Rabu, 22 Nov 2017

Pemerintah Akan Remajakan Kelapa Sawit

Oleh: Jallus
Selasa, 18 Jul 2017 04:59
BAGIKAN:
istimewa
Tanaman Sawit.
JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah segera melakukan proyek awalan (pilot project) 'replanting' atau peremajaan 30.000 hektare lahan perkebunan kelapa sawit untuk meningkatkan produktivitas tanaman tersebut.

"Kami akan 'replanting' kelapa sawit 30.000 hektare sebagai 'pilot project'," ucap Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofjan Djalil ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin 17 Juli 2017.

Terkait peremajaan tersebut, ia mengatakan terdapat komponen yang merupakan dana Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit yang diperkirakan sekitar Rp25 juta per hektare.

"Kemudian ada komponen lain pinjaman KUR. Para pengusaha diperintahkan untuk menjadi avalis, pembina, dan off-taker," kata Sofjan.

Ia mengatakan proyek awalan peremajaan akan dipilih di lokasi yang sektor koperasinya berjalan kuat, mengingat koperasi akan diproyeksikan menjadi basis kegiatan peremajaan lahan tersebut.

"Kami berikan bantuan 'replanting' dari BPDP, diberikan pinjaman, dan sertifikat. Tahap pertama 30 ribu hektare, kalau berhasil tahun depan akan ditambah dan model ini ditambah untuk me-'replanting' kebun rakyat. Yang perlu dijamin adalah bibit dan bantuan teknis," ucap Sofjan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Peremajaan Karet dan Kelapa Sawit menjelaskan rencana kebijakan peremajaan kelapa sawit harus dilakukan guna menghindari persoalan yang semakin rumit.

Menurut Darmin, untuk program peremajaan kelapa sawit akan dijalankan dengan menggandeng Kementerian Pertanian dan BPDP Kelapa Sawit.

"Untuk peremajaan sawit kami akan lebih mengandalkan dari BPDP Sawit. Kalau ada mungkin dari Kementerian Pertanian," kata dia.

Selain lahan kelapa sawit, pemerintah ebagai tahap awal juga akan menjalankan program peremajaan karet di 2018 yang akan ditetapkan target penanaman seluas 15 ribu hektare.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Pemerintah Bangun Ratusan Rumah di Aceh Barat

    MEULABOH (EKSPOSnews): Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia akan membangun 481 unit rumah untuk pegawai negeri sipil (PNS) di wilayah Kabupaten

  • 3 minggu lalu

    Pengiriman TKI Agar Dikelola Pemerintah

    MALANG (EKSPOSnews):Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Ronny F Sompie mengusulkan agar pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan TKW ke luar negeri ditangani oleh pemerintah seperti halnya pe

  • satu bulan lalu

    Warga Yakuhimo Meninggal Misterius, Pemerintah Kurang Tanggap

    WAMENA (EKSPOSnews): Sebanyak 11 warga Distrik Samenage, Kabupaten Yahukimo, Papua meninggal secara misterius pada Oktober 2017 setelah mengalami gejala rambut rontok, badan bengkak, dan kulit terkelu

  • 3 bulan lalu

    Pemerintah Kembali Buka Lowongan CPNS di Kementerian dan Lembaga

    JAKARTA  (EKSPOSnews): Pemerintah kembali membuka lowongan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahap kedua untuk 60 Kementerian dan Lembaga (K/L) serta satu Pemerintah Provinsi yakni Pem

  • 3 bulan lalu

    Pemerintah Jangan Tutup Mata Terhadap Penumpukan Gula Petani

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah perlu mengatasi permasalahan penumpukan ribuan ton gula hasil petani nasional yang terjadi di berbagai daerah karena hal tersebut terkait dengan kesejahteraan para pet

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99