Senin, 11 Des 2017

Pemkab Humbang Hasundutan Fokus ke Pertanian

Oleh: Jallus
Kamis, 07 Des 2017 18:07
BAGIKAN:
marsot
Petani kemenyan.
DOLOK SANGGUL (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, tetap menjadikan pertanian menjadi sektor prioritas mengingat lahan yang sangat sesuai untuk pertanian, terlebih lagi sebagian besar penduduk di daerah itu adalah petani.

Kepala Dinas Pertanian Humbang Hasundutan Junter Marbun di Doloksanggul, mengatakan, HUmbang Hasundutan merupakan salah satu daerah sasaran pengembangan kawasan pertanian Indonesia, karena penduduknya 90 persen hidup dari sektor pertanian.

Perioritas kepada sektor pertanian sesuai dengan tema RKPD Kabupaten Humbang Hasundutan tahun 2017 yakni "Menjadikan pembangunan pertanian dan infrastrtuktur menjadi motor penggerak peningkatan ekonomi menuju Humbang Hasundutan hebat".

Sejalan dengan tema tersebut, Pemkab Humbang Hasundutan tahun 2017 mengembangkan kawasan pertanian sebagai salah sentra produksi tanaman pangan, holtikultura, perkebunan da pengembangan kawasan peternakan.

Komoditi pertanian/perkebunan unggulan Humbang Hasundutan diantaranya kopi dengan luas lahan 11.304 hektare, kemenyan 4.856 hektare, karet 4.269 hektare, kakao 1.521 hektare, kelapa sawit 364,40 hektare.

"Pembinaan terhadap keolmpok tani juga terus dilakukan. Di sini ada sebanyak 373 kelompok yang tersebar di enam kecamatan yakni Kecamatan Doloksanggul, Lintongnihuta, Peranginan, Pollung, Onanganjang dan Sijamapolang," katanya.

Ia mengatakan, pengembangan perkebunan rakyat khususnya kopi, telah dirasakan masyarakat bahkan menjadi tulang punggung mata pencarian dan hampir setiap rumah tangga memiliki tanaman kopi.

Untuk kopi, merupakan komoditi ekspor unggulan Humbang Hasundutan yang terdapat pada enam kecamatan dengan luas tanam seluas 11.304,15 hektare dan produksi kopi mencapai 6.632 ton per tahun.

Ke-enam kecamatan sentra perkebunan kopi di Humbang Hasundutan tersebut yakni Kecamatan Doloksanggul 3.053 hektare, Lintongnihuta 2.959 hektare, Paranginan 1.616 hektare, Pollung 899,36 hektare, Onanganjang 1.169 hektare dan Kecamatan Sijamapolang 739,94 hektare.

"Berdasarkan peluang yang ada Pemkab Humbang Hasundutan berupaya untuk meningkatkan dan memberhasilan pembangunan sektor yang berorietasi agribisnis dan dapat menembus pasar dunia," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Pemkot Pariaman Upayakan Modernisasi Alat Pertanian

    PARIAMAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat mengupayakan modernisasi atau pembaharuan alat pertanian bagi seluruh kelompok tani yang ada di daerah setempat."Modernisasi alat pertan

  • 3 bulan lalu

    Lelang Agro Pertanian Secara Daring di Jambi

    JAMBI (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Jambi menyiapkan mekanisme proses lelang agro produk pertanian unggulan asal daerah itu secara online atau dalam jaringan, guna memudahkan produsen dan pembeli

  • 4 bulan lalu

    Lahan Pertanian di Sumut Beralihfungsi Jadi Perumahan

    SEIRAMPAH (EKSPOSnews): Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia Sumatera Utara prihatin dengan semakin banyaknya lahan pertanian, khususnya persawahan yang berubah fungsi menjadi perumahan.Ketua Perh

  • 4 bulan lalu

    Model Pertanian Bioindustri Berbasis Tebu

    KEDIRI (EKSPOSnews): Pertemuan antara pelaku sektor pertanian dan institusi pertanian, berlangsung di lahan eks tanaman tebu di Desa Blabak, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Acara ini d

  • 4 bulan lalu

    Petani Tebu Cirebon Kesulitan Jual Hasil Panen

    CIREBON (EKSPOSnews): Para petani tebu asal Cirebon, Jawa Barat, yang tergabung pada Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mengaku kesulitan menjual hasil panen mereka, dikarenakan beredarnya

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99