Senin, 16 Jul 2018

Petani Biarkan Sawit Membusuk

Oleh: marsot
Jumat, 29 Jun 2018 06:32
BAGIKAN:
istimewa.
Kebun sawit.
BENGKULU (EKSPOSnews): Para petani sawit di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu membiarkan buah sawit segar membusuk di area penumpukan karena komoditas perkebunan tersebut tidak diterima pedagang pengumpul.Tidak ada yang membeli sawit karena informasinya antrean mobil pengangkut sawit di pabrik masih panjang bisa berhari-hari, kata Salikin, warga Desa Penago Baru Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma.

Ia mengatakan pembelian buah terakhir dari pedagang pengumpul berlangsung sepekan lalu dengan harga beli Rp500 per kilogram.Sementara dalam sepekan terakhir, petani hanya menumpuk buah sawit di kebun dan dibiarkan busuk karena tidak laku. Kondisi membuat para petani sawit mengeluh sebab kehilangan pendapatan.Karena pedagang pengumpul juga sudah kewalahan menjual buah yang terlanjur dibeli dari petani," ucapnya, Kamis 28 Juni 2018.

Salikin menambahkan tanaman sawit berbeda dengan tanaman karet yang bisa ditahan tidak disadap. Sementara buah sawit harus dipanen sebab buah yang tidak dipanen akan merusak batang tanaman tersebut.

Karena itu, para petani tetap menurunkan buah sawit dari batangnya tapi hanya ditumpuk di kebun. Kondisi ini membuat mereka merugi hingga Rp1 juta per dua pekan dari hasil panen 1 hektare sawit.

Pedagang pengumpul buah sawit, Sailun mengatakan antrean kendaraan di pabrik pengolah sawit sangat panjang hingga memakan watu berhari-hari. Kalau ditunggu sampai dua tiga hari maka buah sawit bisa busuk, jadi kami hentikan sementara membeli buah dari petani, ucapnya. Buah sawit petani yang dibeli Sailun selama ini dijual ke pabrik pengolah minyak mentah sawit di Pino, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Saat ini lanjut dia, warga buah sawit di tingkat pabrik hanya diterima Rp900 per kilogram.

Sailun berharap persoalan ini dapat diatasi pemerintah daerah dengan mengambil kebijakan tertentu sehingga tidak mengorbankan petani sawit.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    PTPN X Latih Petani Tebu

    KEDIRI (EKSPOSnews): Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara X memberikan pelatihan petani tebu milenial dengan beragam pelatihan budi daya sehingga produksi tebu ke depan bisa sesuai target yang diha

  • 3 bulan lalu

    Belanda Tawarkan Bantuan untuk Petani Sawit

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menawarkan bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk membantu petani sawit dan sejumlah masalah lingkungan lainnya.

  • 4 bulan lalu

    Perhutanan Sosial Atasi Konflik dengan Petani

    TUBAN (EKSPOSnews): Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai bahwa perhutanan sosial dapat menjadi solusi sengketa lahan yang selama ini dialami para petani."Perhutanan sosial d

  • 5 bulan lalu

    Petani Padang Tuntut Perbaikan Irigasi

    PADANG (EKSPOSnews): Puluhan petani di Kota Padang, Sumatera Barat melakukan unjuk rasa menuntut pemerintah setempat memperbaiki irigasi Koto Tuo di Kecamatan Koto Tangah yang jebol dan menyebabkan ra

  • 6 bulan lalu

    Petani Karet di Mukomuko Kurang Berminat Remajakan Karet

    MUKOMUKO (EKSPOSnews): Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan petani setempat kurang berminat meremajakan atau "replanting" tanaman karetnya yang tidak produktif lagi."Petan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99