Kamis, 17 Okt 2019

Petani Garam Kewalahan

Oleh: marsot
Sabtu, 30 Mar 2019 00:19
BAGIKAN:
istimewa.
Petani garam.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kalangan petani garam di Kabupaten Aceh Besar mengaku kewalahan memenuhi permintaan pasar menyusul semakin meningkatnya kebutuhan garam di daerah tersebut.

"Permintaan garam terus meningkat, sehingga membuat kami sedikit kewalahan memenuhi permintaan pasar," ungkap Azhari, petani garam tradisional, di Aceh Besar, Jumat 29 Maret 2019.

Azhari (54), warga Gampong Lam Ujong, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, menyebutkan produksi garam setiap harinya di kisaran 100 hingga 150 kilogram.

Sementara, permintaan yang harus dipenuhi lebih dari 150 kilogram setiap hari. Tidak jarang agen yang membeli terpaksa kecewa karena permintaannya tidak bisa dipenuhi.

"Kami kewalahan memenuhi permintaan karena produksi terbatas. Kami memproduksi garam masih menggunakan cara tradisional, dengan jalan dimasak," kata Azhari.

Dia dan petani garam lainnya menggunakan sistem geomembran, namun masa panen sistem tersebut membutuhkan waktu paling cepat dua minggu.

"Sedangkan permintaan setiap hari yang harus kami penuhi. Kalau menggunakan sistem membran, bisa menghasilkan 400 hingga 500 kilogram per sekali panen. Tapi, waktunya lebih lama dibanding dengan dimasak," kata dia.

Azhari menyebutkan produksi garam dengan jalan dimasak membutuhkan waktu empat hingga lima jam. Satu kuali bisa menghasilkan hingga 50 kilogram garam siap jual dengan harga Rp5.000 per kilogram.

"Setiap pagi ada agen yang menjemput langsung. Selain untuk agen, kami juga memenuhi kebutuhan sejumlah rumah makan khas Aceh yang diantar setiap beberapa hari sekali. Sekali antar dua karung isi 30 kilogram," ujar Azhari. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    Nasib Petani Garam Semakin Suram dan Terpinggirkan

    SEMARANG (EKSPOSnews): Nasib para petambak garam tradisional dari zaman ke zaman ternyata masih suram dan termarjinalkan, kata Guru Besar Sosiologi Universitas Diponegoro Semarang Yety Rochwulaningsih

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99