Kamis, 27 Jul 2017

Pemerintah Akan Remajakan Kelapa Sawit

Oleh: Jallus
Selasa, 18 Jul 2017 04:59
BAGIKAN:
istimewa
Tanaman Sawit.
JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah segera melakukan proyek awalan (pilot project) 'replanting' atau peremajaan 30.000 hektare lahan perkebunan kelapa sawit untuk meningkatkan produktivitas tanaman tersebut.

"Kami akan 'replanting' kelapa sawit 30.000 hektare sebagai 'pilot project'," ucap Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofjan Djalil ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin 17 Juli 2017.

Terkait peremajaan tersebut, ia mengatakan terdapat komponen yang merupakan dana Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit yang diperkirakan sekitar Rp25 juta per hektare.

"Kemudian ada komponen lain pinjaman KUR. Para pengusaha diperintahkan untuk menjadi avalis, pembina, dan off-taker," kata Sofjan.

Ia mengatakan proyek awalan peremajaan akan dipilih di lokasi yang sektor koperasinya berjalan kuat, mengingat koperasi akan diproyeksikan menjadi basis kegiatan peremajaan lahan tersebut.

"Kami berikan bantuan 'replanting' dari BPDP, diberikan pinjaman, dan sertifikat. Tahap pertama 30 ribu hektare, kalau berhasil tahun depan akan ditambah dan model ini ditambah untuk me-'replanting' kebun rakyat. Yang perlu dijamin adalah bibit dan bantuan teknis," ucap Sofjan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Peremajaan Karet dan Kelapa Sawit menjelaskan rencana kebijakan peremajaan kelapa sawit harus dilakukan guna menghindari persoalan yang semakin rumit.

Menurut Darmin, untuk program peremajaan kelapa sawit akan dijalankan dengan menggandeng Kementerian Pertanian dan BPDP Kelapa Sawit.

"Untuk peremajaan sawit kami akan lebih mengandalkan dari BPDP Sawit. Kalau ada mungkin dari Kementerian Pertanian," kata dia.

Selain lahan kelapa sawit, pemerintah ebagai tahap awal juga akan menjalankan program peremajaan karet di 2018 yang akan ditetapkan target penanaman seluas 15 ribu hektare.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Pemerintahan Joko Widodo Sangat Dipercaya Rakyat

    JAKARTA (EKSPOSnews): residen Joko Widodo menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada kementerian, kemenko, dan lembaga negara terkait hasil survei Gallup World Poll yang menempatkan Indonesia peringk

  • 7 hari lalu

    Kereta Api Dapat Suntikan Modal Pemerintah

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi VI DPR RI menyetujui usulan tambahan penyertaan modal negara (PMN) tunai sebesar Rp2 triliun dan realokasi PMN 2015 sebesar Rp2 triliun untuk PT Kereta Api Indonesia.Dalam

  • satu minggu lalu

    Aksi Porno di Kantor Pemerintah Menyebar Luas

    PAMEKASAN (EKSPOSnews): Aparat Polres Pamekasan di Pulau Madura, Jawa Timur menerima laporan terjadinya kasus porno aksi di salah satu ruang kantor Pemkab Pamekasan melibatkan oknum masyarakat di wila

  • 2 minggu lalu

    Pemerintah Punya Dasar Kuat Bubarkan Ormas Radikal

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan pemerintah punya dasar yang kuat menerbitkan Peraturan pemerintah Pengganti Undang-Undang No 2 tahun 2017 tentang perubahan atas UU

  • 2 minggu lalu

    Pemerintah Indonesia Mengharapkan Keterlibatan Investor Bangun Infrastruktur Gas dan LNG

    JAKARTA (EKSPOSnews): Indonesia sedang menghadapi kenaikan permintaan pasar gas di dalam negeriuntuk kebutuhan sektor industri dan kelistrikan. Pada masa lalu, Indonesia lebih banyak mengeksporLNG ke

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak