Senin, 25 Mei 2020

Mengembangkan Sentra Peternakan di Pelalawan

Sabtu, 10 Sep 2016 06:32
BAGIKAN:
istimewa
Peternakan (ilustrasi).

PELALAWAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, serius mengembangkan kawasan sentra peternakan rakyat dalam rangka peningkatan produktivitas daging, sehingga swasembada dapat tercapai.

"Kita telah ditunjuk sebagai kawasan sentra peternakan rakyat. Program ini, mulai digulirkan paling lambat akhir tahun ini," ujar Kepala Dinas Peternakan Pelalawan, Tengku Muktarudin di Pelalawan, Jumat 9 September 2016.

Tengku menyebut, kini pihaknya sedang mempersiapkan kelompok peternak dengan memanfaatkan sistem integrasi sapi dengan sawit karena daerah tersebut memiliki hamparan kebun kelapa sawit cukup luas.

Para peternak nantinya dipersiapkan untuk memelihara jenis hewan berdasarkan wilayah atau kecamatan seperti sapi di Kerumutan, Ukui, Pangkalan Kuras.

Lalu kerbau di Kecamatan Pelalawan dan Teluk Meranti, sedangkan ayam di Bandar Seikijang, Langgam. Bebek di Kuala Kampar dan Langgam dengan masing-masing pembentukan sentra peternakan rakyat dibiayai langsung melalui APBN tahun 2016.

Data terakhir, saat ini di Kabupaten Pelalawan terdapat total 58 kelompok ternak yang tersebar pada 12 kecamatan dengan jumlah sekitar 11.000 ekor sapi.

"Pelalawan akan dapat tambahan bantuan pegembangan sapi lewat sistem integrasi sapi dengan sawit dari pemerintah pusat sebanyak 100 ekor sapi dan pemerintah provinsi 495 ekor sapi," ucapnya.

Sejumlah perusahaan perkebunan di daerah tersebut, bebernya, bakal digandeng terutama agar dapat menyediakan kebutuhan pakan ternak tambahan dari limbah perusahaan karena diperkirakan membutuhkan sekitar 900 ton per bulan.

"Berbagai program tersebut kami nilai sangat berguna bagi para peternak kecil terutama warga tempatan. Program kita, bertujuan tingkatkan penghasilan mereka seperti ketika jelang Idul Adha saat ini," terang Tengku.

Junaidi, Ketua Kelompok Tani Ternak Bahagia Mandiri di Desa Silikuan Hulu, Kecamatan Ukui mengaku, para anggotanya mulai merasakan manfaat dari program sapi bergulir yang disalurkan oleh Asian Agri secara berkesinambungan sejak tahun 2008.

"Berkahnya juga dapat dirasakan para anggota kami, terutama dalam menyambut Hari Raya Idul Adha. Usaha ternak yangg kami jalani, cukup menguntungkan. Apalagi beberapa ekor ternak kambing saya, sudah dipesan pembeli untuk lebaran kurban nanti," ucapnya.

Dia mencontohkan, harga seekor kambing saat dibeli untuk diternakkan seharga Rp900.000 pada bulan Juli tahun lalu. Kini, lanjutnya, sudah terdapat pembeli menawar seharga Rp3 juta per ekor.

"Membeli seekor kambing, diperoleh dari dana bergulir. Ini sudah diterapkan perusahaan pada kelompok kami sejak 2011 lewat koperasi unit desa. Karena cuma koperasi yang berhak berikan rekomendasi calon peternak di suatu desa," bebernya.

Welly Pardede, Head Sustainability and CSR Asian Agri mengatakan, pihaknya telah melakukan program dana peternakan bergulir dimulai sejak tahun 2008 yakni pada unit bisnis salah satu anak perusahaan PT Inti Indosawit Subur Kebun Buatan.

"Terus berkembang serta berkesinambungan. Awalnya program sapi bergulir ini adalah salah satu upaya perusahaan untuk dapat memberikan alternatif pemasukan bagi petani sawit binaan. Tapi terbukti memberikan manfaat bagi warga penerima manfaat," katanya.

Koordinator CSR Asian Agri Wilayah Riau, Benjamin Hutagalung mengatakan, jumlah peternak binaan perseroan itu saat ini sudah mencapai 205 orang dengan jumlah sapi sekitar 596 ekor.

"Untuk di Desa Silikuan Hulu, awal dilakukan 2011 dengan 11 orang peternak sapi dan jumlah 20 ekor, kini berkembang 29 ekor. Tahun 2013 dana itu kembali digulirkan lima orang peternak dengan 10 ekor dan kini sudah berkembang 24 ekor," paparnya. (ant)


  Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    Mantan Bupati Palalawan Divonis Bersalah

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Mahkamah Agung mengabulkan kasasi yang diajukan jaksa atas vonis bebas mantan Bupati Pelalawan, Tengku Azmun Jaafar terkait korupsi dana pembebasan lahan Perkantoran Bhakti Pra

  • 2 tahun lalu

    Menyegel Lahan Terbakar di Palalawan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kepolisian Resort Pelalawan, Provinsi Riau menyegel lokasi lahan yang terbakar seluas lebih dari 20 hektare di wilayah tersebut dengan memasang garis polisi."Masih terus kita d

  • 3 tahun lalu

    Massa Mengamuk, Bakar Rumah Pelaku Percabulan di Pelalawan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Sekelompok warga di Dusun Tiga, Desa Pesaguan, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau diduga telah melakukan pembakaran rumah tersangka pelaku pencabula

  • 3 tahun lalu

    Tim Saber Pungli Palalawan Tangkap Kepala Seksi Perhubungan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Tim Sapu Bersih Pungutan Liar dari Kepolisian Resor Pelalawan, Provinsi Riau melakukan operasi tangkap tangan terhadap Kepala Seksi Rekayasa dan Keselamatan Lalu Lintas Dinas P

  • 3 tahun lalu

    Ratusan Hektare Sawit di Palalawan Terbakar

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Sekitar 20 hektare lahan sawit milik perusahaan PT Sumber Sawit Sejahtera, di Desa Pangkalan Panduk, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, terbakar."Luas laha

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99