Jumat, 24 Nov 2017

Panglima TNI Lepaskan Harimau Sumatera

Oleh: Marsot
Sabtu, 10 Jun 2017 16:08
BAGIKAN:
istimewa
Harimau Sumatera.
TAMBLING (EKSPOSnews): Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo melepasliarkan harimau sumatera bernama Mulli, di Tambling, Pesisir Barat, Lampung.

Panglima TNI didampingi pengusaha nasional sekaligus pendiri Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC), Tommy Winata untuk melepasliarkan harimau sumatera tersebut yang sebelumnya telah dipersiapkan.

Harimau sumatera bernama Mulli (anak gadis) sempat lama keluar dari kandang kecil yang telah dipersiapkan untuk dilepasliarkan.

Akhirnya setelah menunggu beberapa menit Mulli yang baru berusia sekitar dua tahun lima bulan itu keluar dan menuju ke arah hutan belantara.

Pelepasan harimau itu dilakukan setelah tim kesehatan hewan menyatakan bocah harimau itu sudah sembuh dan bisa mandiri di alam liar.

Koordinator Konservasi TWNC, Ardi Bayu menyebutkan, dua tahun lalu, TNWC menemukan anak harimau dalam kondisi terluka dan kekurangan gizi, lalu di rawat hingga sembuh dan sehat.

Menurutnya, anak harimau yang malang tersebut ditemukan oleh Suwegnyo (40) salah satu pekerja di kawasan konservasi TWNC pada 21 September 2015.

Bayu menjelaskan, Suwegnyo melihat dua ekor harimau dekat pos jaga Muara sekitar pemukiman penduduk di Dusun Pengekahan, Kabupaten Pesisir Barat.

"Sekitar pukul 13.30 WIB, anak harimau menuju semak-semak di depan pos jaga Muara bersama induknya," ujarnya, Sabtu 10 Juni 2017.

Kejadian tersebut, lanjutnya, dilaporkan kepada pos TNWC yang berada tak jauh dari loakasi.

Bayu menceritakan, setelah diamati kondisi anak harimau tak bergerak karena kondisi yang memprihatinkan.

"Terdapat luka besar di perut dan tercium bau busuk, maka tim mengevakuasi anak harimau itu ke pusat rehabilitasi satwa TNWC," jelas Bayu.

Kawasan konservasi seluas 48 ribu hektare itu dikelola oleh manajemen TWNC dibawah Yayasan Artha Graha Peduli, berkolaborasi dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung dan dibawah bimbingan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dengan mandat menjaga kelestarian flora dan fauna.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Panglima TNI Ditolak Masuk Amerika Serikat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Wuryanto membenarkan bahwa Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ditolak memasuki wilayah Amerika Serikat untuk menghadiri acara "Ch

  • 4 bulan lalu

    Populasi Harimau Sumatera Diharapkan Meningkat

    JAMBI (EKSPOSnews): Habitat Harimau Sumatera (Panthrea tigris sumatrae) sangat penting diperhatikan untuk menghindarkan spesies tersebut dari konflik di luar kawasan habitatnya, kata Direktur Konserva

  • 4 bulan lalu

    Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera di Sumbar

    DHARMASRAYA (EKSPOSnews): Sebuah Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera (Panthaera tigris sumatrae) yang pertama di Indonesia, yang digagas pihak swasta diresmikan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup

  • 4 bulan lalu

    Panglima TNI di Pondok Pesantren

    Para Kyai dan Ulama turut berperan aktif  berjuang  merebut kemerdekaan Indonesia. Dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak bersifat Kedaerahan dan tidak disuatu

  • 6 bulan lalu

    Panglima TNI Tak Minta Peran dalam Menanggulangi Terorisme

    BANTUL (EKSPOSnews): Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan TNI tidak meminta peranan apapun dalam pembahasan rancangan undang-undang antiterorisme di Dewan Perwak

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99