Selasa, 12 Des 2017

Mengembangkan Sapi di Pasaman Barat

Oleh: Marsot
Senin, 28 Agu 2017 03:36
BAGIKAN:
istimewa
Sapi.
SIMPANG EMPAT (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), mengajak petani memelihara ternak sapi sambil berkebun atau bertani.

"Sinkronisasi antara perkebunan-ternak sangat baik dalam rangka meningkatkan penghasilan petani. Program ini sudah dimulai dan akan terus disosialisasikan," kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran di Simpang Empat, Minggu 27 Augustus 2017.

Ia menambahkan Pasaman Barat memiliki perkebunan kelapa sawit cukup luas dan memberikan cukup banyak pakan ternak, maka petani sawit akan memelihara sapi.

"Program ini kita jalankan dengan tujuan sambil pemilik kebun sawit menjaga kebunnya. Ternak sapi bisa makan rumput yang ada di kebun sawit. Singkronisasi ini sudah kita lakukan dari tahun lalu," ujarnya.

Ia menyebutkan petani tidak akan sulit mendapatkan bibit sapi yang berkualitas. Sebab, Stasiun Pembibitan Ternak (SPT) Air Rundiang Kecamatan Koto Balingka sudah ada.

SPT tersebut merupakan satu-satunya di Indonesia yang menggabungkan pembibitan ternak, pakan ternak dan kelompok tani.

Menurutnya dengan meningkatnya tingkat minat petani memelihara sapi maka akan mendorong peningkatan populasi ternak yang ada di Pasaman Barat.

SPT Air Rundiang bisa menjadi pakan ternak dan terkoneksi dengan kelompok tani. Pakan ternak menjadi salah satu kebutuhan yang tidak bisa terpisahkan dengan peternak sapi.

Di Pasaman Barat sendiri, singkronisasi peternak sapi dengan pakan ternak sudah bagus. Karena rumput pakan ternak tercukupi, jagung pun bisa dijadikan sebagai pakan ternak.

Ia menyebutkan saat ini populasi secara keseluruhan bibit sapi bali mencapai 1.377 ekor lebih dengan induk 881 ekor.

Ia menambahkan Pasaman Barat juga sudah terpilih menjadi daerah pengembangan ternak sapi potong bali bersama lima kabupaten lainnya di Indonesia, yakni Kabupaten Siak, Lampung Selatan, Kebumen, Barito Kuala, dan Barru.

Kawasan pembibitan sapi itu pada intinya adalah petani melakukan pembibitan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Keabsahan bibit jelas dengan sertifikat nantinya sehingga akan memengaruhi harga," ujarnya.

"Tentunya dengan potensi yang ada, kita berharap Pasaman Barat kedepannya akan menjadi penghasil ternak sapi di Sumbar dan pemasok daging secara nasional," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Banjir Hantam Pasaman Barat, Jembatan Rusak

    SIMPANG EMPAT (EKSPOSnews): Banjir kembali melanda Rantau Panjang Kecamatan Sasak Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, merusak satu jembatan."Benar, banjir terjadi di Rantau Panjang setinggi seten

  • 3 bulan lalu

    Pasaman Barat Potensial Pengembangan Ikan Kerapu

    SIMPANG EMPAT (EKSPOSnews): Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), memiliki potensi ikan kerapu kualitas ekspor di Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas."Saat ini produksi ikan kerapu pada 20

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99