Kamis, 16 Agu 2018

Nias Fokus Sektor Pertanian

Oleh: alex
Sabtu, 27 Jan 2018 06:48
BAGIKAN:
istimewa.
Pertanian.
NIAS (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Nias, Sumatera Utara, fokus pada sektor pertanian, sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.

Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu saat panen perdana padi sawah varietas Inpari 32 yang dikelola kelompok tani Siona di Desa Sirete, Kecamatan Gido, Jumat, mengatakan, pengembangan sektor pertanian merupakan salah satu sasaran utama pembangunan bidang ekonomi di kabupaten itu.

"Kita akui saat ini, berbagai cabang usaha tani yang dikelola masyarakat seperti bertanam padi sawah, padi ladang, palawija, sayur sayuran, beternak babi, ayam dan berkebun karet dan coklat hasilnya masih jauh dari harapan kita. Itu mengapa sektor pertanian menjadi salah satu prioritas," kata Produksi dan produktivitas yang dicapai dari setiap komoditas oleh petani di Kabupaten Nias masih rendah dan belum mampu mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Rendahnya produksi dan produktivitas yang dicapai disebabkan oleh keterbatasan yang dimiliki para petani, baik di bidang pengetahuan, keterampilan serta lemahnya kemampuan kelembagaan kelompok tani yang telah terbentuk di pedesaan.

"Benih padi unggul berlabel biru yang dianjurkan pemerintah saja tidak ada di Nias, dan kita berharap produksi dari penakar atau balai balai benih dari luar daerah. Makanya petani kita belum membudayakan penggunaan benih unggul yang dianjurkan pemerintah secara optimal," katanya, Jumat 26 Januari 2018.

Untuk mengatasi hal tersebut, menurut dia, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Nias setiap tahun melaksanakan program pembangunan ekonomi masyarakat.

Baik program peningkatan produksi tanaman pangan berupa padi melalui kegiatan intensifikasi padi sawah, seksaligus peningkatan pengetahuan dan keterampilan para petani dan kelompok tani.

Selain itu, Pemkab Nias juga memberi bantuan benih padi unggul kepada kelompok tani serta bantuan sebagian sarana produksi yang dibutuhkan, dan melakukan terobosan terobosan untuk memperjuangkan kebutuhan petani kepada pemerintah atas.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Polisi Amankan Kepala Dinas Pertanian Padang Lawas

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Subdit III Tipikor Polda Sumut menggelar operasi tangkap tangan terkait penanganan potensi korupsi di sektor pertanian.Dalam operasi pada Kamis (9/8) tersebut, polisi me

  • satu minggu lalu

    Tuak Suling dari Nias Butuh Sentuhan

    GUNUNGSITOLI (EKSPOSnews): Petani tuak suling (tuo nifaro) di Kota Gunungsitoli butuh perhatian pemerintah, sehingga produk yang mereka hasilkan dapat dijadikan sebagai alat meningkatkan perekonomian.

  • 3 minggu lalu

    Puluhan Mahasiswa IPB Asal Nias Utara Terancam

    NIAS UTARA (EKSPOSnews): Puluhan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur beasiswa utusan daerah asal Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara terancam putus kuliah karena belum dikirimnya b

  • satu bulan lalu

    Ada Pemotongan Rastra di Nias

    GUNUNGSITOLI (EKSPOSnews): Warga Desa Gawu Gawu Bouso, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, mengeluh terkait pemotongan jatah beras sejahtera (Rastra) yang diterimanya.Sonifati M

  • 2 bulan lalu

    Tuak Suling dari Nias

    GUNUNGSITOLI (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Gunungsitoli dan DPRD setempat, diminta melakukan kajian terhadap tuak suling dari sisi tata kelola, sehingga tidak dianggap hanya sebatas minuman biasa yang

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99