebunan 1.400 hektare di Riau dan Jambi."Ke

  • 7 bulan lalu

    Peremajaan Sawit di Musi Bayuasin Jadi Percontohan Nasional

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Program peremajaan ribuan hektare kebun kelapa sawit milik rakyat di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan akan menjadi contoh peremajaan sawit rakyat secara nasional."Per

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99