Rabu, 01 Apr 2020
  • Home
  • Agribisnis
  • Pelepasan Sebagian Kawasan Hutan di Aceh Tengah Mendesak

Pelepasan Sebagian Kawasan Hutan di Aceh Tengah Mendesak

Oleh: alex
Senin, 27 Mei 2019 05:10
BAGIKAN:
marsot
Kawasan hutan.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar menyatakan upaya pelepasan sebagian kawasan hutan di daerah itu sebagai kebutuhan mendesak, karena di dalamnya terdapat rumah penduduk, lahan pertanian masyarakat, dan beberapa situs budaya.

"Pemkab Aceh Tengah telah melakukan berbagai upaya untuk melepas sebagian kawasan hutan menjadi APL (Areal Penggunaan Lain) termasuk melakukan pertemuan dengan beberapa pejabat kementerian terkait,” kata dia di Takengon, Minggu 26 Mei 2019.

Pernyataan itu disampaikan di sela-sela pembukaan diskusi tentang upaya mempertahankan hutan adat, situs budaya, dan keberlangsungan Kopi Gayo.

Ia berharap, diskusi tersebut dapat memberi rekomendasi kepada pemerintah tentang perlunya peninjauan kembali lahan masyarakat yang masuk dalam kawasan hutan.

Ia menyebutkan saat ini 77 persen wilayah Aceh Tengah adalah kawasan hutan, hanya 23 persen APL yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sementara itu, katanya, masyarakat butuh kepastian untuk berusaha, menggarap lahan pertanian mereka yang sebagian besar adalah Kopi Arabika Gayo.

"Ada kabar gembira dengan diterbitkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.21/menlhk/Setjen/Kum.1/4/2019, kawasan hutan negara yang sudah diusahakan oleh masyarakat akan kita usulkan menjadi hutan adat atau hutan hak,” kata dia.

Diskusi tersebut merupakan inisiatif dari LSM Jaringan Anti Korupsi Gayo (Jangko) didukung oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Balai Arkeologi Medan, dan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh .

Koordinator Jangko Maharadi mengatakan diskusi tersebut dengan latar belakang bahwa kondisi sumber daya alam Gayo yang melimpah dan harus dikelola dengan cara baik agar memberi manfaat bagi masyarakat.

"Pengelolaan hutan adat menjadi solusi bagi masyarakat agar mampu hidup berdampingan dengan alam," kata dia.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 12 bulan lalu

    Menggenjot Ekspor Kopi dari Aceh Tengah

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan sehingga kegiatan ekspor langsung dilakukan di daerah sendiri bukan lagi melalui provinsi tetangga.

  • tahun lalu

    KPK Minta Pelepasan Kawasan Hutan Produksi di Buol Dibatalkan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti soal Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) terkait pelepasan hutan produksi untuk perkebunan kelapa sawit di Buol, S

  • tahun lalu

    Jalan ke Aceh Tengah Putus Akibat Longsor

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Bencana tanah longsor di daerah dataran tinggi Aceh Tengah telah mengakibatkan terputusnya badan jalan lintas nasional sepanjang 40 meter dengan kedalaman 15 meter akibat huja

  • tahun lalu

    Aceh Tengah Genjot Produksi Kopi

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Dinas Pertanian daerah setempat menargetkan produksi komoditas kopi di kawasan tersebut mencapai 800 kilogram per hektare pada 2018."K

  • 2 tahun lalu

    4 Rumah di Aceh Tengah Ludes Terbakar

    TAKENGON (EKSPOSnews): Empat unit rumah warga di Kampung Pantan Nangka, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, hangus terbakar, namun tidak ada korban jiwa.Camat Linge, Jahidin kepada wartawan mengat

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99