Senin, 25 Mei 2020

Petani Tolak Penghapusan Keramba dari Danau Toba

Kamis, 30 Jun 2016 05:30
BAGIKAN:
SAMOSIR (EKSPOSnews): Pembudidaya ikan di Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara menolak peniadaan (zero) keramba jaring apung (KJA) di perairan Danau Toba.

"Kami sepakat menolak walau dengan alasan menyambut Badan Otorita Danau Toba atau memajukan pariwisata Danau Toba," kata Jonas Sitanggang, pemilik KJA di Desa Tanjung Bunga, Danau Toba, Rabu 29 Juni 2016.

Menurutnya, Danau Toba bukan semata-mata daerah pariwisata, kegiatan perikanan juga memiliki arti penting bagi keberlangsungan hidup sebagian masyarakat.

Kehadiran Badan Otorita Danau Toba (BODT), kata Jonas lagi, hendaknya menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar, bukan menjadi pelemahan.

"Jika ada peraturan yang menyangkut KJA, seperti zonasi kami pun siap mematuhinya," katanya pula.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Samosir Rensus Simanjorang menjelaskan, pembersihan atau peniadaan KJA belum ada keputusan final.

Dia mengakui pada rapat di kantor Menkopolhulkam keberadaan KJA dibicarakan, tetapi bupati se-kawasan Danau Toba lebih dulu melakukan rapat di daerah masing-masing.

"Intinya pembersihan KJA belum ada keputusan, karena kepala daerah se-kawasan Danau Toba belum melakukan rapat internal dengan SKPD untuk dibawa dalam rapat di kantor Menkopolhulkam," kata Rensus pula.

Rensus menginformasikan, berdasarkan Perpres Nomor 81 Tahun 2014, Kabupaten Samosir memiliki tiga kecamatan pengendalian atau zonasi KJA, sehingga memberikan peluang bagi warga untuk budi daya ikan.

"Usaha tersebut akan tetap dipantau pemerintah agar petani tidak menambah KJA," kata Rensus. (ant)

  Berita Terkait
  • 11 bulan lalu

    Syarif Syaifulloh Bertani Organik di Amerika Serikat

    Nama Syarif Syaifulloh di Philadelpia Amerika Serikat cukup dikenal sebagai petani yang memberikan hasil pertanian secara gratis kepada masyarakat setempat dan lahan pertaniannya dijadikan sarana eduk

  • tahun lalu

    Aspal Karet Bisa Serap Produksi Petani

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Penggunaan karet pada campuran aspal sepanjang 465 kilometer di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, menyerap 8,49 ton karet alam produksi perkebunan rakyat pada 2019.Bupati Musi

  • tahun lalu

    Memangkas Keramba di Danau Maninjau

    LUBUKBASUNG (EKSPOSnews): Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, menyatakan keramba jaring apung (KJA) di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, bakal dikurangi dari 17.500 menjadi 6.000 unit pada Juli

  • tahun lalu

    Petani Garam Kewalahan

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kalangan petani garam di Kabupaten Aceh Besar mengaku kewalahan memenuhi permintaan pasar menyusul semakin meningkatnya kebutuhan garam di daerah tersebut."Permintaan garam te

  • tahun lalu

    Indocement Latih Petani

    KOTABARU (EKSPOSnews): Industri semen merk Tiga Roda, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. kabupaten Kotabaru mengajarkan hidup mandiri kepada warga desa binaan dengan memberikan pelatihan bertani deng

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99